Musrenbang RKPD 2027: Ketua DPRD Tanjab Barat Tekankan Pembangunan di Tiga Kecamatan Harus Tepat Sasaran Tatap Masa Depan Daerah, Ketua DPRD Hamdani Ajak Dandim dan Kapolres Baru Berkolaborasi Bangun Tanjab Barat Perkuat Forkopimda, Ketua DPRD Tanjab Barat Sambut Kedatangan Dandim 0419/Tanjab di Makodim Ketua DPRD Tanjab Barat: Jadikan Peringatan Isra’ Mi’raj Benteng Diri dari Hal Negatif Ketua DPRD Tanjab Barat Jamu Siswa SMK/SMA Batang Asam Makan Malam

Home / Tanjabbar

Kamis, 2 Juli 2020 - 17:48 WIB

Gagal Relokasikan Pedagang, Bangunan Pasar Rakyat Terkesan Mubazir

TANJAB BARAT – Pemkab Tanjabbar melalui Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dinilai gagal dalam merelokasi kan pedagang ikan dari pasar yang lama ke pasar rakyat yang baru.

Bahkan pasar rakyat yang baru yang disediakan Pemkab Tanjung Jabung Barat tampak kosong. 90 lapak yang dibangunan dengan anggaran milyaran rupiah tersebut kini hanya jadi pajangan saja.

Pantauan dilapangkan terlihat suasana jual beli antar pedagang dan pembeli dipasar yang lama( jalan nasional) terlihat masih tetap ramai.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Terima Kunjungan KOPEK

Terkait hal ini Kepala Disperindag Tanjabbar, Syafriwan mengakui jika pihaknya telah gagal untuk memindahkan para pedagang ke lokasi yang selesai dibangun.

“Saya akui saya gagal memindahkan pedagang ke lokasi yang baru,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa pada awal pihaknya sudah pernah merolokasi pedagang untuk menempati lapak di lokasi yang baru. Di lokasi bangunan baru ini, semua faslitas sudah penuhi. Namun, baru dua mingguan ditempati,  pedagang kembali ke lokasi lama.

“Pedagang ber‎alasan pembelinya sepi. Sekarang di lokasi lama sudah marak kembali oleh pedagang,” ujarnya.

Baca Juga :  Dampak Pandemi, Ibadah Imlek Warga Tionghoa di Kelenteng di Batasi

Ia mengatakan saat ini kondisi bangunan pasar baru tersebut dalam keadan kosong melompong. Sudah tidak ada lagi pedagang yang menggelar dagangan di atas lapak gedung baru itu. Saat ini hanya dibagian luar saja yang masih bertahan menjajakan dagangan.

“Dulu kita mengklaim 90 persen berhasil memindahkn pedagang. Tapi sekarang kondisinya terbalik. Jelas kita gagal. Saya tidak punya kekuatan untuk memaksa pedagang pindah,” akuinya.(HR)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Kadiskes Tanjabbar Buka SHK Retardasi Mental dan Stunting pada Bayi Baru Lahir Tahun 2024

Politik

Fraksi DPRD Tanjabbar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda dan APBD Tahun 2022

Tanjabbar

Pandemi, Perayaan Imlek dilaksanakan Secara Sederhana

Kesehatan

Tinjau Vaksinasi Massal, Wabup: Kita Targetkan 40-50% Masyarakat Sudah Tervaksin

Covid-19

MTQ Provinsi Jambi di Tanjabbar di Undur Akhir Tahun

Infrastruktur

Soroti Jalan Manunggal II Parit 4, Assek: Kita Bisa Perintahkan BPK Untuk Audit

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Serahkan Secara Simbolis Tabungan Junior Program KEJAR BSI

Tanjabbar

SMSI Tanjab Barat Audiensi dengan Bupati

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/