Perdana, Sanggar Tuah Sekate Bakal Meriahkan Pawai Budaya HUT RI dan HUT Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap Pilkades di Tanjabbar Munculkan Pemimpin yang Majukan Desa DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu Meriahkan HUT RI dan HUT Tanjabbar, Bupati dan OPD Jalin Silaturahmi Mancing Bersama Hendak Bepergian ke Jerman Pemegang Paspor RI Dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi
Iklan HUT

Home / Tanjabbar

Rabu, 22 Juli 2020 - 19:26 WIB

Peredaran Narkoba di Tanjab Barat Masih Tinggi

Kejari Tanjabbar Trijoko Bersama Jajaran. (FOTO : Hry/JambinetID, Rabu 22/07/20)

Kejari Tanjabbar Trijoko Bersama Jajaran. (FOTO : Hry/JambinetID, Rabu 22/07/20)

TANJAB BARAT – Kejaksaaan Negeri (Kejari) menyebut kan bahwa Peredaran narkoba di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini terbilang cukup mengkuatirkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kejari Tanjabbar Trijoko, saat dikonfirmasi, Rabu (22/07/20).

Ia menyebutkan bahwa peredaran barang haram ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini kata dia perlu adanya trobosan dalam melakukan penanganan kasusnya.

Ia meminta kepada semua pihak untuk memikirkan trobosan dalam melakukan penanganan dan pencegahan peredaran narkotika di Tanjabbar.

“Dalam 6 bulan terakhir sudah ada 39 kasus narkoba yang kita tanganin,” ujar Trijoko.

Ia mengatakan sedangkan kasus di tahun 2020 ini selama 6 bulan, terhitung dari Januari hingga Juni hampir melampaui kasus narkoba selama satu tahun di 2019 lalu.

Baca Juga :  MTQ Provinsi Jambi di Tanjabbar di Undur Akhir Tahun

”¬†Kalau di 2019 itu setahun sudah ada sekitar 40 kasus, tapi tahun ini baru 6 bulan yang masuk ke kita sudah hampir mendekati 40,” Sebutnya.

Menurutnya, kasus narkoba yang ada saat ini perlu adanya trobosan dalam penanganan nya. Saat ini pihaknya tengah mencari trobosan tersebut. Agar, peredaran narkoba bisa ditekan.

“Jadi jangan hanya hukuman saja, tapi sepertinya harus kita fikirkan langkah lainnya sebagai trobosan nya,” bebernya.

Ia juga menyebutkan bahwa jika hal ini terus di biarkan akan menjadi bahaya yang serius bagi generasi masa depan Indonesia. Terkhusus Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  GI Sungai Saren Akan Beroperasi di Semester Satu Tahun 2022

” Ini perlu kita fikirkan bersama serta yang terpenting peran serta masyarakat dalam menangani kasus narkoba ini,” ungkapnya.

Terpisah Kasi Pidum Kejari Tanjabbar, Novan Harpanta mengatakan bahwa pihaknya selama 6 bulan terakhir ada 5 kasus yang bisa dikatakan besar barang buktinya.

“Dari 5 perkara yang kita tangani ada sekitar 2 kg lebih narkoba jenis sabu yang kita tangani saat ini,” Sebutnya.

Selain itu kata Novan kasus narkoba yang menjadi perhatian pencurian namun kasus lain seperti  perjudian online juga tengah di tanggani pihaknya.(*/hry)

Share :

Baca Juga

Daerah

BPK Minta Sejumlah OPD Tanjabbar Kembalikan Uang

Tanjabbar

Cegah Karhutla, Polda Jambi dan Polres Tanjabbar Ajak Masyarakat Olah Lahan dengan Program GAS POLL

Tanjabbar

Turun Kelokasi Kebakaran, Ini Pesan Bupati Anwar Sadat ke Masyarakat

Tanjabbar

KNPI dan GENPI Tanjab Barat Berbagi Nasi Lewati Pandemi

Tanjabbar

Sekda Tanjabbar Tandatangani Perjanjian Kerjasama Bidang Pertanahan

Tanjabbar

Mudik di Larang, Armada Nekad Angkut Penumpang, Siap Siap di Setop Paksa

Tanjabbar

Dua Pejabat Pemkab Tanjabbar di Beri Sangsi

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Tandatangani Kesepakatan Bersama 3 Kabupaten Kota, Ini Kata Anwar Sadat