LIVE TV
Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan Sejumlah Desa di Tanjabbar Jadi Lokus Stunting Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pesisir, Bupati Resmikan Ambulance Air DPRD Tanjabbar Akan Gelar PAW Partai PBB, Ini Jadwalnya Bupati Akan Menganggarkan Infrastruktur Menuju Hutan Mangrove

Home / Covid-19

Senin, 30 November 2020 - 00:47 WIB

Bertambah 15 Lagi, Total 52 Anggota KPPS Positif Covid-19

GAMBAR : Pelaksanaan Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Hari Pencoblosan oleh KPU Tanjab Barat di Kecamatan Betara. [FOTO : JambiNET/IG KPU Prov Jambi]

GAMBAR : Pelaksanaan Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Hari Pencoblosan oleh KPU Tanjab Barat di Kecamatan Betara. [FOTO : JambiNET/IG KPU Prov Jambi]

TANJAB BARAT – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dinyatakan positif Covid-19 terus bertambah.

Sampai hari ini terdapat 52 anggota KPPS di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan ini yang positif Covid-19.

Pada Minggu (29/11/20), terdapat 19 kasus positif Covid-19 baru. Sebanyak 15 di antaranya merupakan petugas KPPS.

“Ya angka positif dari KPPS terus bertambah dan terbaru itu 15 orang,” kata jubir Satgas Penanganan Covid-19 Tanjab Barat, Taharuddin melalui telpon, Minggu malam (29/11/20).

Untuk 15 orang petugas KPPS itu kata Taharuudin tersebar di tiga kecamatan, yakni 10 orang di Tebing Tinggi, 4 di Tungkal Ilir dan 1 orang di Pengabuan.

Sedangkan akumulatif terdapat 238 kasus positif Covid-19 di Tanjab Barat. Dari jumlah itu, 144 pasien sembuh dan 4 orang meninggal.

Baca Juga :  Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 5 Kasus Lagi

Berdasarkan Update Data, anggota KPPS dinyatakan positif Covid-19 pada 22 November sebanyak 1 orang. Lalu, pada 24 November sebanyak 10 orang angggota KPPS terkonfirmasi positif.

Kemudian, pada 26 November sebanyak 6 orang. Selanjutnya pada 28 November sebanyak 20 orang. Hari ini pada 29 November bertambah lagi sebanyak 15 orang.

Sementara itu, anggota KPU Tanjab Barat Kordiv Sosialisasi, M. Ilyas mengatakan, banyaknya anggota KPPS yang dinyatakan positif Covid-19 karena tes yang dilakukan sebagai deteksi dini.

KPU, kata dia, ingin memastikan semua penyelenggara terbebas dari Covid-19 untuk menghindari klaster pilkada.

Apabila sampai pada masa pencoblosan, para petugas KPPS yang positif Covid-19 tidak sembuh, pihaknya akan mengacu pada PKPU Nomor 18 Tahun 2020.

Baca Juga :  Status Wilayah Tanjabbar Masuk Siaga Karhutla.

Pasal 25 Ayat (4) “Dalam hal ketua KPPS pada hari Pemungutan Suara, anggota KPPS memilih salah satu anggota KPPS sebagai ketua KPPS“.

Ayat (5) “Dalam hal terdapat 1 (satu) sampai dengan 2 (dua) orang anggota KPPS berhalangan pada hari Pemungutan Suara, pembagian tugas masing-masing KPPS ditetapkan oleh ketua KPPS“.

Ayat (5a) “Dalam hal anggota KPPS yang berhalangan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) lebih dari 2 (dua) orang, sehingga jumlah anggota KPPS kurang dari 5 (lima) orang dilakukan penggantian anggota KPPS“.

“Tetapi bila anggota KPPS yang positif Covid-19 ini mengundurkan diri, maka akan diganti dengan petugas yang baru dan bebas Covid-19,” terangnya.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Berita Militer

Danrem Ajak Media Sinergi Edukasi Cegah Peyebaran Covid-19

Covid-19

Warganya Terkonfirmasi Covid-19, Kantor Desa Jati Emas Lockdown, Polres Tanjabbar Lakukan Tracking

Covid-19

Pecah Rekor, Sarolangun 31 Warga Sarolangun Terpapar Covid-19

Covid-19

Ini Sebaran Data Covid-19 Jambi dengan Bertambah 22 Positif dan 5 Sembuh

Covid-19

Pemkab Tanjabbar Akan Berlakukan Jam Malam

Covid-19

1.624 Positif Covid, Merupakan Rekor Barus Kasus Corona di Tanah Air

Covid-19

Anak Usia 9 Tahun di Tanjabbar Terpapar Covid 19

Daerah

Percepatan Penanganan Covid-19, Danrem ; Perlu Deteksi Dini dan Cek Kesehatan Masyarakat yang Masuk ke Provinsi Jambi