WNA diminta Berhati-hati Situs e-VOA Palsu, Plt.Dirjen Imigrasi :Situs Resmi e-VOA Hanya di Molina.Imigrasi.go.id Bupati Tanjabbar Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Tungkal II Wabup Tanjabbar Minta P3KE Harus lebih dioptimalkan Wabup Hairan Hadiri Kegiatan DIPA dan TKD Tahun 2023 Bupati Tanjabbar Hadiri Undangan Wapres Terkait Pencanangan RB Tematik dan Peresmian 26 MPP

Home / Intro

Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:29 WIB

Selama 2020, Tercatat Ada 16 Kasus Karhutla di Tanjabbar

TANJAB BARAT – Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada 2020 lalu, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa Tanjabbar merupakan wilayah yang memiliki Lahan gambut yang mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare. ” Sebutnya.

Baca Juga :  TIM PORA Imigrasi Kuala Tungkal, Lakukan Operasi Gabungan di Geragai Tanjabtim

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

” Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” Ujarnya

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

Baca Juga :  Bangun Sinergitas Atasi Bencana, Korem 042/Gapu Gelar Pelatihan

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri di wilayah Kabupaten Tanjabbar terdapat kasus kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare. Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 Kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

” Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” Pesannya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Intro

Cegah Masyarakat Tidak Bakar lahan, Polres Tanjabbar Buat Program ini

Intro

Serahkan Bantuan, Bupati Tanjabbar Kunjungi Korban Kebakaran di Kuala Betara

Intro

Tingkatkan Pengetahuan Wasrik, Staf Perencana Korem 042/Gapu Ikuti Bimtek Survey Online Secara Virual

Intro

Jumlah DPT Pilkada Tanjabbar 2020 Hanya 211.623 Pemilih

Intro

Toreh Prestasi Taekwondo, Danrem Gapu Apresiasi Semangat dan Jiwa Petarung Atlet

Intro

UAS – Hairan Siapkan Program Kerja 99 Hari

Intro

Kapolres Tinjau Eks Pasar Kuatik Kuala Tungkal yang Ambruk

Intro

Danrem 042/Gapu Ikuti Peringatan Detik-detik Proklamasi Secara Virtual