LIVE TV
Diambil Sumpah, Hasbi dilantik Jadi Anggota DPRD Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Bersama Rombongan, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tanjabtimur Muhammad Andika Jabat Ketua Repdem Tanjabbar, Organisasi Sayap Milik PDI-P Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan Sejumlah Desa di Tanjabbar Jadi Lokus Stunting

Home / Tanjabbar

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:45 WIB

Proyek LPJU di Perkim Tanjabbar Jadi Temuan BPK

Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih.

Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih.

TANJAB BARAT – Dugaan adanya penyimpangan pada Proyek Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2019 dengan anggaran lebih kurang Rp 9 miliyar, kian menguat.

Selain tengah diusut oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjabbar. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) juga telah menyelesaikan tugas pemeriksaan terhadap seluruh kegiatan 2019 di Dinas tersebut.

Bahkan dari LHP BPK tersebut, salah satu point yang menjadi temuan BPK adalah kegiatan proyek LPJU.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih. Ia menyebutkan bahwa dirinya sempat melihat isi konsep dari LHP BPK saat penyerahan LHP secara virsual kepada Bupati melalui vitcon belum lama ini.

Baca Juga :  Sempat Hilang 3 Hari, Seorang Lansia di Betara Temukan Dalam Kondisi Lemah

“LHP nya memang belum kita terima, saya tau itu dari konsep temuan BPK. Salah satu proyek di Perkim itu terkait pekerjaan LPJU 2019,” sebutnya.

Sayangnya mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini mengaku belum mengetahui berapa nominal besaran anggaran yang menjadi temuan BPK pada proyek milyaran tersebut.

“Belum, konsepnya kemarin ada apakah nanti muncul lagi dalam LHP BPK itu, karena kepala dinasnya dimintai menanggapi LHP,” sebutnya.

Baca Juga :  Bupati dan Jajaran FKPD Tanjabbar Sambut Kunken Danlanan Palembang

Ia mengatakan jika nanti sudah ada hasil dari BPK, itu nanti akan ditindak lanjuti oleh Pemkab, dalam hal ini Inspektorat.

Mengenai pemeriksaan yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari), Encep menyebut jika hal itu berdasarkan laporan masyarakat.

“Saya tahu itu dari pemberitaan di media. Mengikuti itu, koordinasi Inspektorat dengan Kejaksaan sebatas dalam proses pengaduan.‎ Jika sudah masuk ke ramah hukum, maka itu urusan penegak hukum,” tandasnya.(MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Polisi Akan Telusuri Jaringan JAD di Tanjabbar.

Covid-19

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Tanjabbar Terapkan Jam Malam Dan Izin Keramaian

Tanjabbar

Hari Bhayangkara ke 74, Polres Tanjabbar Musnahkan Narkoba Seberat 462,93 Gram

Tanjabbar

Kasus Pencabulan di Tanjabbar Terbanyak di Wilayah Ulu

Tanjabbar

Ini Prioritas 99 Hari Pertama Program Kerja UAS-Hairan

Covid-19

Tak Patuhi Prokes, Satgas Covid-19 Tanjabbar Beri Surat Teguran ke Minimarket

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Tandatangani Kesepakatan Bersama 3 Kabupaten Kota, Ini Kata Anwar Sadat

Tanjabbar

Wabup Cek Kesiapan Tenaga Medis Untuk Vaksinasi Lansia di Puskesmas