Wabup Tanjabbar Minta P3KE Harus lebih dioptimalkan Wabup Hairan Hadiri Kegiatan DIPA dan TKD Tahun 2023 Bupati Tanjabbar Hadiri Undangan Wapres Terkait Pencanangan RB Tematik dan Peresmian 26 MPP Ketua Fraksi PDI perjuangan Temui Pendemo Terkait UU Cipta Kerja Ingin Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Hamdani Luncurkan Ambulance Gratis

Home / Tanjabbar

Rabu, 3 Februari 2021 - 18:06 WIB

Sodomi Anak Didiknya, Pelatih Sepakbola di Tanjabbar di Tangkap Polisi

TANJAB BARAT – Pelatih sepakbola disalah satu desa di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditangkap polisi.

Pelatih berinisial JR (30) tersebut ditangkap Polsek Merlung, diduga telah melakukan tindakan asusila dengan mesodomi anak didiknya yang masih dibawah umur.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku tersebut telah melakukan perbuatannya terhadap anak didik bola nya, sebanyak empat orang anak laki laki.

Polisi kabarnya melakukan penangkapan, Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 11.00 wib di rumah pelaku hal itu dilakukan polisi mengantisipasi pelaku melarikan diri dari rumahnya.

Modus yang dilakukan pelaku yakni saat sore hari para anak anak yang bermain bola yang JR latih itu diminta untuk tidak pulang kerumah. Sebab, pagi harinya akan ada latihan pagi.

Baca Juga :  Bupati Harapkan, Sentral Industri Kelapa Dalam Tanjabbar Bisa Bersaing

Para sang anak didik bolanya itu akhirnya mengikuti maunya pelatih. Saat malam harinya sang anak anak tersebut diminta untuk melakukan perbuatan diduga asusila.

Anak anak itu ada yang diminta melepas pakaiannya dan melakukan tindakan asusila bersama JR.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Merlung, AKP Hardianto, ia menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sudah mengamankan pelaku dirumahnya. Saat ini pelaku sudah digiring ke mapolsek Merlung untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Selama 2020, 2 Korban Kebakaran Meninggal Dunia

” Iya pelakunya saat ini tengah diperiksa,” Kata Hardianto.

Ia menyebutkan bahwa dari keterangan para korban yang melaporkan perbuatan pelaku tersebut ada yang diduga di Sodomi.

” Ada yang diduga di sodomi kalau dari laporan, tapi kita akan dalami lebih dulu,” Sebutnya.

Dirinya mengatakan bahwa, informasi yang di peroleh yang melaporkan dugaan sodomi dan asusila tu baru empat orang.

” Baru empat orang, nanti kita laporan dulu ya.” Ucapnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

HBA ke 62, Kejari Tanjabbar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tanjabbar

KPU Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada 2020

Tanjabbar

Bupati Sebut Skema Ranperda APBD 2021 Alami Perubahan Singnifikan

Peristiwa

2 Warga di Kabarkan Tenggelam di Sungai Pengabuan

Peristiwa

Sadis, IRT di Tanjabbar Tewas Bersimbah Darah

Tanjabbar

Pandemi, Perayaan Imlek dilaksanakan Secara Sederhana

Tanjabbar

Nelayan Tanjabbar Diingatkan Waspadai Fenomena La Nina

Peristiwa

Rumah Warga Teluk Nilau Hangus Terbakar