TANJAB BARAT, JN – Visi pendidikan di Pondok Pesantren Riyadhul Jannah, Kuala Betara, mendapat arahan strategis langsung dari Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat melakukan kunjungan kerja, Rabu (9/9/2026).
Bupati menekankan bahwa pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter kemandirian ekonomi santri.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi rencana pembukaan program Tahfiz Al-Qur’an di pondok tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut lulusan pesantren tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat menopang kehidupan.
“Sekolah tetap jalan, tapi juga harus punya keterampilan di lapangan. Bisa bertani, berkebun seperti melon, dan beternak ikan tambak. Biar anak-anak kita mandiri secara ekonomi,” tegas Bupati Anwar Sadat.
Arahan ini sejalan dengan potensi alam Kuala Betara yang kaya akan lahan pertanian dan perikanan. Dengan membekali santri keterampilan budidaya melon atau ikan tambak, pesantren tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga inkubator wirausaha muda muslim.
Kepala Dinas Pendidikan H. Dahlan yang turut mendampingi diharapkan dapat memfasilitasi integrasi kurikulum keterampilan ini ke dalam kegiatan ekstrakurikuler atau muatan lokal pesantren.
Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Tanjab Barat dalam mencetak generasi yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur—masyarakat yang sejahtera secara lahir dan batin.








