Recha Oktaviani Safitri, Mahasiswi Berprestasi Asal Tanjabbar, Wakili Lulusan di Wisuda Universitas Baiturrahim Jambi pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan

Home / Intro

Rabu, 30 Desember 2020 - 19:19 WIB

Kapolres : Angka Kriminal 2020 di Tanjab Barat Turun Dibanding 2019

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat Pres Rilis Akhir Tahun 2020. [FOTO : JambiNET]

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat Pres Rilis Akhir Tahun 2020. [FOTO : JambiNET]

TANJAB BARAT – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat menyatakan jumlah kasus kejahatan (Kriminal) yang terjadi di tahun 2020 di Tanjab Barat mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya 2019.

Secara kuantitas terjadi penurunan angka kejahatan sebesar 27,27 persen, dengan perincian pada 2019 sebesar 231 kasus dan pada 2020 penurunan menjadi 168 kasus atau turun 63 kasus.

Demikian diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat pres rilis akhir tahun 2020 di Mapolres, Rabu (30/12/20).

Kapolres menyampaikan pres rilis akhir tahun merupakan pertanggung jawaban kepada publik atas kinerja Polres Tanjab Barat selama 2020.

Baca Juga :  Ajenrem 042/Gapu Gelar Kampanye Kreatif dan Werving Penerimaan Prajurit TNI

Guntur juga menyampaikan bahwa sepanjang 2020 ini terdapat peningkatan angka penyelesaian kasus secara kuantitas dan juga kualitas.

Penurunan ini kata dia menunjukan bahwa kondisi kamtibmas di Tanjab Barat terjaga dengan baik. Berkat sinergi semua pihak, TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen.

“Tentu ini juga jadi potret kehidupan di Tanjab Barat yang sangat sadar kamtibmas jadi kebutuhan,” kata Guntur didampingi Kabag Ops Kompol Iswandi Syahlah, SH.

Bahkan Guntur mengatakan penurunan angka ktiminal di masa pandemi Covid-19 ini berbanding terbalik dari prediksi-prediksi awal yakni masa pandemi kejahatan idealnya meningkat.

Baca Juga :  Safari Ramadan Pertama di Kerinci: Al Haris Ajak Warga Jaga Kondusifitas Menjelang Pilkada

Selanjutnya jika diklasifikasikan pada jenis tindak pidana paling menonjol di Tanjab Barat yakni Kasus 3C.

“Curat 39 kasus, Curas 4 kasus, Curanmor 24 kasus, Anirat 1 kasus dan Pembunuhan 2 kasus. Sementara kasus korupsi 1 kasus,” beber Kapolres.

Meski demikian Kapolres mengakui terjadi peningkatan tindak pidana Narkoba pada 2020.

Pada 2019 sebanyak 31 kasus dan pada 2020 meningkat 48 kasusu, artinya ada kenaikan 17 kasus atau 54,83 persen.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Intro

Bupati Tanjabbar Serahkan Remisi Ke 332 Narapidana di Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal

Intro

Parpolnya Dapat Nomor Urut 16 di Pemilu 2024, Ini Kata Ketua DPD Perindo Tanjabbar

Intro

Demi Tata Kelola Baik: Ketua DPRD Tanjab Barat Buka Bimtek Optimalisasi Pengawasan Bersama Pakar Trisakti

Intro

Satu Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian Tanjabbar Dilantik

Intro

Paripurna kedua, Fraksi DPRD Tanjabbar Sampaikan Pandangan Umum Terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023

Intro

Anwar Sadat Buka Giat Sosialisasi Kebijakan Akusisi Arsip

Intro

Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan VCS

Intro

Bupati Anwar Sadat Gelar Safari Jumat di Desa Pembengis

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/