TANJAB BARAT, JN — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., saat membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Kuala Tungkal, Selasa (13/10).
Mengusung tema “Tumbuh dan Berdaya, UMKM Tanjung Jabung Barat Semakin Berkarya”, acara yang diinisiasi bersinergi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berfokus pada peningkatan literasi keuangan serta pemanfaatan teknologi digital bagi para pelaku usaha lokal.
Dalam sambutannya, Wabup Katamso mengapresiasi peran strategis PNM dan OJK yang terus mendampingi masyarakat, khususnya kaum perempuan prasejahtera, dalam membangun kemandirian ekonomi. Ia menekankan bahwa UMKM merupakan pilar utama penopang perekonomian daerah di samping sektor pertambangan dan pertanian.
“Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung penguatan UMKM. Kami sedang mendorong program Kredit Usaha Rakyat Daerah dengan subsidi bunga pinjaman untuk memperluas akses permodalan yang terjangkau,” ujar Katamso.
Selain akses modal, Katamso juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas produk, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran digital agar produk lokal Tanjab Barat mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pada kesempatan itu, diserahkan pula secara simbolis berbagai dukungan berupa program inklusi keuangan, tabungan emas, akses layanan BRILink, bantuan bibit tanaman produktif, hingga reward ibadah umrah bagi nasabah PNM Mekaar berprestasi. Kegiatan ini ditutup dengan rangkaian lokakarya literasi keuangan dan strategi jualan di media sosial.









