PKB Usung UAS- Katamso di Pilkada Tanjabbar Al Haris Optimis Proyek Islamic Center Selesai Tepat Waktu Safari Subuh,Al Haris Berikan Sembako dan Santuni Anak Yatim Hormati Hasil PTUN Jambi, Pemkab Tanjabbar Ambil Langkah Banding dan Kasasi Gubernur Jambi menerima Audiensi dan Expose dari Perusahaan HANHA Korea Selatan

Home / Berita Militer

Sabtu, 24 April 2021 - 04:52 WIB

Satgas BGC Garuda Berhasil Turunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Terbesar di Kongo

JAMBINET MILITER – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-C/MONUSCO kembali menorehkan prestasi, berhasil menurunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Raia Mutomboki Ndarumangga Mr. Munyololo Mbao Ndarumangga beserta 30 anggota milisi termasuk di dalamnya seorang wanita, di Republik Demokratik Kongo, Rabu (21/4/2021).

Turunnya 31 milisi tersebut beserta 18 senjata api jenis AK 47 pucuk, 2 pucuk RPG, sepucuk mortir 60, sepucuk GPMG, sebuah spread (tombak), 20 buah magazen, 122 butir munisi kal 7.62, 365 butir munisi kal 5.56, sebuah granat RPG.

Baca Juga :  Melalui Pendayagunaan Koramil Model, Korem 042/Gapu Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Apkowil

Proses penjemputan 31 orang milisi ini dipimpin langsung Komandan Satgas BGC Konga XXXIX-C/MONUSCO Kolonel Inf Sandi Kamidianto (Kasi Ops Kasrem 042/Gapu), di desa Maiminggi. Milisi yang turun merupakan kelompok milisi bersenjata terbesar yang selama ini mengancam stabilitas keamanan di Kongo.

Keberhasilan tersebut bermula dari dilaksanakannya kegiatan Civil Military Coordination (Cimic), dengan melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para tokoh masyarakat serta melaksanakan berbagai kegiatan patroli rutin berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat.

Selanjutnya para milisi beserta senjatanya diserahkan kepada Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) untuk dilaksanakan proses lebih lanjut sesuai ketentuan UN.

Baca Juga :  Danrem 042 Gapu Ajak Elemen Masyarakat Bersinergi Percepat Penanganan Covid – 19

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas menyampaikan bahwa dalam operasi penjemputan milisi wanita tersebut melibatkan Female Engagement Team (FET) atau Kartini Indonesia. Tim FET ini dilibatkan untuk memberikan rasa aman, karena diantara milisi-milisi pria terdapat seorang milisi wanita.

“Ini merupakan kado terindah dari Kartini Indonesia di daerah misi, karena terlibat dalam kegiatan penjemputan milisi kelompok bersenjata terbesar, dan teruslah berupaya untuk dapat memberikan rasa aman, nyaman dan memenangkan hati serta pikiran rakyat,” tambahnya. (Puspen TNI)

Share :

Baca Juga

Berita Militer

Pejabat Intel Jajaran Korem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Bidang Intelpam Semester I Tahun 2021

Berita Militer

Asah Kemampuan di Tengah Pandemi, Korem Gapu Gelar Latihan Menembak

Berita Militer

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi Tahun 2021

Berita Militer

TNI Buka Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier TA 2021

Berita Militer

HUT ke-75 TNI di Tengah Pandemi Covid-19, Danrem Gapu Ikuti Upacara Secara Virtual

Berita Militer

Peringatan HUT TNI, Korem Gapu Gelar Donor Darah

Berita Militer

Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Kawasan Terpadu Kampung Madani Suku Anak Dalam

Berita Militer

Minimalisir Lakalantas, Korem 042/Garuda Putih Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

https://iplwin-login.in/