Terima TPP Tiap Bulan, Kinerja Kabid PKS Kesbangpol Tanjabbar di Sorot Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi Dihantam Tugboat Maju Jaya, Dermaga Teluk Kempas Alami Kerusakan Rombak Kabinet, Wabup Hairan Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV Nelayan Keluhkan BBM Solar Langka, Ketua HNSI Tanjabbar Minta Ini ke Pertamina

Home / Intro

Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:29 WIB

Selama 2020, Tercatat Ada 16 Kasus Karhutla di Tanjabbar

TANJAB BARAT – Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada 2020 lalu, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa Tanjabbar merupakan wilayah yang memiliki Lahan gambut yang mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare. ” Sebutnya.

Baca Juga :  KBM di Tanjabbar Masih dilakukan Secara Daring

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

” Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” Ujarnya

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

Baca Juga :  Kejari Tanjabbar Bakal Lelang Kendaraan, Ini Jenisnya

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri di wilayah Kabupaten Tanjabbar terdapat kasus kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare. Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 Kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

” Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” Pesannya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Intro

Hasil Rapid Test Antigen Prajurit dan PNS Korem 042/Gapu Negatif

Intro

Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan Latgab Penanganan Karhutla Provinsi Jambi

Intro

Tingkatkan Pengetahuan Wasrik, Staf Perencana Korem 042/Gapu Ikuti Bimtek Survey Online Secara Virual

Intro

Gubernur Serahkan Sapi Qurban Bantuan Presiden ke Pengurus Masjid Addin Desa Mendalo Darat

Intro

Polres Tanjab Barat Ringkus 3 Kurir Pemain Narkoba di Kuala Tungkal

Intro

Danrem 042/Gapu Ikuti Peringatan Detik-detik Proklamasi Secara Virtual

Intro

3 Paslon Pilkada Tanjab Barat Terbanyak Melakukan Kampanye Sesuai Nomor Urut

Intro

Fachrori Umar Pamitan Dengan Masyarakat Jambi