DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2025 dalam Rapat Paripurna Keempat Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur Perkuat Asta Cita, Anggota DPRD Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akurasi Data Distribusi Pangan Pimpin Sumpah 198 ASN Baru, Wabup Katamso: Kalian Adalah Wajah Masa Depan Tanjab Barat!

Home / Intro

Rabu, 30 Desember 2020 - 19:19 WIB

Kapolres : Angka Kriminal 2020 di Tanjab Barat Turun Dibanding 2019

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat Pres Rilis Akhir Tahun 2020. [FOTO : JambiNET]

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat Pres Rilis Akhir Tahun 2020. [FOTO : JambiNET]

TANJAB BARATKepolisian Resor Tanjung Jabung Barat menyatakan jumlah kasus kejahatan (Kriminal) yang terjadi di tahun 2020 di Tanjab Barat mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya 2019.

Secara kuantitas terjadi penurunan angka kejahatan sebesar 27,27 persen, dengan perincian pada 2019 sebesar 231 kasus dan pada 2020 penurunan menjadi 168 kasus atau turun 63 kasus.

Demikian diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputo, SIK, MH saat pres rilis akhir tahun 2020 di Mapolres, Rabu (30/12/20).

Kapolres menyampaikan pres rilis akhir tahun merupakan pertanggung jawaban kepada publik atas kinerja Polres Tanjab Barat selama 2020.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Serahkan SK 622 ASN Baru di Tanjab Barat

Guntur juga menyampaikan bahwa sepanjang 2020 ini terdapat peningkatan angka penyelesaian kasus secara kuantitas dan juga kualitas.

Penurunan ini kata dia menunjukan bahwa kondisi kamtibmas di Tanjab Barat terjaga dengan baik. Berkat sinergi semua pihak, TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen.

“Tentu ini juga jadi potret kehidupan di Tanjab Barat yang sangat sadar kamtibmas jadi kebutuhan,” kata Guntur didampingi Kabag Ops Kompol Iswandi Syahlah, SH.

Bahkan Guntur mengatakan penurunan angka ktiminal di masa pandemi Covid-19 ini berbanding terbalik dari prediksi-prediksi awal yakni masa pandemi kejahatan idealnya meningkat.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Buka Secara Resmi Workshop Pemuda Anti Narkoba

Selanjutnya jika diklasifikasikan pada jenis tindak pidana paling menonjol di Tanjab Barat yakni Kasus 3C.

“Curat 39 kasus, Curas 4 kasus, Curanmor 24 kasus, Anirat 1 kasus dan Pembunuhan 2 kasus. Sementara kasus korupsi 1 kasus,” beber Kapolres.

Meski demikian Kapolres mengakui terjadi peningkatan tindak pidana Narkoba pada 2020.

Pada 2019 sebanyak 31 kasus dan pada 2020 meningkat 48 kasusu, artinya ada kenaikan 17 kasus atau 54,83 persen.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Intro

Ingatkan Disdik Jambi Maksimalkan Persiapan PPDB, Fadli Sudria: Jangan Lagi Terjadi Carut Marut

Intro

Traffic Light di Dalam Kota Kuala Tungkal Akan di Aktifkan

Intro

UMK Tanjabbar, Pemkab Menunggu Provinsi

Intro

Hari Bhayangkara ke 74, Dandim Kerinci Berikan Kejutan Untuk Kapolres

Intro

Heboh, Mayat Membusuk di Temukan di Perkebunan Warga Tanjung Tayas

Intro

Bupati UAS dan Ketua PKK Meriahkan Mancing Mania Bersama OPD

Intro

Munas Korps HMI-Wati, Reza Purnama Terpilih Jadi Ketua PB Kohati Periode 2023-2025

Intro

Bupati Anwar Sadat Buka Bimbingan Manasik Haji 1446 Hijriah

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/