Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur Perkuat Asta Cita, Anggota DPRD Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akurasi Data Distribusi Pangan Pimpin Sumpah 198 ASN Baru, Wabup Katamso: Kalian Adalah Wajah Masa Depan Tanjab Barat! Genjot Kemandirian Desa, Wabup Katamso Targetkan Percepatan Pembangunan 134 Gerai KDKMP

Home / Tanjabbar

Senin, 27 Juni 2022 - 18:20 WIB

Petani di Tanjabbar Mengeluh, Harga Komoditi TBS dan Pinang Anjlok

TANJABBAR – Petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini mengeluhkan murahnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) dipasaran.

Anjloknya komoditi perkebunan kelapa sawit tersebut di rasakan oleh petani Tanjung Jabung Barat, Syamsuddin. Ia menyebutkan sejak beberapa pekan terakhir harga buah sawit terus menurun ditingkat petani.

” Harga Anjlok hingga mencapai harga Rp. 450, hal ini berbanding terbalik dengan bahan kebutuhan pokok rumah tangga yang terus meroket.” Katanya.

Akibat anjloknya harga TBS ini, kata Syamsuddin membuat petani sawit menjerit, karena perkebunan kelapa sawit yang merupakan komoditi andalan tidak lagi menjamin penghasilan utama para petani.

Baca Juga :  5 Kecamatan Abaikan Himbauan Berqurban, Bupati: Mungkin Mereka Tidak Ada Niat

” Dengan murahnya harga TBS. Para petani saat ini hanya bisa pasrah, karena komoditi pertanian andalan lainnya, seperti pinang harganya juga ikut merosot tajam.” Keluhnya.

Ia berharap kepada pemerintah bisa membantu menstabilkan harga Tandan Buah Sawit ini, karena ditengah kebutuhan harga bahan pokok dipasaran tidak sebanding dengan harga buah sawit.

Baca Juga :  Kunker ke Tanjabbar, Kapolda Jambi Bersama Bupati Rakor Penanganan Covid-19 dan Persiapan MTQ

Ungkapan senada disampaikan salah satu petani pinang Tanjung Jabung Barat, Daeng, ia menyebutkan harga buah pinang saat ini hampir senasib dengan harga buah sawit.

” Harga buah pinang sekarang ini terus menurun, tidak sebanding dengan harga bahan pokok yang dijual di pasar saat ini.” Ujarnya.

Ia sebagai petani pinang mengeluhkan dengan harga komoditi perkebunan seperti sekarang ini. ” Kita berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan terbaik, agar semuanya dapat saling menguntungkan.” Ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekda Tanjabbar Rakor Virtual Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Tanjabbar

Gunakan Jalur Laut, Sejumlah Masyarakat Mulai Mudik Lebih Awal

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Rakor Pelaksanaan Pilkades dan Pilkada Serentak Tahun 2024

Tanjabbar

Bupati Tinjau Pergantian Kapasitas Mesin Pompa Pendorong PDAM di Parit Pudin

Tanjabbar

Razia Tahanan Lapas Kuala Tungkal, Petugas Temukan Sajam

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Latsar CPNS Tahun 2021

Politik

Reses II, Ketua DPRD Tanjabbar Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Teluk Kulbi

Tanjabbar

Ini Respon Masyarakat Terkait Pembangunan Infrastruktur di Desa Sungai Jering

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/