LIVE TV
Napi Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Mendapat Remisi Hari Raya Ini Himbauan Bupati Terkait Penyaluran Zakat Fitrah Atlit Rifabel Cabor Panahan Ikuti Kejurda, Wabup Beri Dukungan Ini Jelang Idul Fitri, Wabup Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jelang Idul Fitri, PT LPPPI Bagikan Paket Sembako Untuk Masyarakat Tebing Tinggi

Home / Tanjabbar / Pemerintahan

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:01 WIB

Pemkab Tanjabbar Akan Tindak Tegas Bagi Pelanggar Prokes

TANJAB BARAT – Dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab Tanjabbar. Bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelaksanaan Protokol Kesehatan (prokes) terutama ditempat kerumunan dan keramaian.

Tindakan ini tak lepas dari meningkat nya kasus pasien terpapar Covid-19 dan Kabupaten Tanjabbar, sempat ditetapkan menjadi zona merah penyebaran covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial MS,. Ia menyebutkan bahwa Pemkab dalam hal ini akan terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan, tindakan represif seperti pembubaran pun akan dilakukan.

” Makanya saya katakan dengan Kapolres,
kedepan Pemkab dan Tim Gugus tugas covid 19, perlu mengambil tindakan tegas,” Ungkap Safrial.

Baca Juga :  Jelang Akhir Jabatan Bupati Safrial, Seluruh Desa di Tanjabbar Teraliri Listrik

Menurut Safrial, kedepannya bagi warga yang menggelar acara resepsi pernikahan. Tapi melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan akan dibubarkan.

” Covid-19 ini sangat berbahaya, sudah banyak korban yang terpapar. Cuma kadang-kadang masyarakat kita ini menganggap hal semacam ini sepele,” Tegasnya.

Namun Safrial lebih mengkhawatirkan lagi tempat tempat ibadah, karena itu ia juga meminta bantuan para tokoh agama untuk lebih intensif mengajak jamaahnya mematuhi protokol kesehatan.

” Saya meminta kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing menjelaskan bahwa penyakit ini sangat berbahaya,” Pesannya.

Baca Juga :  Waspada La Nina, Begini Imbauan Kapolres Pada Jasa Transportasi Laut dan Nelayan

Ia menyebutkan bahwa, apalagi ketika melakukan sholat berjamaah terkadang banyak masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

” Nanti kalau melakukan tindakan keras, dibilang kita ini lain lagi aliran agamanya,” Ucapnya.

Demikian Safrial mengajak masyarakat untuk selalu menjaga prokes serta melihat kejadian yang lalu dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran, karena kata dia, hanya mendapingi yang sakit tepapar covid 19 akhirnya yang sehat meninggal.

” Lihat teman-teman kita kemarin. Jadi kita ambil pelajaran, jangan kita nekat.” Pungkasnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Koperindag: Minta Pertamina Tutup Izin Pangkalan Nakal

Tanjabbar

Tanjab Barat Masuk Predikat Tinggi dalam Pelayanan Publik oleh Ombudsman

Tanjabbar

Tinjau Pintu Air di Parit Gantung, Bupati: Segera Akan Kita Perbaiki

Tanjabbar

Pangkalan Gas ‘Nakal’ di PHO Pertamina

Covid-19

Tak Patuhi Prokes, Satgas Covid-19 Tanjabbar Beri Surat Teguran ke Minimarket

Daerah

BPK Minta Sejumlah OPD Tanjabbar Kembalikan Uang

Tanjabbar

Rumah Warga Teluk Nilau Hangus Terbakar

Tanjabbar

Catut Nama Wakapolres Tanjabbar, Penipu Minta Uang Minyak ke Pengusaha