LIVE TV
Bupati Tanjabbar Sambut Kunker Pj Gubernur Jambi Bupati Tanjabbar Programkan Yasinan Rutin Pimpinan OPD Bupati Bersama Istri Hadiri Perpisahan dan Tasyakuran Santri di Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat 3 Warga Tanjabbar, di Ringkus Satresnarkoba Tanjabtim Koramil Jambi Selatan Laksanakan Vaksinasi Pertama Secara Serentak

Home / Tanjabbar

Kamis, 2 Juli 2020 - 17:48 WIB

Gagal Relokasikan Pedagang, Bangunan Pasar Rakyat Terkesan Mubazir

Dokumentasi Foto : HR, Jambinet.id, Kamis 02/07/20

Dokumentasi Foto : HR, Jambinet.id, Kamis 02/07/20

TANJAB BARAT – Pemkab Tanjabbar melalui Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dinilai gagal dalam merelokasi kan pedagang ikan dari pasar yang lama ke pasar rakyat yang baru.

Bahkan pasar rakyat yang baru yang disediakan Pemkab Tanjung Jabung Barat tampak kosong. 90 lapak yang dibangunan dengan anggaran milyaran rupiah tersebut kini hanya jadi pajangan saja.

Pantauan dilapangkan terlihat suasana jual beli antar pedagang dan pembeli dipasar yang lama( jalan nasional) terlihat masih tetap ramai.

Baca Juga :  Polsek Tungkal Ilir Gencar Operasi Yustisi dan Sosialisasi Pokes

Terkait hal ini Kepala Disperindag Tanjabbar, Syafriwan mengakui jika pihaknya telah gagal untuk memindahkan para pedagang ke lokasi yang selesai dibangun.

“Saya akui saya gagal memindahkan pedagang ke lokasi yang baru,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa pada awal pihaknya sudah pernah merolokasi pedagang untuk menempati lapak di lokasi yang baru. Di lokasi bangunan baru ini, semua faslitas sudah penuhi. Namun, baru dua mingguan ditempati,  pedagang kembali ke lokasi lama.

“Pedagang ber‎alasan pembelinya sepi. Sekarang di lokasi lama sudah marak kembali oleh pedagang,” ujarnya.

Baca Juga :  Diambil Sumpah, Jamilah dan Bunga Resmi Jadi Anggota DPRD Tanjabbar

Ia mengatakan saat ini kondisi bangunan pasar baru tersebut dalam keadan kosong melompong. Sudah tidak ada lagi pedagang yang menggelar dagangan di atas lapak gedung baru itu. Saat ini hanya dibagian luar saja yang masih bertahan menjajakan dagangan.

“Dulu kita mengklaim 90 persen berhasil memindahkn pedagang. Tapi sekarang kondisinya terbalik. Jelas kita gagal. Saya tidak punya kekuatan untuk memaksa pedagang pindah,” akuinya.(HR)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tragis, Lakalantas di Muntialo Dua Pengendara Honda Beat Meninggal

Pendidikan

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Tanjabbar Tunda Belajar Tatap Muka.

Covid-19

Kapolres Tanjabbar Pimpin Langsung Pemakaman Jenazah Pasien Suspek

Tanjabbar

Mantap, 2 Qori’ Qari’ah Tanjab Barat Raih Juara di MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang

Tanjabbar

Pastikan Kesehatan Ibu dan Bayi yang Lahir di Speedboad, Kapolres Tanjabbar Sambagi RSUD Daud Arif

Tanjabbar

DPO 25 Kali Curanmor Polres Indragiri Hulu Ditangkup di Kuala Tungkal

Tanjabbar

Temuan BPK 2 Miliar, OPD Tanjabbar di Warning Kembalikan Uang

Tanjabbar

Diangap Ilegal, Dewan Minta Tutup Lokasi PWS