Ketua DPRD Tanjab Barat Jamu Siswa SMK/SMA Batang Asam Makan Malam Komisi III DPRD Tanjabbar Lakukan Monitoring di TPU Berkah Kepedulian Nyata, Ketua DPRD Bantu Bansos Bagi Warga Tidak Mampu Jaga Kelestarian Lingkungan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dukung Gerakan Penanaman Mangrove  Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Peninjauan Lahan Sengketa RSUD Suryah Khairuddin: “Kami Cari Solusi Terbaik, Seadil-adilnya!”

Home / Tanjabbar

Sabtu, 14 November 2020 - 17:32 WIB

Warga Kuala Tugkal Terbiasa dengan Banjir Rob, Tapi Risih dengan Efeknya

Salah Satu Ruas Jalan di dalam Kota Kuala Tungkal jalan Asia digenangi Air Dalam. [FORO : JambiNET]

Salah Satu Ruas Jalan di dalam Kota Kuala Tungkal jalan Asia digenangi Air Dalam. [FORO : JambiNET]

TANJAB BARATBanjir rob memang tiap tahun menggenangi sejumlah ruas jalan utama di kota Kuala Tungkal dan rumah warga yang tergolong di tempat rendah seperti kawasan tepian sungai.

Seperti, Sabtu (14/11/20) air pasang selimuti jalan Sulthan Thaha, Jalan Melati, Simpang 4 Lampu Merah jalan Siswa dan sebagian besar jalan utama kota Kuala Tungkal. Bahkan air pasang ini juga menenggelamkan jalan-jalan di Kelurahan Kampung Nelayan.

Kondisi tersebut membuat warga Tanjab Barat ini kesulitan untuk beraktivitas, sebagian warga terpaksa menerjang banjir karena tidak ada jalur alternatif meskipun beresiko kendaraan mati dan bakal karatan.

Baca Juga :  Pencapaian Proker 99 Hari Bupati dan Wabup Tanjabbar

“Sore ini cukup tinggi genangan airnya hingga mengganggu aktivitas warga,” tutur Jainuri warga Bina Karya.

Menurut Jai, cerita orang tua dulu tingginya pasang air laut terjadi karena gaya gravitasi bulan yang dua kali lebih besar dari gaya tarik matahari sehingga ketinggian air laut meningkat.

Sementara Ahmad menuturkan banjir semacam ini memang sudah fenomena tersendiri bagi warga kota Kuala Tungkal. Hal tersebut terjadi hampir tiap hari selama 3 atau 4 hari, sehingga warga harus rela menerjang air rob untuk beraktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tanjabbar Reses ke Desa Lubuk Terentang

“Hanya saja kecemasan kita air tersebut asin. Karena kandungannya dapat merusak seperti karat dan keroposnya kendaraan kita,” ujarnya.

Menurut Ahmad, air rob berbeda dengan bencana banjir lainnya. Sebab, air rob di Kuala Tungkal ini mengandung kotoran dan garam, yang tidak mudah dibersihkan.

“Kalau masuk ke dalam rumah, lantai itu harus dibersihkan dua sampai tiga kali. Kalau tidak, tidak akan bersih dan menimbulkan bau tidak sedap,” tukasnya.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Minta Sejumlah Uang dan Peras Warga Tanjabbar, Pelaku Catut Nama Lintastungkal.

Tanjabbar

Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal, Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Industri

Bupati Anwar Sadat Panen Nanas Queen di Desa Muntialo

Politik

Muhammad Andika Jabat Ketua Repdem Tanjabbar, Organisasi Sayap Milik PDI-P

Ekonomi

Pemkab Tambah 1 Armada Rute Batam, Bupati : Prospek Menggenjot Ekonomi Daerah

Pilkada

UAS Optimis di Usung PKS di Pilkada Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Launching Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Bantuan Pangan Tahap II

Tanjabbar

56 Pjs Kades Tanjabbar Jadi Temuan LHP Inspektorat, Ini Kata PLT Kadis PMD

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/