Musrenbang RKPD 2027: Ketua DPRD Tanjab Barat Tekankan Pembangunan di Tiga Kecamatan Harus Tepat Sasaran Tatap Masa Depan Daerah, Ketua DPRD Hamdani Ajak Dandim dan Kapolres Baru Berkolaborasi Bangun Tanjab Barat Perkuat Forkopimda, Ketua DPRD Tanjab Barat Sambut Kedatangan Dandim 0419/Tanjab di Makodim Ketua DPRD Tanjab Barat: Jadikan Peringatan Isra’ Mi’raj Benteng Diri dari Hal Negatif Ketua DPRD Tanjab Barat Jamu Siswa SMK/SMA Batang Asam Makan Malam

Home / Infrastruktur / Tanjabbar

Senin, 14 Juni 2021 - 19:18 WIB

Bupati Akan Menganggarkan Infrastruktur Menuju Hutan Mangrove

TANJABBAR – Hutan Mangrove merupakan salah satu destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini. Namun sejak beberapa tahun terakhir tempat wisata ini seakan kurang mendapat perawatan.

Hal tersebut terlihat pada kondisi jembatan kayu sebagai akses penghubung ke destinasi wisata hutan mangrove ini yang sudah miring dan rapuh.

Akibatnya, akses menuju hutan mangrove tersebut sangat membahayakan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu tempat wisata kebanggaan Kabupaten Tanjabbar ini.

Baca Juga :  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun 2023

Menangapi hal ini, Pemkab Tanjabbar dalam waktu dekat akan memetahkan serta mendorong dan mempercepat program wisata mangrove.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. Senin (14/6/21). Ia menyebutkan bahwa jika pihaknya mendorong agar Dispora percepatan program wisata mangrove ini.

” Kemarin saya sudah dua kali ke sana, melihat kondisi jembatan yang sangat memperihatinkan ini. Insyaallah mudah-mudahan kita minta persetujuan DPR, untuk menganggarkankan percepatan jembatan dan infrastruktur yang menuju ke arah mangrove.” Kata bupati.

Baca Juga :  Perangkat Desa di Sungai Rambai di Berhentikan Secara Sepihak, Dewan Minta Pemda Panggil Pihak Kades

Ia menjelaskan bahwa, memang situasi tanah untuk pembangunan ini struktur tanahnya memang harus di dirigit beton. Untuk itu kata dia melalui anggaran APBD murni nanti, akan diupayakan. Sehingga lebih mudah akses untuk masuk ke hutan mangrove tersebut.

” Kita baru bisa aksi pada tahun 2022 mendatang, karena yang kemarin kan saya tidak masuk dan pembahasannya.” Pungkasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekre KNPI Soroti Sosok Reza Kabag ULP, Dewan Ngotot Persoalkan Nonjob

Tanjabbar

Sekda Tanjabbar Buka Secara Resmi Rapat TIMPORA

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Safari Jumat di Masjid Arrahman Kecamatan Kuala Betara

Tanjabbar

Kapolres Tanjabbar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 34 Personil

Pemerintahan

Tinjau Kawasan WFC, Wabup Minta Dinas Terkait Benahi Fasilitas

Peristiwa

Seorang Pria di Tanjabbar, di Temukan Gantung Diri

Tanjabbar

Modus Penipuan Tukar Jaminan Emas Palsu Kembali Terjadi di Kuala Tungkal

Tanjabbar

Antisipasi Larangan Mudik, 2 Posko Akan di Persiapkan

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/