LIVE TV
Seleksi Tahap Dua Liga Soeratin U-17 Tanjabbar Tertunda Bupati Tanjabbar Ikuti Vidcon Pembahasan Progres Percepatan Pembangunan Infrastruktur Wabup Hairan Rakor Komda Lansia Bersama Wakil Gubernur Jambi Bupati Anwar Sadat Jadi Narasumber Pelatihan Teknis Komoditas Padi Bantu Penanganan Covid-19, PT LPPPI Salurkan Oksigen Medis Untuk RS di Jambi.




Home / Tanjabbar / Ekonomi

Senin, 20 Juli 2020 - 10:40 WIB

Pedagang Meradang Bangunan Pasar Rakyat Tak Kunjung Difungsikan

Bangunan Pasar Rakyat Kuala Tungkal yang berlokasi di Jalan Harapan Parit Satu, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (FOTO : MR/JambinetID)

Bangunan Pasar Rakyat Kuala Tungkal yang berlokasi di Jalan Harapan Parit Satu, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (FOTO : MR/JambinetID)

TANJAB BARAT – Bangunan Pasar Rakyat Kuala Tungkal yang berlokasi di Jalan Harapan Parit Satu yang di bangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 lalu oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat selalu menuai polemik.

Pasar Rakyat Kuala Tungkal yang dibangun hampir kurang lebih satu tahun, hingga saat ini tidak dimanfaatkan dan ditempati oleh pedagang.

Padahal warga yang sudah bejualan di Jalan Parit Satu Pasar lama dipaksa pindah kepasar baru yang akhirnya terus menanggung kerugian akibat sepinya pembeli.

Kini, pasar yang bangun dengan dana hingga milyaran terkesan sia-sia, karena setelah selesai dibagun tidak dimanfaatkan secara maksimal. Alih-alih membuat para pedagang bukannya untung tapi malah buntung.

Baca Juga :  Kasus Pencabulan di Tanjabbar Terbanyak di Wilayah Ulu

Hal ini dikatakan oleh Abdullah pedagang ayam bahwa, dirinya merasa selama ini hanya dipermainkan dan menjadi politik dari pembangunan pasar rakyat parit satu yang baru oleh pihak Dinas Koperindag Tanjab Barat.

“Kalau mau digusur, ya semuanya jangan dipermainkan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mengeluhkan kerugian yang dialami sejak dipindahkan dari pasar lama ke pasar yang baru dikarenakan sepinya pembeli.

“Saya hingga saat ini sudah mengalami kerugian puluhan juta, karena dipaksa pindah dari pasar parit satu yang lama ke pasar Parit Satu yang baru,”Keluhnya.

Baca Juga :  Wabup Hairan Hadiri Isra' Mi'raj di Masjid Nurul Iman

“Pasar sudah selesai di bangun oleh pemerintah, tetapi pedagang malah tidak diurus untuk di pindahkan, justru pedagang banyak balik lagi pindah ke pasar lama,” tambahnya.

Ditempat terpisah, Erwin warga Kuala Tungkal meminta Pemkab Tanjab Barat, melalui dinas terkait untuk segera memfungsikan Pasar Rakyat Parit Satu,yang sudah selesai di bangun.

“Kalau segera di fungsikan pasar baru itu jadi tidak ada lagi para pedagang membuka lapak di tepi jalan yang mengganggu lalu lintas umum,” pungkasnya.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Hadiri Tasyakuran Ponpes AT Tibyan, Bupati Sampaikan Program Ini

Covid-19

Pemkab Tanjabbar Akan Berlakukan Jam Malam

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Terima Penghargaan Dari KKP

Tanjabbar

Untuk Kemajuan Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi dengan HMI

Daerah

Beragam Cara Bikin Siswa di Tanjab Barat Bahagia Selama Pandemi, Sampai Bercita-Cita Jadi Youtuber

Tanjabbar

Seorang Pria di Tanjabbar, di Temukan Gantung Diri

Tanjabbar

Soal Pengangkatan 145 CPNS, Gatot Suwarno: Segera di Usulkan

Tanjabbar

Danpak Corona di PetroChina, Dua Desa di Kecamatan Betara Tiadakan Shalat Idul Adha di Masjid