UAS Optimis di Usung PKS di Pilkada Tanjabbar Maju di Pilkada Tanjabbar, UAS Kantongi Rekomendasi dari DPP PAN 177 Siswa Siswi Kelas IX SMPN 2 Kuala Tungkal di Lepas, Ini Pesan Kepsek Fauzan DPRD dan Pemkab Tanjabbar Tandataganin Nota Raperda RTRW dan RPJPD Tahun 2025- 2045 Paripurna ke Empat, DPRD Tanjabbar Sampaikan Laporan Hasil Kerja Pansus dan LKPJ Bupati

Home / Berita Militer

Rabu, 23 September 2020 - 08:59 WIB

Kadispenad : Pejabat Penerangan Satuan Harus Responsif Terhadap Penanganan Krisis Informasi

Jakarta (JAMBINET) – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E.,M.M., menegaskan dalam menghadapi manajemen krisis khususnya dalam mengelola manajemen informasi pejabat penerangan harus bertindak cepat dan responsif.

“Krisis di sini bukan krisis keuangan atau krisis moneter tetapi suatu kejadian di wilayah yang melibatkan satuan atau personel TNI AD harus segera direspon dengan cepat oleh pejabat penerangan,” kata Nefra Firdaus dalam pengarahannya pada rapat virtual melalui _video conference_ bersama dengan para Kapendam, Kapenhumas Balakpus dan Kapenrem seluruh Indonesia, di Puskodal Mabesad, Jakarta, Selasa (22/9/2020)

Dalam rapat tersebut Kadispenad memberikan pengarahan yang terkait dengan bidang tugas penerangan jajaran Angkatan Darat terutama bagaimana pejabat penerangan di daerah atau satuan dalam menyikapi apabila ada kejadian yang melibatkan satuan atau personel TNI AD. “How to handle Information During a Crisis” atau Bagaimana Langkah-Langkah Dalam Manajemen Informasi Pada Saat Krisis” ujar Nefra.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Ibu Hetty Andika Perkasa bersama Persit KCK di Jambi Bagikan Paket Sembako

Brigjen Nefra menjelaskan bahwa terdapat 5 (lima) langkah yang harus dilakukan oleh pejabat penerangan, yang pertama; Be truthful (Jujur), memberikan informasi apa adanya. Kedua; menyampaikan informasi yang bermanfaat. Ketiga; membuat rencana Manajemen Krisis dan masukkan hubungan dengan media. Keempat; menyiapkan juru bicara, Kapen merupakan juru bicara satuan, siap tidaknya juru bicara dalam memberikan keterangan mempengaruhi opini masyarakat secara luas dan yang kelima; menjalin kerjasama yang berkelanjutan dengan media.

Selanjutnya Kadispenad memaparkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pejabat penerangan, antara lain menganggap dan memperlakukan media sebagai musuh, dalam mendapatkan informasi tidak bergantung kepada media tetapi jadikan media menjadi salah satu sumber informasi, tidak melupakan Prajurit atau Personel TNI AD sebagai sumber informasi yang akurat tentang suatu peristiwa.

Pada akhir pengarahan Kadispenad menyampaikan beberapa kesimpulan dalam manajemen Informasi pada saat krisis, yaitu; manajemen informasi dalam krisis bukanlah hal yang spontan tetapi perlu disiapkan, direncanakan dan dipelihara. Public Relation (PR) dalam situasi krisis memerlukan skill (keahlian) yang harus dipelajari dan dilatih sehingga informasi yang disampaikan bermanfaat dan bukan menjadi bumerang. Pejabat penerangan harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang penting, tapi tidak membatasi akses info secara total karena dapat menimbulkan asumsi yang keliru dalam persepsi berita. Dalam menyampaikan informasi harus memerhatikan hal-hal yang sudah menjadi protokol /ketentuan.

Baca Juga :  Melalui Pendayagunaan Koramil Model, Korem 042/Gapu Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Apkowil

“Yang lebih penting hubungan dengan media harus terus dijaga dan bukan sebagai hubungan jangka pendek dan kasuistis tapi direncanakan secara baik,” pungkasnya.

Pada akhir acara rapat virtual dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab, turut hadir dalam rapat tersebut Sesdispenad Kolonel Inf Mu’tamar, para Kasubdis Dispenad dan 73 pejabat penerangan jajaran TNI AD baik tingkat Kotama, Balakpus dan Korem. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

Berita Militer

Bersaing Ketat, 22 Putra Terbaik Jambi Lolos Seleksi Calon Bintara TNI AD Tingkat Sub Panda

Berita Militer

Letkol Inf AM. Subagio Resmi Jabat Dandim 0416 Bute

Berita Militer

Waaspers Kasad Bidang Renpers Pantau Seleksi Penerimaan Cata PK TNI AD Sub Panda Jambi

Berita Militer

HUT ke-75 TNI di Tengah Pandemi Covid-19, Danrem Gapu Ikuti Upacara Secara Virtual

Berita Militer

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Berita Militer

Kapenrem Gapu : Pentingnya Media Siber Dalam Penyebarluasan Informasi

Berita Militer

Antusias Pelajar Ikuti Serbuan Vaksinasi Massal di Balai Prajurit Cukup Tinggi

Berita Militer

Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara Daring

https://iplwin-login.in/

judi slot triofus