LIVE TV
Cek Embung Air Bersama Kapolda, Ini Yang di Sampaikan Bupati Tanjabbar Ketua PKK Tanjabbar Kunjungi Balita Penderita Gizi Buruk. Hadir Pertemuan Penanganan Karhutla, Anwar Sadat Apresiasi Polres Tanjabbar Pekan ini, Rekomendasi Calon Ketua DPRD Tanjabbar Akan Keluar Wabup Himbau Masyarakat Jangan Coba Coba Bakar lahan.

Home / Covid-19 / Tanjabbar

Minggu, 19 Juli 2020 - 11:44 WIB

4 Karyawan PetroChina Terpapar Corona, Dewan: Perusahaan Stop Operasi

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

TANJAB BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta kepada pemerintah daerah Tanjung Jabung Barat, agar menutup sementara operasi di perusahaan PetroChina.

Hal itu terkait dengan adanya 4 orang karyawan dari perusahaan migas tersebut yang positif terpapar Corona.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan DPRD Tanjabbar Syufrayogi Syaiful. Saat dikonfirmasi Minggu (19/7/20).

Ia dengan tegas meminta pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, segera menutup sementara operasi pihak perusahaan PetroChina selama 14 hari kedepan.

“Mereka ini tidak patuh terhadap protokol kesehatan provinsi Jambi, kita minta pihak Pemkab tegas. Surati pihak perusahaan petrochina tutup 14 hari,” tegasnya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 di Tanjabbar Bertambah Empat, Dua Diantaranya Anak-Anak Klaster PetroChina

Selain itu Anggota Komisi II  ini juga mempertanyakan tentang rujukan  rumah sakit yang resmi yang telah ditentukan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Sampai saat ini kita tidak tahu rumah sakit mana itu dirujuk pasien, kok pihak PetroChina isolasi sendiri. Tanpa mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara dikatakan Yogi, rumah sakit rujukan resmi untuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang telah ditentukan adalah rumah sakit KH Daud Arief Kuala Tungkal.

Baca Juga :  Bakar Lahan, Warga Pengabuan Di Tangkap Polisi

“Tidak ada rumah sakit atau pun puskesmas-puskemas lainnya. Rumah sakit Daerah untuk rujukan di Tanjabbar yang sudah ditentukan iya rumah sakit KH Daud Arief,” sebutnya.

Politisi Golkar ini juga menyarankan kepada Tim Gugus Tugas setempat untuk melakukan rapid test kepada seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan raksasa tersebut.

“Iya harus di rapid rest semua karyawannya, kalau tidak nanti dikhawatirkan menularkan ke karyawan lainnya dan akan menyebar,” tegasnya lagi.(hry)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

1.617 Vaksin Sinovac Akan Tiba ke Tanjabbar

Daerah

Bupati Safrial Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro

Tanjabbar

Ribuan Warga di Tanjung Jabung Barat Sudah di Rapid Tes

Tanjabbar

Gabungan Jasa Wedding Tanjung Jabung Barat Gelar Simulasi Resepsi Wedding

Tanjabbar

Ini Sosok Bunga, Anggota DPRD Tanjabbar Yang Akan di Lantik

Tanjabbar

Pencanangan WBBM, Hairan: Sejalan Dengan Keinginan Kita

Tanjabbar

Mantap, 2 Qori’ Qari’ah Tanjab Barat Raih Juara di MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang

Peristiwa

Geger, Pemuda di Kuala Tungkal Ditemukan Gantung Diri di Kamar