LIVE TV
Cek Embung Air Bersama Kapolda, Ini Yang di Sampaikan Bupati Tanjabbar Ketua PKK Tanjabbar Kunjungi Balita Penderita Gizi Buruk. Hadir Pertemuan Penanganan Karhutla, Anwar Sadat Apresiasi Polres Tanjabbar Pekan ini, Rekomendasi Calon Ketua DPRD Tanjabbar Akan Keluar Wabup Himbau Masyarakat Jangan Coba Coba Bakar lahan.

Home / Tanjabbar

Selasa, 21 Juli 2020 - 19:07 WIB

Dua Bangunan Pasar Rakyat Menjadi Polemik Pemkab Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Dua bangunan Pasar Rakyat yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Tungkal Ilir, yang bangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 lalu, oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat selalu menuai polemik.

Kini pasar yang bangun dengan dana hingga milyaran terkesan sia sia, karena setelah selesai di bagun selalu tidak dimanfaatkan secara maksimal. Alih alih membuat para pedagang bukannya untung tapi malah buntung.

Menanggapi akan hal tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr Ir H Safrial MS mengatakan, bahwa dirinya sudah memberitahukan kepada Kepala Dinas Koperindag untuk sementara membebaskan dulu sewa lapak kepedagang.

“Itulah makanya saya bilang kemarin dengan Pak Safriwan,coba didorong dulu masyarakat apa insentifnya, seperti di tebing kenapa kita tidak bebaskan dulu sewanya 6 bulan atau setahun.”ujarnya.

Baca Juga :  Disnaker; Belum Ada Penambahan Karyawan di Perusahaan

Ia mengatakan, jika nanti pedagang sudah merasa nyaman baru Pemda tarik sewanya,walaupun sewanya tidak kita tarik tetapi air sama listriknya tetap dibayar.

“Tadi saya bilang saya minta pak Sekda ikut campur tangan mengurus 2 pasar itu nanti kita akan tindak tegas kalau memang mereka tidak mau masuk.”sebutnya.

Lebih lanjut Safrial menyebutkan, untuk memberikan kebebasan pedagang untuk menunggu bangunan lapak tersebut.

“Dari pada tidak ditunggu,nanti jika pedagang sudah merasa nyaman dan mempunyai pelanggan yang banyak baru kita tarik.Kan, akhirnya sekarang sia sia,”ungkapnya.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Kebun Sawit, Hebohkan Warga Betara

Semantara itu ia juga menuturkan, bahwa di belakang Pasar Rakyat Parit 1 akan membuat ruang terbuka hijau dan tempat parkir yang luas.

“Mangkanya saya suruh Kimrum nanti segera buat ruang terbuka hijau dan tempat parkir yang luas, sehingga tidak ada alasan orang tidak parkir di situ dan tidak boleh lagi parkir di jalanan.”tuturnya.

Lanjutnya, dirinya akan memanggil lagi Kadis Koperindag Pak Safriwan dan Camat bagaimana agar bisa menertibkan Pasar Rakyat yang di Parit 1 dan termasuk yang pasar Tebing Tinggi.

Pasar dibangun sampai 6 milyar tetapi pedagang masih berjualan di luar, mungkin nanti sewa nya di bebaskan dulu mungkin itu insentifnya.” pungkasnya.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Modus Penipuan Tukar Jaminan Emas Palsu Kembali Terjadi di Kuala Tungkal

Tanjabbar

Korban Pencabulan Bimbel Online di Betara Ternyata Pelajar SMA dari Sumsel

Tanjabbar

Bupati Tanjab Barat Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

Tanjabbar

Koperindag: Minta Pertamina Tutup Izin Pangkalan Nakal

Tanjabbar

Walk Out di Pembahasan APBD, Sikap Safrial Buat Dewan Bingung

Tanjabbar

Status 6 Mobil Sedan Diduga Seludupan Baru Penahanan Tilang Oleh Polisi

Tanjabbar

Hadapi Musim Kemarau, Ini 3 Wilayah di Tanjabbar Yang Rawan Akan Karhutla

Tanjabbar

Bupati Sampaikan Pengantar Laporan Pertanggungjawaban APBD 2019