Bupati Sebut, Batas Wilayah Tanjabbar- Tanjabtim Sesuai Dokumen Bukti Yuridis dan Sejarah Bupati Sebut, Batas Wilayah Tanjabbar- Tanjabtim Sesuai Dokumen Bukti Yuridis dan Bukti Sejarah. . Kabag Prokopim Tanjabbar Tepis Isu Jual Beli Jabatan Terima TPP Tiap Bulan, Kinerja Kabid PKS Kesbangpol Tanjabbar di Sorot Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi

Home / Daerah / Covid-19 / Pemprov Jambi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 13:15 WIB

Percepatan Penanganan Covid-19, Danrem ; Perlu Deteksi Dini dan Cek Kesehatan Masyarakat yang Masuk ke Provinsi Jambi

Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi. (FOTO : Rem/JaminetID, Kamis 06/08/20)

Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi. (FOTO : Rem/JaminetID, Kamis 06/08/20)

JAMBI – Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli meminta perlunya dibatasi mobilitas penduduk yang melakukan perjalanan keluar masuk Provinsi Jambi.

Menurutnya pengetatan itu perlu dilakukan deteksi dini dan mengecek kesehatan masyarakat yang hendak masuk ke Provinsi Jambi.

“Kebijakan ini harus kita lakukan, apakah nanti mereka akan di rappid tes ulang atau bagaimana nanti teknisnya,” ujar Danrem saat rapat evaluasi penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi, Kamis (06/08/20).

Lebih lanjut Danrem meminta kepada masyarakat dan Pemprov Jambi untuk tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar Provinsi.

Baca Juga :  Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 2 Orang, Sembuh 4 Orang

“Tak ada lagi perjalanan ke Jakarta atau provinsi tetangga. Ini menjadi salah satu penyebab meluasnya penyebaran Covid-19 dan menjadi kesalahan yang fatal,” kata dia.

Zulkifli mengatakan bahwa mobilitas penduduk sangat mempengaruhi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. Untuk itu pengketatan di perbatasan juga harus kembali diterapkan di setiap Kabupaten/ Kota di Provinsi Jambi.

Selain itu, dirinya juga menghimbau untuk Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi agar tidak membuka sekolah dengan tatap muka.

“Meski dilakukan dengan Protokol kesehatan, karena ini bisa memicu terjadinya penularan, ujarnya.

Baca Juga :  AKPER Garuda Putih Resmi Berubah Nama Menjadi STIKES

Tak hanya itu, dirinya juga memintanya kepada tim gugus tugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan kepada sekolah yang pernah melakukan sekolah tatap muka.

“Ini upaya untuk menetralkan kembali, jangan sampai nantinya itu menularkan ke yang lainnya,” sebutnya.

Selanjutnya, inventarisir kepada para tenaga medis di setiap puskemas yang ada di Provinsi Jambi. Pasalnya banyak masyarakat yang diperdesaan yang berobat dengan gejala covid.

“Tenaga medis dan alat kesehatan juga harus disiapkan, sebelum jumlah pasien di Provinsi Jambi membludak, ini perlu dipersiapkan,” tandasnya. (*/FD)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Terpilih Jadi BPD Bram Itam Kanan, Ini Visi Misi Refi Elif Chandra

Tanjabbar

Bupati Hadiri Paripurna ke Dua Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi

Tanjabbar

Potensi Pengolahan Kelapa Dalam Belum di Lirik Investor Asing

Tanjabbar

Sukses, Kasi Pidum Kejari Tanjabbar Jabat Satgassus P3TPU Jampidum Kejagung RI

Tanjabbar

Berbagi Kebahagiaan di Idul Adha, Kapolres Bersama Warga Binaan Santap Siang Daging Qurban.

Tanjabbar

Rombak Kabinet, Bupati Anwar Sadat Lantik 4 Pejabat Esselon III dan IV

Tanjabbar

Baru Satu Perusahaan di Tanjabbar Lakukan Vaksinasi Gotong Royong

Covid-19

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Tanjabbar Terapkan Jam Malam Dan Izin Keramaian