LIVE TV
Diambil Sumpah, Hasbi dilantik Jadi Anggota DPRD Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Bersama Rombongan, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tanjabtimur Muhammad Andika Jabat Ketua Repdem Tanjabbar, Organisasi Sayap Milik PDI-P Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan Sejumlah Desa di Tanjabbar Jadi Lokus Stunting

Home / Tanjabbar

Senin, 29 Juni 2020 - 15:44 WIB

Bupati Tanjabbar Terima Perwakilan Pendemo Sengketa Lahan Teluk Nilau

Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, (FOTO/Humas Setda, Senin 29/06/20).

Bupati Safrial Mediasi Dengan Perwakilan Pendemo di Ruang Kerja Bupati, (FOTO/Humas Setda, Senin 29/06/20).

TANJAB BARAT – Menanggapi aksi demo ratusan petani yang tergabung di dalam Serikat Tani Nasional Tanjung Jabung Barat dan Forum Masyarakat Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Senin (29/06/20).

Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial memberikan respon dengan membuka ruang mediasi, bersama perwakilan warganya tersebut di ruang kerja Bupati.

Ditemui usai mediasi, Bupati Safrial menyampaikan pemerintah akan segera melakulan pemanggilan kepada pihak korporasi, masyarakat serta pihak terkait lainnya untuk penyelesaian sengketa.

“Insya allah, tanggal enam Juli nanti, kita akan panggil pihak korporasi, kelompok tani, BPN, dan Camat, dan kita lihat duduk persoalannya, nanti kita sama-sama cari kebenarannya, agar kedepan masalah seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Kunjungi Keluarga disabilitas di Teluk Pengkah.

“Insya allah kami (Pemkab) siap menyelesaikan masalah ini sesuai batas kemampuan kami, tentu kami ambil tindakan tegas terhadap lahan kerjasama yang dasar hukumnya tidak jelas,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati berharap pertemuan berikutnya akan didapat solusi atas permasalahan sengketa lahan ini sehingga tuntutan masyarakat Teluk Nilau bisa terpenuhi.

Baca Juga :  CE-Ratu Resmi Ajukan Gugatan PHP Pilgub Jambi ke MK

“Harapan kita, nanti bisa cari solusi sehingga apa yang menjadi tuntutan masyarakat teluk nilau ini bisa terpenuhi, jadi nanti kita lihat, kita urai, sehingga kasus ini terang benderang,” pungkasnya.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya, masyarakat teluk nilau menyampaikan keluhannya terkait tanah perkebunan seluas lebih kurang 1000 Hektare yang selama ini dinilai telah dirampas oleh korporasi yang beroperasi di wilayah Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, dalam hal ini PT Wira Karya Sakti (WKS) dan PT Trimitra Lestari (TML).(Udn/Hms)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Kapal Tugboat Membawa Tongkang Hantam Jembatan WFC

Tanjabbar

Kabur ke Kota Jambi, Pelaku Penipuan Ibu di Tanjabbar diringkus Polisi

Tanjabbar

Masuk Kriteria Umur, Wabup Amir Sakib Nyatakan Siap di Vaksin

Tanjabbar

Pandemi, Festival Arakan Sahur dan Takbiran Tahun Ini di Tiadakan

Tanjabbar

Buka Rakor Pelayanan Publik, Anwar Sadat Tegaskan Ini ke OPD

Tanjabbar

Gagal Relokasikan Pedagang, Bangunan Pasar Rakyat Terkesan Mubazir

Tanjabbar

Nekat Mudik lebaran, ASN Tanjabbar Akan di Sangsi

Tanjabbar

Bupati Akan Kucurkan Bonus Bagi Qori dan Qori’ah Tanjabbar