Rapat Evaluasi Kinerja BPR di Jambi, Ini Kata Anwar Sadat ke BPR Tango Rajo Lepas Satgas Yonif 142/KJ Ke Daerah Latihan, Danrem 042/Gapu Sampaikan Tugas Adalah Suatu Kehormatan Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Tutup Latihan Gulbencal, Danrem 042/Gapu Berharap Kedepan Tidak Ada Lagi Karhutla di Provinsi Jambi

Home / Tanjabbar / Pemerintahan

Selasa, 3 Agustus 2021 - 14:32 WIB

Terkait Kontrak PetroChina, Dewan Minta Pemkab Kaji Ulang

TANJABBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta pemerintah daerah mengkaji ulang terkait kontrak dari PT PetroChina.

Hal ini disampaikan oleh Suprayogi Syaiful, dewan komisi II Tanjabbar ini menyebutkan bahwa perusahaan raksasa migas yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini tidak lama lagi bakal habis.

” Ke depan kita minta pemerintah daerah, melalui Bupati Tanjung Jabung Barat, pertimbangkan lagi terkait hal masa habis kontrak pengelolaan migas yang dikelola oleh PT PetroChina.” Kata Suprayogi.

Baca Juga :  Wabup Cek Kesiapan Tenaga Medis Untuk Vaksinasi Lansia di Puskesmas

Politisi Golkar ini mengatakan, Pemkab harus punya peranan memberikan rekomendasi, dalam artian pengelolaan migas ini oleh PetroChina.

” Kalau selama ini menurut Pemkab Tanjabbar tidak ada kontribusi yang signifikan, ya kita minta perusahaan perusahaan lain Pertamina yang mengelolanya.” Pintanya.

Selain itu, ia juga meminta blok blok gas yang ada di Kecamatan Betara, yang selama ini dikuasai oleh Petrochina. Lebih baik dikelola oleh Pertamina.

Baca Juga :  Nah, Polres Tanjab Barat Selidiki Akun Medsos Palsu Propaganda Pilkada

” Kita minta Bupati yang mengambil pertimbangan ini dalam masa habis pengelolaan gas dan minyak di blok Betara ini. Baik itu pengelolaan gas dan minyaknya pengelolaan hutan lindung yang terpakai daerah aliran sungai dan lain lain.” Ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kalau seandainya pihak pertamina dan BUMN sanggup dalam pengolaan ini, mengapa harus pakai pihak asing.

” Artinya kontribusi kontribusi nyata itu sampai hari ini di kaji lagi.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Cari Selamat dari Jeratan Hukum, Budi Azwar Hadirkan Saksi Ahli, 3 Lainnya di Vonis

Tanjabbar

Bupati Tanjab Barat Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

Tanjabbar

Hari Pertama Operasi Patuh Siginjai 2020 di Tanjab Barat, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Satlantas

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Launching Beras Produksi Petani Lokal

Tanjabbar

Tunjangan ASN Tanjabbar Akan di Ganti Beras

Tanjabbar

Breaking News!! Sesosok Mayat di Temukan Mengapung di Sungai Pengabuan

Tanjabbar

Sekolah Kurang Maksimal Terapkan Protokol Kesehatan, Kunjungan Tim Pelangi Polres Tanjab Barat Merubah Keadaan 

Tanjabbar

Rapat Kisruh Lahan Teluk Nilau, Bupati Minta WKS Tunjukan Data Konkrit Kemitraan