Sinergi Emas Hulu Migas Jambi: Wabup Katamso dan Gubernur Al Haris Dorong Percepatan Realisasi PI 7% WK Jabung Wujudkan Transparansi dan Humanisme: Pemkab Tanjab Barat Komit Menindaklanjuti Catatan BPK RI dan Cari Solusi Nasib TKM Sinergi Strategis Pemkab Tanjab Barat & PT ASDP: Dorong Potensi PAD dan Tata Kelola Profesional Pelabuhan Kuala Tungkal Wujudkan Iklim Investasi Kondusif dan Keadilan Warga, Pemkab Tanjab Barat Dorong Penyelesaian Konflik Lahan Secara Damai Penyerahan Kontrak PPPK Paruh Waktu BKPSDM Tanjab Barat: Dorong Kinerja dan Tegaskan Sanksi Disiplin

Home / Covid-19 / Tanjabbar

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:51 WIB

Nakes Terpapar Covid 19, RS Siapkan Ruang Khusus Isolasi

TANJAB BARAT – Tanjung Jabung Barat, menjadi Kabupaten dengan kasus terbanyak kedua pasien yang terpapar Covid-19 di provinsi Jambi.

Hal itu tak lepas dari banyaknya Tenaga Kesehatan (Nakes) di Tanjabbar yang baru baru ini terkonfirmasi terpapar Covid-19, sehingga membuat tempat isolasi bagi para pasien menjadi terbatas.

Terkait hal ini, Pemerintah kebupaten Tanjabbar telah mengambil langkah dengan penuhnya ketersediaan ruang isolasi para pasien Covid-19, yakni di eks puskesmas Tungkal II dan Balai adat Tanjabbar.

Elfry Syahril, Dirut RS KH. Daud Arif Kuala Tungkal menyebutkan bahwa, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi perawat dan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif covid-19.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pelantikan PC PMII dan Kopri Tanjabbar

“Kita sudah menyiapkan rumah dinas sebagai tempat isolasi bagi perawat yang memang tidak bisa melakukan isolasi mandiri dirumah, mungkin dirumahnya secara protokol kesehatan belum bisa untuk dilakukan isolasi mandiri,” Katanya.

Kata dia, bagi perawat yang ditugaskan merawat pasien covid-19 itu tidak ada tempat khusus atau mess, namun mereka tetap diizinkan untuk pulang kerumahnya masing-masing

“Kalau perawat kita yang menangani pasien covid itu mereka tetap pulang kerumahnya sendiri, karena sejauh ini perawat kita yang melayani pasien covid sesuai dengan protokoler kesehatan seperti menggunkan APD lengkap dan rutin dilakukan pengecekan kondisi fisiknya,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Nelayan Keluhkan BBM Solar Langka, Ketua HNSI Tanjabbar Minta Ini ke Pertamina

Sedangkan di RS Daud Arif sendiri, kata Elfry terdapat sebanyak 35 ruangan untuk menangani pasien covid-19 dan ada sebanyak 18 ruangan yang sedang terpakai diantaranya teruntuk bagi pasien suspek dan terkonfirmasi.

“Kalau ruangan kita ada sebanyak 35 dan yang terpakai 18 ruangan adapun jumlah tenaga kesehatan kita untuk menangani pasien covid sebanyak 41 orang diantaranya dokter spesialis, paru-paru, anak penyakit dalam dan perawat.” Sebutnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bahas Persiapan MTQ, Wabup Hairan Koordinasi Dengan Pj Gubernur

Tanjabbar

Ganti Rugi Tiang Pancang WFC Tak Kunjung di Bayar, Pemda Tuntut Janji Pemilik Kapal

Kesehatan

Kondisi Puskesdes Desa Sungsang Memprihatinkan, Jahfar : Kita Usulkan Untuk Perbaikan

Tanjabbar

Diangap Ilegal, Dewan Minta Tutup Lokasi PWS

Tanjabbar

Cegah Covid-19, Polres Tanjabbar Semprotkan Disinfektan di Kantor dan Gudang Logistik KPU

Tanjabbar

Tak Miliki Izin, Bupati Tanjabbar Bekukan PT PWS

Tanjabbar

Ratusan Personil Polres Tanjabbar di Terjunkan Dalam Pengamanan MTQ

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/