LIVE TV
Didampingi Kabid Cikar, Bupati Anwar Sadat Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak Rapat Kerja di Forum TJSLP, Bupati Anwar Sadat Minta Perusahan Jujur dan Terbuka Ratusan PNS di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Terbanyak Tenaga Guru Tinjau Vaksinasi Massal, Wabup: Kita Targetkan 40-50% Masyarakat Sudah Tervaksin Wabup Hairan Pimpin Zoom Meeting Persiapan Kunker Mendikbudristek

Home / Tanjabbar / Karhutla

Kamis, 11 Maret 2021 - 16:06 WIB

Cegah Karhutla, Polres Bersama Pemkab Tanjabbar Susun Mitigasi

TANJAB BARAT – Dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
Polres Tanjung Jabung Barat bersama dengan Pemkab Tanjung Jabung Barat, melakukan gerakan mitigasi dengan pola ramah lingkungan, produktif, ekonomis, manfaat dan jaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanjabbar.

Pelaksanaan Mitigasi ini sendiri disusun secara bersama-sama di Mapolres Tanjabbar, Kamis (11/3/21). Yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar, Suparjo, Kepala Dinas Perikanan Tanjabbar, Netty Martini, Dinas Perkebunan, Pertanian
dan pemerhati lingkungan serta perwakilan kepala desa.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, menyebutkan bahwa, pembahasan dan diskusi yang dilakukan polres bersama pemkab ini, berkaitan dengan upaya-upaya yang akan di lakukan untuk pencegahan Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjabbar.

Ia menyebutkan bahwa, adapun pembahasan di fokuskan dalam upaya pencegahan Karhutla dengan cara memanfaatkan sisa tanaman buka lahan menjadi pupuk kompos.

Baca Juga :  Bupati Ajak Kades Komitmen Gerakan Bersama Cegah Karhutla

” Titik kebakaran yang ada, hampir 95 persen faktor manusia. Upaya mitigasi salah satu hal yang paling di gemborkan dari Presiden, Gubernur hingga Kabupaten,” Kata Kapolres.

Guntur menyampaikan bahwa, pembukaan lahan dengan cara di bakar dilakukan karena hal tersebut lebih ekonomis, tidak banyak biaya, hemat tenaga, praktis dan cepat. Disisi lain, mindset yang masih di lakukan adalah masyarakat berfikir bekas bakaran bisa menyuburkan tanah.

” Ini yang harus kita ubah mindsetnya. Di Tanjabbar ada salah satu kelompok legendaris, yaitu Pak Janggut yang selalu membuka lahan dengan cara di bakar dan tidak pernah jera dan tidak pernah ingin mengubah mindset,” Terangnya.

Baca Juga :  Hadapi Musim Kemarau, Ini 3 Wilayah di Tanjabbar Yang Rawan Akan Karhutla

Disisi lain, dalam kesempatan ini Kapolres mengungkapkan bahwa kini pihaknya tengah berupaya melakukan perubahan mindset dari kelompok pak Janggut. Terhadap upaya ini, Kapolres ingin bersama dengan Pemkab Tanjabbar turun ikut membantu dan berupaya untuk melakukan hal ini.

” Upaya mengubah mindset dari kelompok pak Janggut adalah mengubah mindset untuk tidak membakar lahan dan memanfaatkan sisa lahan dengan pembuatan kompos. Hadirnya Pemkab dengan instansi yang ada diharapkan dapat mensuport kebutuhan dan hal-hal yang bisa di berikan dengan tupoksi yang ada.” Sebutnya

” Memang kita yakin tidak bisa untuk merubah mindset tersebut dengan cepat. Kita juga tidak bisa mengubah budaya itu secara instan, kita kenalkan dengan pemanfaatan sisa lahan tebang untuk di jadikan pupuk kompos,” Pungkasnya.(*/hb).

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Satlantas Polres Tanjabbar Terbitkan 225 Tilang dan 270 Teguran

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Panen Padi Raya Kampung Tangguh Siginjai

Tanjabbar

Penemuan Ratusan Mangkok di Tanjabbar di Tetapkan Sebagai ODCB

Tanjabbar

Bentuk MPP, Wabup Harapkan Peran Aktif Kominfo

Tanjabbar

Gabungan Jasa Wedding Tanjung Jabung Barat Gelar Simulasi Resepsi Wedding

Tanjabbar

Bupati Safrial Hadiri Pisah Sambut Kajari Tanjab Barat

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Akan Rapat Internal, Terkait Tapal Batas Kabupaten

Tanjabbar

Razia Tahanan Lapas Kuala Tungkal, Petugas Temukan Sajam