Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Covid-19 / Tanjabbar

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:51 WIB

Nakes Terpapar Covid 19, RS Siapkan Ruang Khusus Isolasi

TANJAB BARAT – Tanjung Jabung Barat, menjadi Kabupaten dengan kasus terbanyak kedua pasien yang terpapar Covid-19 di provinsi Jambi.

Hal itu tak lepas dari banyaknya Tenaga Kesehatan (Nakes) di Tanjabbar yang baru baru ini terkonfirmasi terpapar Covid-19, sehingga membuat tempat isolasi bagi para pasien menjadi terbatas.

Terkait hal ini, Pemerintah kebupaten Tanjabbar telah mengambil langkah dengan penuhnya ketersediaan ruang isolasi para pasien Covid-19, yakni di eks puskesmas Tungkal II dan Balai adat Tanjabbar.

Elfry Syahril, Dirut RS KH. Daud Arif Kuala Tungkal menyebutkan bahwa, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi perawat dan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif covid-19.

Baca Juga :  Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Pemkab Tanjabbar Gelar Tabligh Akbar

“Kita sudah menyiapkan rumah dinas sebagai tempat isolasi bagi perawat yang memang tidak bisa melakukan isolasi mandiri dirumah, mungkin dirumahnya secara protokol kesehatan belum bisa untuk dilakukan isolasi mandiri,” Katanya.

Kata dia, bagi perawat yang ditugaskan merawat pasien covid-19 itu tidak ada tempat khusus atau mess, namun mereka tetap diizinkan untuk pulang kerumahnya masing-masing

“Kalau perawat kita yang menangani pasien covid itu mereka tetap pulang kerumahnya sendiri, karena sejauh ini perawat kita yang melayani pasien covid sesuai dengan protokoler kesehatan seperti menggunkan APD lengkap dan rutin dilakukan pengecekan kondisi fisiknya,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Kabel Raib di Curi Maling, Penerangan WFC Gelap Gulita

Sedangkan di RS Daud Arif sendiri, kata Elfry terdapat sebanyak 35 ruangan untuk menangani pasien covid-19 dan ada sebanyak 18 ruangan yang sedang terpakai diantaranya teruntuk bagi pasien suspek dan terkonfirmasi.

“Kalau ruangan kita ada sebanyak 35 dan yang terpakai 18 ruangan adapun jumlah tenaga kesehatan kita untuk menangani pasien covid sebanyak 41 orang diantaranya dokter spesialis, paru-paru, anak penyakit dalam dan perawat.” Sebutnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Pemkab Tanjabbar Gelar Tabligh Akbar

Pemerintahan

Sedang Ngelem dan Minum Tuak, 5 Orang Terjaring Razia Satpol PP, 1 Diantaranya Sedang Hamil

Covid-19

Bertambah 8 Kasus Positif Covid-19 dari Tungkal Ilir, Betara dan Kuala Betara

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten di Desa Suak Labu

Infrastruktur

Warga Sebut Pembangunan Jembatan Pargom Tanpa Ada Komunikasi

Tanjabbar

Cek Embung Air Bersama Kapolda, Ini Yang di Sampaikan Bupati Tanjabbar

Ekonomi

Panen Cabai di Lubuk Terentang, Bupati Berharap Bisa Mendongkrak Perekonomian Perdesaan

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual Realty

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/