Kabag Prokopim Tanjabbar Tepis Isu Jual Beli Jabatan Terima TPP Tiap Bulan, Kinerja Kabid PKS Kesbangpol Tanjabbar di Sorot Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi Dihantam Tugboat Maju Jaya, Dermaga Teluk Kempas Alami Kerusakan Rombak Kabinet, Wabup Hairan Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV

Home / Tanjabbar

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:45 WIB

Proyek LPJU di Perkim Tanjabbar Jadi Temuan BPK

Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih.

Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih.

TANJAB BARAT – Dugaan adanya penyimpangan pada Proyek Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2019 dengan anggaran lebih kurang Rp 9 miliyar, kian menguat.

Selain tengah diusut oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjabbar. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) juga telah menyelesaikan tugas pemeriksaan terhadap seluruh kegiatan 2019 di Dinas tersebut.

Bahkan dari LHP BPK tersebut, salah satu point yang menjadi temuan BPK adalah kegiatan proyek LPJU.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Zarkasih. Ia menyebutkan bahwa dirinya sempat melihat isi konsep dari LHP BPK saat penyerahan LHP secara virsual kepada Bupati melalui vitcon belum lama ini.

Baca Juga :  H. Anwar Sadat Bersama Istri Kunjungi Lokasi dan Korban Kebakaran di Jalan Elang

“LHP nya memang belum kita terima, saya tau itu dari konsep temuan BPK. Salah satu proyek di Perkim itu terkait pekerjaan LPJU 2019,” sebutnya.

Sayangnya mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini mengaku belum mengetahui berapa nominal besaran anggaran yang menjadi temuan BPK pada proyek milyaran tersebut.

“Belum, konsepnya kemarin ada apakah nanti muncul lagi dalam LHP BPK itu, karena kepala dinasnya dimintai menanggapi LHP,” sebutnya.

Baca Juga :  Liburan Tahun Baru, ASN Pemkot Jambi Dilarang ke Luar Kota

Ia mengatakan jika nanti sudah ada hasil dari BPK, itu nanti akan ditindak lanjuti oleh Pemkab, dalam hal ini Inspektorat.

Mengenai pemeriksaan yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari), Encep menyebut jika hal itu berdasarkan laporan masyarakat.

“Saya tahu itu dari pemberitaan di media. Mengikuti itu, koordinasi Inspektorat dengan Kejaksaan sebatas dalam proses pengaduan.‎ Jika sudah masuk ke ramah hukum, maka itu urusan penegak hukum,” tandasnya.(MR)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Dokter Terpapar Covid-19, IGD RSUD KH Daud Arif Tungkal Tak Terima Pasien Baru

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Akan Tindak Tegas Bagi Pelanggar Prokes

Tanjabbar

UAS – Hairan Safari Ramadhan ke Desa Sungai Muluk

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual Realty

Tanjabbar

10 Desa di Tanjabbar Rawan Penyeludupan Benur dan Narkoba

Tanjabbar

Bupati Minta  Penyaluran Beras Bantuan PPKM Cepat dan Tepat Sasaran 

Industri

Ketua TP PKK Tanjabbar Promosikan Tas Anyaman Purun Desa Pematang Buluh

Tanjabbar

Kapal Tujuan Dabo Singkep Tenggelam di Perairan Tanjabbar, 9 Orang Hilang