Cuaca Ekstrem, Satpolair Tanjabbar Himbau Tranportasi Air dan Nelayan Waspada Kondisi Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Tanjabbar Memprihatinkan Cek Harga Minyak Goreng, Disperindag Tanjabbar Sidak Sejumlah Minimarket Pengurus PWI Tanjabbar di Lantik, Wabup: Jaga dan Patuhilah Kode Etik Jurnalistik H. Abdullah Lepas Atlet Ikuti Kejurprov di Merangin

Home / Tanjabbar / Karhutla

Kamis, 11 Maret 2021 - 16:06 WIB

Cegah Karhutla, Polres Bersama Pemkab Tanjabbar Susun Mitigasi

TANJAB BARAT – Dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
Polres Tanjung Jabung Barat bersama dengan Pemkab Tanjung Jabung Barat, melakukan gerakan mitigasi dengan pola ramah lingkungan, produktif, ekonomis, manfaat dan jaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanjabbar.

Pelaksanaan Mitigasi ini sendiri disusun secara bersama-sama di Mapolres Tanjabbar, Kamis (11/3/21). Yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar, Suparjo, Kepala Dinas Perikanan Tanjabbar, Netty Martini, Dinas Perkebunan, Pertanian
dan pemerhati lingkungan serta perwakilan kepala desa.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, menyebutkan bahwa, pembahasan dan diskusi yang dilakukan polres bersama pemkab ini, berkaitan dengan upaya-upaya yang akan di lakukan untuk pencegahan Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjabbar.

Ia menyebutkan bahwa, adapun pembahasan di fokuskan dalam upaya pencegahan Karhutla dengan cara memanfaatkan sisa tanaman buka lahan menjadi pupuk kompos.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Serahkan SK 146 PNS Pemkab Tanjabbar

” Titik kebakaran yang ada, hampir 95 persen faktor manusia. Upaya mitigasi salah satu hal yang paling di gemborkan dari Presiden, Gubernur hingga Kabupaten,” Kata Kapolres.

Guntur menyampaikan bahwa, pembukaan lahan dengan cara di bakar dilakukan karena hal tersebut lebih ekonomis, tidak banyak biaya, hemat tenaga, praktis dan cepat. Disisi lain, mindset yang masih di lakukan adalah masyarakat berfikir bekas bakaran bisa menyuburkan tanah.

” Ini yang harus kita ubah mindsetnya. Di Tanjabbar ada salah satu kelompok legendaris, yaitu Pak Janggut yang selalu membuka lahan dengan cara di bakar dan tidak pernah jera dan tidak pernah ingin mengubah mindset,” Terangnya.

Baca Juga :  Pantau Kinerja, Bupati Anwar Sadat Bakal Reshuffle Sejumlah Pejabat

Disisi lain, dalam kesempatan ini Kapolres mengungkapkan bahwa kini pihaknya tengah berupaya melakukan perubahan mindset dari kelompok pak Janggut. Terhadap upaya ini, Kapolres ingin bersama dengan Pemkab Tanjabbar turun ikut membantu dan berupaya untuk melakukan hal ini.

” Upaya mengubah mindset dari kelompok pak Janggut adalah mengubah mindset untuk tidak membakar lahan dan memanfaatkan sisa lahan dengan pembuatan kompos. Hadirnya Pemkab dengan instansi yang ada diharapkan dapat mensuport kebutuhan dan hal-hal yang bisa di berikan dengan tupoksi yang ada.” Sebutnya

” Memang kita yakin tidak bisa untuk merubah mindset tersebut dengan cepat. Kita juga tidak bisa mengubah budaya itu secara instan, kita kenalkan dengan pemanfaatan sisa lahan tebang untuk di jadikan pupuk kompos,” Pungkasnya.(*/hb).

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan COVID-19

Tanjabbar

Ini Agenda Safari Ramadhan Pemkab Tanjabbar di 13 Kecamatan

Tanjabbar

Diduga Upal Beredar di Tanjabbar, Sejumlah Masyarakat Jadi Korban

Tanjabbar

Bahas Penanganan COVID-19 dan Persiapan MTQ, Bupati Rakor Bersama Kapolda

Tanjabbar

Rakerda di Propinsi Jambi, Wabup: Tanjabbar Siap Mensukseskan MTQ

Tanjabbar

Promosikan Produk Khas Daerah, BUMDes Tanjabbar Ikuti BUMDes Expo Provinsi Jambi 2021

Tanjabbar

Tenggelam di Sungai Pengabuan, 2 Warga Senyerang Masih Dalam Pencarian

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Programkan Yasinan Rutin Pimpinan OPD