WNA diminta Berhati-hati Situs e-VOA Palsu, Plt.Dirjen Imigrasi :Situs Resmi e-VOA Hanya di Molina.Imigrasi.go.id Bupati Tanjabbar Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Tungkal II Wabup Tanjabbar Minta P3KE Harus lebih dioptimalkan Wabup Hairan Hadiri Kegiatan DIPA dan TKD Tahun 2023 Bupati Tanjabbar Hadiri Undangan Wapres Terkait Pencanangan RB Tematik dan Peresmian 26 MPP

Home / Karhutla / Tanjabbar

Kamis, 11 Maret 2021 - 16:06 WIB

Cegah Karhutla, Polres Bersama Pemkab Tanjabbar Susun Mitigasi

TANJAB BARAT – Dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
Polres Tanjung Jabung Barat bersama dengan Pemkab Tanjung Jabung Barat, melakukan gerakan mitigasi dengan pola ramah lingkungan, produktif, ekonomis, manfaat dan jaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanjabbar.

Pelaksanaan Mitigasi ini sendiri disusun secara bersama-sama di Mapolres Tanjabbar, Kamis (11/3/21). Yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar, Suparjo, Kepala Dinas Perikanan Tanjabbar, Netty Martini, Dinas Perkebunan, Pertanian
dan pemerhati lingkungan serta perwakilan kepala desa.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, menyebutkan bahwa, pembahasan dan diskusi yang dilakukan polres bersama pemkab ini, berkaitan dengan upaya-upaya yang akan di lakukan untuk pencegahan Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjabbar.

Ia menyebutkan bahwa, adapun pembahasan di fokuskan dalam upaya pencegahan Karhutla dengan cara memanfaatkan sisa tanaman buka lahan menjadi pupuk kompos.

Baca Juga :  Kinerja Tim Patroli Gabungan Darat Satgas Karhutla Prov Jambi Perlu Diapresiasi

” Titik kebakaran yang ada, hampir 95 persen faktor manusia. Upaya mitigasi salah satu hal yang paling di gemborkan dari Presiden, Gubernur hingga Kabupaten,” Kata Kapolres.

Guntur menyampaikan bahwa, pembukaan lahan dengan cara di bakar dilakukan karena hal tersebut lebih ekonomis, tidak banyak biaya, hemat tenaga, praktis dan cepat. Disisi lain, mindset yang masih di lakukan adalah masyarakat berfikir bekas bakaran bisa menyuburkan tanah.

” Ini yang harus kita ubah mindsetnya. Di Tanjabbar ada salah satu kelompok legendaris, yaitu Pak Janggut yang selalu membuka lahan dengan cara di bakar dan tidak pernah jera dan tidak pernah ingin mengubah mindset,” Terangnya.

Baca Juga :  Ratusan PNS Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Terbanyak Tenaga Guru

Disisi lain, dalam kesempatan ini Kapolres mengungkapkan bahwa kini pihaknya tengah berupaya melakukan perubahan mindset dari kelompok pak Janggut. Terhadap upaya ini, Kapolres ingin bersama dengan Pemkab Tanjabbar turun ikut membantu dan berupaya untuk melakukan hal ini.

” Upaya mengubah mindset dari kelompok pak Janggut adalah mengubah mindset untuk tidak membakar lahan dan memanfaatkan sisa lahan dengan pembuatan kompos. Hadirnya Pemkab dengan instansi yang ada diharapkan dapat mensuport kebutuhan dan hal-hal yang bisa di berikan dengan tupoksi yang ada.” Sebutnya

” Memang kita yakin tidak bisa untuk merubah mindset tersebut dengan cepat. Kita juga tidak bisa mengubah budaya itu secara instan, kita kenalkan dengan pemanfaatan sisa lahan tebang untuk di jadikan pupuk kompos,” Pungkasnya.(*/hb).

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Rakor dengan Pjs Gubernur Jambi, Pemkab Tanjab Barat Nyatakan Siap Gelar Pilkada di Masa Pandemi

Pendidikan

Hadiri Khataman dan Wisuda I TPQ Bil Qolam, Ini Pesan Bupati

Ekonomi

Harga Cabai Kian Pedas, Perkilo di Jual Ratusan Ribu

Tanjabbar

Safrial Pilih Walk Out dari Paripurna APBD 2021

Tanjabbar

Sekda Tanjabbar Tandatangani Perjanjian Kerjasama Bidang Pertanahan

Pendidikan

Guru Honorer di Tanjabbar 4 Bulan Belum Terima Gaji, Ini Kata Dikbud

Tanjabbar

Hari Ke 2 Idul Fitri, Danrem 042/Gapu Sapa Pasien Covid-19 di Sejumlah Tempat Isolasi

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar dan Bupati Batanghari Tandatangani Kerjasama Antar Daerah