DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2025 dalam Rapat Paripurna Keempat Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur Perkuat Asta Cita, Anggota DPRD Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akurasi Data Distribusi Pangan Pimpin Sumpah 198 ASN Baru, Wabup Katamso: Kalian Adalah Wajah Masa Depan Tanjab Barat!

Home / Covid-19 / Daerah / Pemprov Jambi

Kamis, 6 Agustus 2020 - 13:15 WIB

Percepatan Penanganan Covid-19, Danrem ; Perlu Deteksi Dini dan Cek Kesehatan Masyarakat yang Masuk ke Provinsi Jambi

Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi. (FOTO : Rem/JaminetID, Kamis 06/08/20)

Danrem Brigjen TNI M Zulkifli saat Rapat Evaluasi Penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi. (FOTO : Rem/JaminetID, Kamis 06/08/20)

JAMBI – Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli meminta perlunya dibatasi mobilitas penduduk yang melakukan perjalanan keluar masuk Provinsi Jambi.

Menurutnya pengetatan itu perlu dilakukan deteksi dini dan mengecek kesehatan masyarakat yang hendak masuk ke Provinsi Jambi.

“Kebijakan ini harus kita lakukan, apakah nanti mereka akan di rappid tes ulang atau bagaimana nanti teknisnya,” ujar Danrem saat rapat evaluasi penangan Covid-19 Provinsi Jambi di BPBD Provinsi Jambi, Kamis (06/08/20).

Lebih lanjut Danrem meminta kepada masyarakat dan Pemprov Jambi untuk tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar Provinsi.

Baca Juga :  Anwar Sadat Serahkan 16 Akta Pendirian Koperasi Puskesmas

“Tak ada lagi perjalanan ke Jakarta atau provinsi tetangga. Ini menjadi salah satu penyebab meluasnya penyebaran Covid-19 dan menjadi kesalahan yang fatal,” kata dia.

Zulkifli mengatakan bahwa mobilitas penduduk sangat mempengaruhi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. Untuk itu pengketatan di perbatasan juga harus kembali diterapkan di setiap Kabupaten/ Kota di Provinsi Jambi.

Selain itu, dirinya juga menghimbau untuk Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi agar tidak membuka sekolah dengan tatap muka.

“Meski dilakukan dengan Protokol kesehatan, karena ini bisa memicu terjadinya penularan, ujarnya.

Baca Juga :  Wabup Hairan Hadiri Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan 2021

Tak hanya itu, dirinya juga memintanya kepada tim gugus tugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan kepada sekolah yang pernah melakukan sekolah tatap muka.

“Ini upaya untuk menetralkan kembali, jangan sampai nantinya itu menularkan ke yang lainnya,” sebutnya.

Selanjutnya, inventarisir kepada para tenaga medis di setiap puskemas yang ada di Provinsi Jambi. Pasalnya banyak masyarakat yang diperdesaan yang berobat dengan gejala covid.

“Tenaga medis dan alat kesehatan juga harus disiapkan, sebelum jumlah pasien di Provinsi Jambi membludak, ini perlu dipersiapkan,” tandasnya. (*/FD)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Isu Dugaan Pengoplosan Beras SPHP Beredar di Betara Tidak Benar

Tanjabbar

Bupati Safrial Resmikan Koramil 419-03/ Tungkal Ilir dan Bank Tanggo Rajo

Pemerintahan

Safari Jum’at di Purwodadi, pjs Bupati Tanjabbar Sampaikan Pesan Ini

Tanjabbar

Fraksi PDI Perjuangan Tanjabbar Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Kuala Tungkal

Politik

Korwil Partai Perindo Provinsi Jambi Sambangi Kantor DPD Perindo Tanjabbar

Tanjabbar

Selama Tahun 2022, Capaian Kinerja Imigrasi Kuala Tungkal Mengalami Peningkatan 

Tanjabbar

Peringati Harlah Kemenkumham ke 78, Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kuala Tungkal Upacara Bersama

Sepakbola

Open Turnamen Sepakbola Resmi di Buka Hamdani : Junjung Tinggi Suportifitas

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/