Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Peristiwa / Tanjabbar

Senin, 13 Juni 2022 - 12:53 WIB

7 Kecamatan di Tanjabbar Rawan Karhutla

TANJABBAR – Kabupaten Tanjung Jabung Barat, merupakan salah satu wilayah di provinsi Jambi, yang rawan akan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Rawannya Tanjung Jabung Barat, sebagai wilayah Karhutla, dikarenakan wilayah ini sebagian besar merupakan daerah yang miliki lahan gambut yang mudah terbakar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjung Jabung Barat, Zulfikri. Ia menyebutkan memasuki musim kemarau sejumlah wilayah di Tanjabbar masuk dalam kategori rawan Karhutla.

” Tanjabbar selama ini termasuk wilayah rawan terjadinya Karhutla, di provinsi Jambi.”. Ujarnya.

Dikatakannya, adapun sebaran tingkat titik kerawanan Karhutla di Tanjabbar berada di 7 Kecamatan yang tersebar di 29 desa.

” Ada 7 Kecamatan masuk kategori rawan Karhutla, Diantaranya, Batang Asam, Senyerang, Betara, Pengabuan, Tebingtinggi, Kuala Betara dan Bramitam.” Sebutnya.

Baca Juga :  Ponpes Al Baqiyatush Shalihat Terima Bantuan Bus Sekolah dari Dirjen Perhubungan Darat

Berdasarkan data BPBD Tanjabbar tahun 2022, kata Zulkifli, Kecamatan Betara merupakan wilayah paling banyak rawan terjadinya karhutlah.

” Desa yang rawan Karhutla di Kecamatan Betara, yakni Desa Bunga Tanjung, Serdang Jaya, Terjun Jaya, Sungai Yerap, Teluk Kulbi, Muntialo, Lubuk Terentang dan Kelurahan Mekarjaya. Sedangkan untuk Kecamatan Kuala Betara yaitu Desa Sungai Gebar Barat dan Suaklabu.” Ungkapnya.

Sementara itu, untuk Kecamatan Bramitam Ujar Zulkifli ada dua desa, Bramitam Kanan dan Bram Itam Raya. Kecamatan Pengabuan diantaranya, Desa Suaksamin, Parit Bilal, Parit Pudin dan Sungaibaung. Untuk Kecamatan Senyerang terdapat tiga wilayah yakni, Margorukun, Lumahan dan Kelurahan Senyerang.

Sedangkan untuk wilayah Ulu, terdapat tujuh desa di Kecamatan Batang Asam rawan karhutla, yaitu, Desa Suban, Sungai Penoban, Rawang Kempas, Sri Agung, Lubukbernai, Tanjung Bojo dan Sungai Ari.

Baca Juga :  7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjabbar Rawan Karhutla

” Kemudian untuk wilayah Kecamatan Tebing Tinggi terdapat tiga wilayah diantaranya, Desa Dataran Kempas, Kelagian dan Kelurahan Tebingtinggi.” Terangnya.

Dibeberkan sedangkan untuk ketersediaan sumber daya air, Kabupaten Tanjabbar memiliki dua sumber air berupa embung berjumlah 20 tempat dan sumur bor yang tersebar disetiap Kecamatan yang rawan karhutla.

” Untuk embung kita ada satu di Kecamatan Bramitam dan Renah Mendaluh, kemudian tiga dikecamatan Betara, Muarapapalik dan Merlung, untuk di Kecamatan Batang Asam ada enam. Untuk sumur bor ada di Kecamatan Betara di desa Muntialo, Madala Jaya dan Sungai Terap masing-masing dijaga oleh MPA (Masyarakat Peduli Api) sekitar 10 sampai 15 orang disetiap desa.” Pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Peringatan Harganas Via Vidcon, Bupati : Pemkab Akan Gelar Pelayanan KB Gratis di 13 Kecamatan

Tanjabbar

Turun ke Jalan, MRI Bersama OKP Tanjabbar Galang Donasi Bencana Kalsel dan Sulbar

Pemerintahan

Buka Musrenbang RKPD Tahun 2024, Wabup Hairan Sampaikan Hal Ini

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Masa Jabatan 2024-2029

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sekaligus Tutup Turnamen Sepakbola Pematang Lumut Cup

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II

Kriminal

Curi Motor Dinas Kades Jati Mas, Dua Warga Kemuning di Bekuk Polisi

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka MTQ ke-53 Kecamatan Tungkal Ilir

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/