Perdana, Sanggar Tuah Sekate Bakal Meriahkan Pawai Budaya HUT RI dan HUT Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap Pilkades di Tanjabbar Munculkan Pemimpin yang Majukan Desa DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu Meriahkan HUT RI dan HUT Tanjabbar, Bupati dan OPD Jalin Silaturahmi Mancing Bersama Hendak Bepergian ke Jerman Pemegang Paspor RI Dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi
Iklan HUT

Home / Tanjabbar

Senin, 27 Juni 2022 - 18:20 WIB

Petani di Tanjabbar Mengeluh, Harga Komoditi TBS dan Pinang Anjlok

TANJABBAR – Petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini mengeluhkan murahnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) dipasaran.

Anjloknya komoditi perkebunan kelapa sawit tersebut di rasakan oleh petani Tanjung Jabung Barat, Syamsuddin. Ia menyebutkan sejak beberapa pekan terakhir harga buah sawit terus menurun ditingkat petani.

” Harga Anjlok hingga mencapai harga Rp. 450, hal ini berbanding terbalik dengan bahan kebutuhan pokok rumah tangga yang terus meroket.” Katanya.

Akibat anjloknya harga TBS ini, kata Syamsuddin membuat petani sawit menjerit, karena perkebunan kelapa sawit yang merupakan komoditi andalan tidak lagi menjamin penghasilan utama para petani.

Baca Juga :  Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal, Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

” Dengan murahnya harga TBS. Para petani saat ini hanya bisa pasrah, karena komoditi pertanian andalan lainnya, seperti pinang harganya juga ikut merosot tajam.” Keluhnya.

Ia berharap kepada pemerintah bisa membantu menstabilkan harga Tandan Buah Sawit ini, karena ditengah kebutuhan harga bahan pokok dipasaran tidak sebanding dengan harga buah sawit.

Baca Juga :  Wabup Cek Kesiapan Tenaga Medis Untuk Vaksinasi Lansia di Puskesmas

Ungkapan senada disampaikan salah satu petani pinang Tanjung Jabung Barat, Daeng, ia menyebutkan harga buah pinang saat ini hampir senasib dengan harga buah sawit.

” Harga buah pinang sekarang ini terus menurun, tidak sebanding dengan harga bahan pokok yang dijual di pasar saat ini.” Ujarnya.

Ia sebagai petani pinang mengeluhkan dengan harga komoditi perkebunan seperti sekarang ini. ” Kita berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan terbaik, agar semuanya dapat saling menguntungkan.” Ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Imigrasi Kuala Tungkal Berikan Layanan “Eazy Passport” ke Bupati Tanjabbar

Tanjabbar

Wabup Cek Kesiapan Tenaga Medis Untuk Vaksinasi Lansia di Puskesmas

Tanjabbar

Ini Agenda Safari Ramadhan Pemkab Tanjabbar di 13 Kecamatan

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Temui Sarana Pendidikan di Desa Suak Labu Kurang Memadai

Tanjabbar

Pegawai Kejari Tanjabbar di Vaksin Booster

Tanjabbar

BAWASLU ; Hingga Saat Ini Belum Ada Pelanggaran Pilkada

Tanjabbar

Ketua Baznas Tanjabbar Ustadz H Yusfiq Noor Meninggal Dunia

Tanjabbar

Bupati Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika di Betara