Bupati Anwar Sadat: Sinergitas Pemda dan Polri Jaminan Pembangunan Berjalan Lancar Bupati Anwar Sadat Safari Jumat ke Dusun Mudo: Pembangunan Wilayah Ulu Tetap Jadi Prioritas Bupati Anwar Sadat Sosialisasikan UHC Prima: Cukup KTP, Berobat Gratis Penuh Kehangatan, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Beragam untuk Warga Dusun Mudo Safari Jumat Bupati Anwar Sadat: Ajak Warga Bersama Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan

Home / Covid-19 / Tanjabbar

Senin, 31 Mei 2021 - 12:15 WIB

Tanjabbar Zona Merah, Wadansatgas Covid-19 Patroli Bersama Pembatasan Jam Malam

TANJAB BARAT – Pembatasan jam malam di wilayah Tanjung Jabung Barat telah diberlakukan, jam pembatasan aktifitas malam hanya sampai pukul 22.00 wib.

Hal tersebut disampaikan oleh Wadansatgas Covid-19, Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro saat melaksanakan patroli keliling bersama Wakil bupati Tanjabbar dan Dandim.

Patroli pemberlakuan pembatasan jam malam ini menyisiri sejumlah lokasi di dalam wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, minggu (30/5/21).

Guntur menyebutkan bahwa, kebijakan pemberlakuan jam malam ini tentunya menyikapi penetapan zona merah Tanjung Jabung Barat. Selain akan mengawal kedisiplinan progres tentunya tidak ada siang malam.

Baca Juga :  Safari Ramadan ke Desa Lampisi, Wabup Hairan Sampaikan Soal Stunting dan Listrik

” Setiap waktu kita tetap patuh progres. Setiap malam ini kita perlakukan dan diambil kebijakan jam 10 malam, tentunya oleh Pemda dengan berbagai pertimbangan agar ekonomi para pelaku usaha juga tetap bisa bangkit. ” Ujarnya.

Selain itu, kata Guntur potensi kerumunan juga akan batasi. Sehingga waktu malam batasi jamnya aktifitas masyarakat sudah bisa kembali ke rumah masing-masing dan dilakukan sesuaikan secara keseluruhan.

” Ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan juga untuk membangkitkan rasa keprihatinan bersama. Tanjung Jabung Barat ini sudah berstatus zona merah, ini adalah tanggung jawab moral seluruh masyarakat.” Himbauanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Isra Mi'raj di Masjid Nurul Huda

Demikian ia harapkan setiap desa dan kelurahan yang ada mikronya, Satgas BPKM PKM seluruhnya agar bergerak mandiri, untuk mengawal bagi masyarakat di lingkungannya sendiri.

” Kalau setiap tingkat kecil RT, RW sudah menjaga lingkungannya, insyaallah mudah-mudahan ini bisa segera menekan naiknya angka Covid-19 di Tanjabbar, sehingga segera turun.” Pungkasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Hamdallah, 8 Warga Jambi Sembuh dari Covid-19

Tanjabbar

Minta Sejumlah Uang dan Peras Warga Tanjabbar, Pelaku Catut Nama Lintastungkal.

Pemerintahan

5 Kecamatan Abaikan Himbauan Berqurban, Bupati: Mungkin Mereka Tidak Ada Niat

Tanjabbar

Perdana, Kejari Tanjabbar ‘ Menggugat’ Pembebasan Kekuasaan Orang Tua Terhadap Anak

Pemerintahan

Akun ” Hairan Journey” Beredar di FB, Hairan : Itu Akun Palsu Bukan Saya

Tanjabbar

Koordinasi Pelaksanaan SSDN Lemhanas RI Temui Bupati Safrial

Infrastruktur

Tinjau Pintu Air di Parit Gantung, Bupati: Segera Akan Kita Perbaiki

Pemerintahan

Kemenparekraf RI Kunker ke Kawasan Mangrove, Ketua DPRD Tanjabbar Harapkan Alokasi Pengembangan Ekowisata

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/