Dongkrak Produktivitas Pertanian, Wabup Katamso Dorong Program Strategis Kementan di Tanjab Barat Cegah Gangguan Keamanan, Wabup Katamso Dorong Sinergitas Lintas Instansi dalam Timpora Tanjab Barat Dobrak Transparansi, Pemkab Tanjab Barat Resmi Pasang Barcode di Semua Kotak Amal Pertama di Jambi! Bupati Anwar Sadat Resmikan Podcast Youth Center dan Co-Working Space untuk Pemuda Tanjab Barat Peringati Harkitnas ke-118, Bupati dan Wabup Tanjab Barat Pimpin Ziarah Nasional di TMP Yudha Satria

Home / Intro / Pemerintahan

Senin, 3 Juni 2024 - 22:03 WIB

Al Haris Resmikan Toko TPID di Pasar Siulak Kerinci: Upaya Kendalikan Harga Pangan

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris meresmikan Toko Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kerinci di Pasar Senin Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (3/6/24).

Peresmian Kopi Kerinci (Toko Pengendalian Inflasi Kerinci) ini disaksikan Pj Bupati Kerinci Asraf, Kepala BI Perwakilan Jambi, Perwakilan Bulog, dan para pimpinan Forkopimda Kabupaten Kerinci.

Gubernur Al Haris mengatakan dengan adanya toko TPID yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabe, dan bawang merah tersebut diharapkan dapat mengendalikan harga pangan di Kerinci.

“Kerinci ini mulai dari Januari 2024 lalu menjadi daerah perhitungan inflasi bersama Bungo dan Kota Jambi. Adanya toko TPID ini kita harap dapat menjadi acuan harga-harga kebutuhan pokok di Kerinci ini,” kata Al Haris.

Al Haris menyebutkan secara stok pangan daerah Kerinci masih aman, hanya saja tata niaga yang belum terkendali sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Buka Kegiatan Pendampingan Teknis Penginputan Aplikasi E-Sakip

“Jadi inflasi disini bukan karena stok, tapi tata niaga yang tidak terkendali, hukum pasar pedangan cenderung menjual ke harga yang lebih tinggi, dan itulah yang menyebabkan harga tidak terkendali. Jadi perlu ada toko TPID ini untuk menjadi penyeimbang harga,” ujarnya.

Al Haris juga berharap toko TPID ini ada disemua Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi. Selain itu, Al Haris juga akan melakukan langkah penguatan pangan dengan meminta setiap daerah menyiapkan lahan khusus untuk ditanami tanaman yang bisa mengendalikan inflasi.

“Ini sudah ada toko TPID, saya minta semua daerah punya toko inflasi, selanjutnya tinggal penguatan pangan kita. Untuk penguatan pangan, Bungo sudah melakukan langkah menyiapkan lahan 10 hektar untuk penguatan pangan, nanti kedepan saya ingin semua daerah punya lahan khusus juga untuk penguatan pangan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Resmikan Aktivasi Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga

Sementara itu Plt Asisten II Pemprov Jambi yang juga Wakil Ketua TPID Jambi Johansyah mengatakan Kerinci merupakan salah satu daerah selain Bungo dan Kota Jambi yang menjadi daerah perhitungan inflasi di Provinsi Jambi.

Terkait toko TPID, dikatakan Johansyah merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Kerinci.

“Khusus Kerinci pencatat harga komunitas di pantau di Pasar Senen Siulak dan Pasar Hiang. Toko TPID ini dibiayai bank Indonesia, berkoordinasi dengan Bulog. Toko ini merupakan salah atau upaya mengendalikan inflasi daerah serta penyeimbang harga pangan masyarakat yang menjadi perhitungan inflasi,”sebutnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Sebut, Batas Wilayah Tanjabbar- Tanjabtim Sesuai Dokumen Bukti Yuridis dan Sejarah

Pemerintahan

Gubernur Jambi Terima Penghargaan Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik Dari Ombudsman RI

Pemerintahan

Buka TC MTQ, Ini Harapan Anwar Sadat ke Para Kafilah

Pemerintahan

Wakil Hairan Safari Ramadan ke Masjid Babussalam Senyerang

Pemerintahan

Buka lelang Jabatan, Bupati Anwar Sadat Ajak Putra Putri Terbaik Tanjabbar

Pemerintahan

Membangun Masa Depan dari Pojok Baca: Misi Besar Wabup Katamso di Tanjab Barat

Intro

Hadiri Perpisahan Kajari, Ketua DPRD Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi dan Selamat Atas Promosi Anton Rahmanto

Intro

Lintas Budaya, Menkumham Tekankan Pentingnya Literasi Keagamaan

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/