LIVE TV
Diambil Sumpah, Hasbi dilantik Jadi Anggota DPRD Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Bersama Rombongan, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tanjabtimur Muhammad Andika Jabat Ketua Repdem Tanjabbar, Organisasi Sayap Milik PDI-P Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan Sejumlah Desa di Tanjabbar Jadi Lokus Stunting

Home / Tanjabbar

Kamis, 16 Juli 2020 - 18:42 WIB

Dewan Sebut BUMD Tanjabbar “Mati Suri”

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

TANJAB BARAT – Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum terlihat dan sampai saat ini dianggap “Mati Suri”.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful.

Ia menyebutkan bahwa kontribusi BUMD sejauh ini tidak tau arah kerjanya dan dianggap hanya menghabiskan biaya saja.

“Tiap tahun mungkin di subsidi sama pemerintah daerah, tapi kontribusinya sama sekali tidak ada,” tegasnya.

Politisi Golkar ini mengatakan jika mereka (BUMD) tidak inovatif dan kreatif serta tidak bisa membaca cela cela bangsal pasar.

“Mereka ini hanya bisa mengurusi bank tanggo Rajo saja. Sebenarnya mereka bisa mengolah perkebunan baik itu pinang atau kelapa seharusnya BUMD ini bisa membaca cela cela seperti itu,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tanjabbar Terbitkan 225 Tilang dan 270 Teguran

” Mereka juga bisa membaca sektor kelautan, bisa mengelola sumber kelautan kita. Seperti udang ketak dan kerang yang sampai saat ini sudah mulai punah,” Timpalnya.

Lebih lanjut dikatakan Yogi sampai saat ini untuk bank tanggo Rajo sendiri masih di susui dan PDAM juga masih di susui juga.

“Artinya sampai hari ini pengolahan badan usaha milik daerah saya anggap mundur 70 langkah dan tidak ada sama sekali sia sia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Tungkal Ilir Budidaya berbagai Jenis Ikan dan Sayuran

Yogi pun dengan lantang menyebutkan bahwa sampai kini ia belum tau dimana  kantor BUMD selama ini,

” Dimana kantornya kita tidak tau tidak pernah membuat sosialisasi, gagasan ataupun ide dan tidak pernah menjalankan roda BUMD itu dengan baik semaksimal mungkin,” terangnya.

Dalam hal ini ia pun meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap subsidi dari pemerintah daerah ini.

“Kita sangat mengharapkan BPK mengaudit itu, banyak uang daerah disitu pablik pasti tau. Cukup banyak subsidi dari pemerintah daerah tapi kemana uangnya kita minta itu audit,” pungkasnya.(*hry)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Tanjab Barat Raih Peringkat Pertama Kategori Aksi Konvergensi 1-4 Pencegahan dan Penurunan Angka Gizi Buruk

Tanjabbar

Gantikan Azis Rohman, Najib Zamzami Pimpin DPD PKS Tanja Barat

Tanjabbar

Safari Jum’at di Purwodadi, Bupati Serahkan Ini

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Tinjau BBI di Desa Pembengis

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Serahkan 20 SK Pensiun PNS

Daerah

Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Kuala Tungkal Perlu Perhatian

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru

Tanjabbar

Kasus Pencabulan di Tanjabbar Terbanyak di Wilayah Ulu