Terima TPP Tiap Bulan, Kinerja Kabid PKS Kesbangpol Tanjabbar di Sorot Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi Dihantam Tugboat Maju Jaya, Dermaga Teluk Kempas Alami Kerusakan Rombak Kabinet, Wabup Hairan Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV Nelayan Keluhkan BBM Solar Langka, Ketua HNSI Tanjabbar Minta Ini ke Pertamina

Home / Pilkada

Jumat, 31 Juli 2020 - 20:02 WIB

KPU Tanjab Barat Masih Lakukan COKLIT Daftar Pemilih

Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq, S.HI. (FOTO : MR/JambinetID)

Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq, S.HI. (FOTO : MR/JambinetID)

TANJAB BARAT – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melakukan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Coklit adalah kegiatan memutakhirkan data yang telah di lakukan petugas Pemuktahiran data Pemilih (PPDP). Hasil dari proses coklit akan menjadi bahan KPU dalam menyusun daftar pemilih Pilkada.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPUD Tanjab Barat Khairuddin, melalui Bagian Divisi Program dan Data Hadziq, Selasa (28/07/20).

Ia mengatakan, sesuai jadwal tahapan Coklit yang dilakukan KPU Tanjung Jabung Barat yang telah dilaksanakan oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) mulai dari tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 mendatang.

“Sekarang pendataan coklit masih terus berlangsung, petugas kita di bawah Petugas Pemungutan Data Pemilih (PPDP) sudah mendatangi rumah warga door to door. Dengan cara menyesuaikan data pemilih itu dengan KTP Elektronik dan Kartu Keluarga,” ujar Hadziq.

Baca Juga :  PDIP Berikan Rekom Dukungan CE-Ratu di Pilgub Jambi

Kata Hadziq, data terakhir Coklit dari seluruh Kecamatan yang sudah dilaporkan mencapai 60 persen.

“Kita minta laporannya kemarin, sudah mencapai 60 persen yang sudah dilakukan pencoklitan.Dan ini akan terus berjalan sampai akhir masa kerjanya 13 Agustus 2020,”ucapnya.

Sementara itu, Haziq menyebutkan, gendala dilapangan yang sering disampaikan petugas PPDP masalah administrasi kependudukan. Karena kata Haziq, warga yang pindah tetapi tidak mengurus administrasi kependudukan.

“Ada juga yang sudah meninggal tetapi masih ada datanya,karena menurut dari dukcapil Tanjab Barat,selama tidak ada laporan,maka datanya itu akan muncul terus,” jelasnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Golkar Turun ke Cek Endra di Pilgub Jambi

Hal itulah, yang ingin di buktikan dilapangan melalui Coklit ini, kalau ada keterangan meninggal dari keluarga nya itu akan kita coret atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Menurut nya, disetiap Kecamatan selalu ada hal yang terjadi seperti itu, setelah itu orang yang pindah tempat, tetapi kata dia,yang pindah itu terkadang masih dalam satu Kecamatan.

“Kalau kejadian seperti itu, maka data itu kita TMS kan, karena tidak ditemukan orang yang bersangkutan atau tidak dikenal maka kita akan data dengan data pemilih sehingga kita tidak menghilangkan hak pilih orang yang bersangkutan,” pungkasnya.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Pilkada

CE-Ratu Pastikan Gugat Hasil Pilgub Jambi ke MK

Pilkada

Keterangan KPU Terkait Isu Penjokian dalam Proses Coklit

Pilkada

Safrial, Tanpa Didukungan PDIP Saya Tetap Maju

Pilkada

Mengejutkan, Rekom NasDem Usung Fasha-AJB di Pilgub Jambi

Pilkada

Ini Jadwal Debat Terbuka Perserta Pilbup Tanjab Barat 2020

Pilkada

Rekomendasi PDI-P Belum Keluar, Safrial: Mohon Doa dan Dukungannya Moga Ke kita

Pilkada

Jelang Pilkada, KPU Tanjabbar rekrut 670 PPDP

Pilkada

Hairuddin, Kampanye Dimulai Setelah Penetapan Pasangan Calon