LIVE TV
DPRD Tanjabbar Akan Gelar PAW Partai PBB, Ini Jadwalnya Bupati Akan Menganggarkan Infrastruktur Menuju Hutan Mangrove Puluhan Personil Polres Tanjabbar Terima Penghargaan Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Kuala Tungkal Perlu Perhatian Warganya Terkonfirmasi Covid-19, Kantor Desa Jati Emas Lockdown, Polres Tanjabbar Lakukan Tracking

Home / Tanjabbar

Kamis, 30 Juli 2020 - 15:59 WIB

Ketua DPRD Dukung Honorer Tanjab Barat Jadi PNS Melalui Keppres

Pengurus Forum Honorer Tanjabbar dan GTKHNK 35+ Saat Melakukan Audiensi dengan Ketua DPRD Tanjabbar. (FOTO : JambinetID, Kamis, 30/07/20).

Pengurus Forum Honorer Tanjabbar dan GTKHNK 35+ Saat Melakukan Audiensi dengan Ketua DPRD Tanjabbar. (FOTO : JambinetID, Kamis, 30/07/20).

TANJAB BARAT – Perwakilan Pengurus Forum Honorer Tanjabbar dan GTKHNK 35+ telah melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Tanjabbar untuk mendapatkan Surat Rekomendasi/dukungan untuk diajukan ke Presiden RI sebagai salah satu syarat agar diangkat menjadi PNS tanpa tes melalui Keppres, Kamis (30/07/20).

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum FHT Hendra Novariadi, S.Kom menyampaikan kepada Ketua DPRD Mulyani Siregar, SH bahwa Surat dukungan/rekomendasi dari Bupati dan Ketua DPRD adalah bagian tak terpisahkan dari perjuangan untuk meraih Keppres.

Lanjutnya, bukan saja guru honorer yang akan kami perjuangan nasibnya, tapi juga untuk tenaga teknis (TKK/TKS) dan tenaga kesehatan (PTT) terutama yg berusia 35 tahun keatas dan tidak terjaring dalam K2, sehingga ini menjadi momentum bagi kita untuk menyampaikan harapan dan tuntutan dari teman-teman Tenaga Teknis (TKK/TKS) dan Tenaga Kesehatan (PTT/Perawat/Bidan) Non K2 berusia 35 tahun keatas  yang sudah mengabdi bertahun-tahun, berada digaris depan dalam penanganan Pademi Covid-19 tapi tidak ada kejelasan nasibnya  kepada Bupati & Ketua DPRD agar juga diberikan surat rekomendasi untuk kami sampaikan ke Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Rapat Kisruh Lahan Teluk Nilau, Bupati Minta WKS Tunjukan Data Konkrit Kemitraan

“Insya allah bulan Agustus 2020 kita akan mendata khusus Tenaga Teknis (TKK/TKS) dan Tenaga Kesehatan (PTT/Perawat/Bidan) Non K2 berusia 35 tahun keatas. Jadi ada 2 surat “Garuda Emas” yang akan kita kirimkan ke Istana untuk meraih Keppres,” papar Hendra.

Setelah ini sebut Hendra, minggu depan bulan Agustus 2020 pihaknya akan melanjutnkan audiensi dengann Bupati Tanjab Barat.

“Kami akan dijadwalkan audiensi degan pak Bupati, surat sudah masuk di Bagian Protokoler minggu lalu untuk dijadwalkan pertemuan dengan Bapak, agendanya sama meminta dukungan “Garuda Emas” dari Bupati untuk disampaikn ke Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Nekat Mudik lebaran, ASN Tanjabbar Akan di Sangsi

Terkait ini, Mulyani Siregar, Ketua DPRD Tanjab Barat sangat mengapresasi apa yang telah dilakukan FHT & GTKHNK 35+ dalam memperjuangn nasib mereka, bliau menyampaikan pesan agar selalu semangat memperjuangannya.

“Teruslah berjuang ini sudah menjadi hak Bapak/ibu guru dan tenaga honorer lainnya yg sdh berpuluh2 tahun mengabdi, bahkan sdh berusia diatas 35 th,  dmn pada usia trsbt tdk dpt lagi ikut tes CPNS jalur umum,  maka apa yg dlakukn ini sdh tepat,  semoga yg menjadi tuntutan FHT & GTKHNK 35+ dikabulkan oleh Presiden RI Pak Jokowi,’ ungkap Mulyani.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Sambut Kunker Pj Gubernur Jambi

Tanjabbar

Warga Kuala Tugkal Terbiasa dengan Banjir Rob, Tapi Risih dengan Efeknya

Tanjabbar

Tiga Camat di Tanjab Barat Dikukuhkan dan Diberi Gelar Adat

Tanjabbar

Puluhan CJH Tanjabbar Membatalkan Diri Berangkat Haji

Tanjabbar

Bangkitkan Kembali Pariwisata, Bupati Launching Destinasi Ekowisata Sukorejo

Tanjabbar

Ketua PKK Tanjabbar Kunjungi Balita Penderita Gizi Buruk.

Tanjabbar

Safari Ramadhan ke Seberang Kota, Bupati Sampaikan Hal Ini

Tanjabbar

11 PPK di Tanjab Barat Telah Kembalikan Logistik ke KPU