LIVE TV
Bupati Akan Kucurkan Bonus Bagi Qori dan Qori’ah Tanjabbar Pasar Beduk di Larang, Syafriwan: Kalau Jualan Depan Rumah Tak Masalah Safari Jum’at di Purwodadi, Bupati Serahkan Ini Razia Tahanan Lapas Kuala Tungkal, Petugas Temukan Sajam Launching Batik Khas Tanjabbar, Bupati Wajibkan ASN Pakai Batik Saat Berkerja

Home / Daerah / Pemprov Jambi / Tanjabbar

Senin, 3 Agustus 2020 - 18:39 WIB

Bupati Safrial Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro

Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial bersama Gubernur Jambi H. Fachrori Umar tanam pohon Magrove di Kawasan Pelabuhan Roro. (FOTO : JambinetID, Senin (03/08/20).

Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial bersama Gubernur Jambi H. Fachrori Umar tanam pohon Magrove di Kawasan Pelabuhan Roro. (FOTO : JambinetID, Senin (03/08/20).

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial bersama Gubernur Jambi H. Fachrori Umar tanam pohon magrove di sekitaran pelabuhan Roro dalam rangka peringatan hari mangrove sedunia Provinsi Jambi tahun 2020, Senin (03/08/20).

Kegiatan penanaman mangrove turut diikuti oleh Staf Khusus Menteri LHK Bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Analisa Dampak Lingkungan Ir. Hanni Adiati, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI M. Zulkifli, Forkompimda Provinsi Jambi, Kepala OPD Provinsi/Kabupaten, Asisten, Pramuka, dan undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Bupati sampaikan paparan singkat tentang kondisi geografis Tanjung Jabung Barat. Bupati juga sampaikan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki hutan Mangrove cukup luas.

Menurut Safrial, keberadaan hutan mangrove di Tanjung Jabung Barat sangat berharga sebagai sumber daya alam yang menyimpan banyak manfaat yang dan harus dijaga kelestariannya. Disampaikannya, Pemkab Tanjab Barat didukung Kementerian Pariwisata telah berupaya secara maksimal untuk mengangkat hutan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Cek Embung Air Bersama Kapolda, Ini Yang di Sampaikan Bupati Tanjabbar

“Salah satunya dengan menjadi sebuah objek wisata tematik, yang memiliki nilai tambah yaitu dengan membuka dan membangun sarana dan prasarana penunjang ekowisata mangrove pangkal babu agar dapat dikunjungi dengan mudah dan nyaman oleh para wisatawan baik dalam maupun dari luar negeri bahkan juga para peneliti lingkungan hidup yang terkait dengan hutan mangrove untuk pengembangan ilmu pengetahuan,” jelas Safrial.

“Jauh lebih penting kedepannya ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini dapat senantiasa kita kembangkan dan memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat luas melalui tumbuh kembangnya industri kecil yang menyediakan berbagai kerajinan cenderamata kuliner laut yang khas dan sebagainya,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Kuala Tugkal Terbiasa dengan Banjir Rob, Tapi Risih dengan Efeknya

Mengakhiri sambutannya, Safrial berharap  pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat melalui Kementerian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dapat mendukung pembangunan dan mendorong perkembangan ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini.

Sementara itu, Gubernur Jambi H. Fachrori, dalam sambutannya menyampaikan saat ini Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan mangrove, mengingat banyaknya manfaat hutan mangrove khususnya bagi masyarakat sekitar. Fachrori berharap melalui kegiatan peringatan hari mangrove sedunia ini, dapat menambah motivasi dalam rehabilitasi dan menjaga kelestarian hutan mangrove, khususnya di Provinsi Jambi.

“Provinsi Jambi memiliki hutan mangrove seluas 9.300 hektar, di Tanjung Jabung Barat 4.166, 65 hektar, melalui kegiatan ini, mari kita gelorakan semangat menanam mangrove ubtuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan kelestarian hutan mangrove,” ujarnya.(hms)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Polisi Amankan 4 Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kuala Tungkal

Tanjabbar

Polsek Tungkal Ilir Gencar Operasi Yustisi dan Sosialisasi Pokes

Tanjabbar

Syukuran HUT Polwan ke 72, Kapolres Tanjab Barat Potong Nasi Tumpeng

Tanjabbar

Terjaring Operasi Yustisi, Puluhan Warga Dihukum Push Up

Tanjabbar

Sekolah Kurang Maksimal Terapkan Protokol Kesehatan, Kunjungan Tim Pelangi Polres Tanjab Barat Merubah Keadaan 

Daerah

Layanan IGD RSUD KH Daud Arif Tutup Sementara Waktu

Tanjabbar

Pedagang Meradang Bangunan Pasar Rakyat Tak Kunjung Difungsikan

Tanjabbar

Insentif Tak Kunjung Cair, Dokter Spesialis RS Daud Arif Mogok Kerja