LIVE TV
Bupati Tanjabbar Sambut Kunker Pj Gubernur Jambi Bupati Tanjabbar Programkan Yasinan Rutin Pimpinan OPD Bupati Bersama Istri Hadiri Perpisahan dan Tasyakuran Santri di Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat 3 Warga Tanjabbar, di Ringkus Satresnarkoba Tanjabtim Koramil Jambi Selatan Laksanakan Vaksinasi Pertama Secara Serentak

Home / Tanjabbar

Kamis, 16 Juli 2020 - 18:42 WIB

Dewan Sebut BUMD Tanjabbar “Mati Suri”

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful. FOTO : JambinetID/Radarjambi.co.id

TANJAB BARAT – Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum terlihat dan sampai saat ini dianggap “Mati Suri”.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful.

Ia menyebutkan bahwa kontribusi BUMD sejauh ini tidak tau arah kerjanya dan dianggap hanya menghabiskan biaya saja.

“Tiap tahun mungkin di subsidi sama pemerintah daerah, tapi kontribusinya sama sekali tidak ada,” tegasnya.

Politisi Golkar ini mengatakan jika mereka (BUMD) tidak inovatif dan kreatif serta tidak bisa membaca cela cela bangsal pasar.

“Mereka ini hanya bisa mengurusi bank tanggo Rajo saja. Sebenarnya mereka bisa mengolah perkebunan baik itu pinang atau kelapa seharusnya BUMD ini bisa membaca cela cela seperti itu,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  Pjs Gubernur Jambi Harap Pilkada Berjalan Lancar dan Aman dari Covid-19

” Mereka juga bisa membaca sektor kelautan, bisa mengelola sumber kelautan kita. Seperti udang ketak dan kerang yang sampai saat ini sudah mulai punah,” Timpalnya.

Lebih lanjut dikatakan Yogi sampai saat ini untuk bank tanggo Rajo sendiri masih di susui dan PDAM juga masih di susui juga.

“Artinya sampai hari ini pengolahan badan usaha milik daerah saya anggap mundur 70 langkah dan tidak ada sama sekali sia sia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Naik Status Tersangka, Oknum ASN Tanjab Barat Ditahan Polisi

Yogi pun dengan lantang menyebutkan bahwa sampai kini ia belum tau dimana  kantor BUMD selama ini,

” Dimana kantornya kita tidak tau tidak pernah membuat sosialisasi, gagasan ataupun ide dan tidak pernah menjalankan roda BUMD itu dengan baik semaksimal mungkin,” terangnya.

Dalam hal ini ia pun meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit terhadap subsidi dari pemerintah daerah ini.

“Kita sangat mengharapkan BPK mengaudit itu, banyak uang daerah disitu pablik pasti tau. Cukup banyak subsidi dari pemerintah daerah tapi kemana uangnya kita minta itu audit,” pungkasnya.(*hry)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Harga Cabai di Kuala Tungkal Rata-Rata Naik 10 Ribu

Tanjabbar

Warga Keluhkan Jalan Tak Kunjung Dibangun

Pilkada

Keterangan KPU Terkait Isu Penjokian dalam Proses Coklit

Tanjabbar

Cegah Covid-19, Polres Tanjabbar Semprotkan Disinfektan di Kantor dan Gudang Logistik KPU

Tanjabbar

Bupati Sampaikan Pengantar Laporan Pertanggungjawaban APBD 2019

Tanjabbar

3 Warga Tanjabbar, di Ringkus Satresnarkoba Tanjabtim

Daerah

Kapolres Tanjabbar Salurkan Bantuan Sosial Kapolri pada Nelayan

Tanjabbar

Di Incar Sejak Lama, Bandar Narkoba Batang Asam di Bekuk Polisi