TANJAB BARAT, JN – Langkah tegas diambil Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menghadapi potensi gejolak harga pangan.
Di tengah ancaman inflasi jelang hari besar keagamaan, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menggandeng Tim Satgas Saber Pangan dan Ditreskrimsus Polda Jambi untuk melakukan pengawasan berlapis di jalur distribusi.
Langkah ini dimulai dengan inspeksi mendadak (sidak) menyeluruh di Pasar Tanggo Rajo pada Kamis pagi (19/02). Tim memantau ketat pergerakan harga komoditas sensitif seperti beras, daging sapi, kedelai, hingga cabai rawit.
Fokus utamanya jelas: memastikan tidak ada oknum yang melakukan penimbunan atau spekulasi harga yang dapat mencekik daya beli warga.
Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kehadiran Pemkab di tengah pasar.
“Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan dan mutu pangan bagi masyarakat. Sinergi lintas sektor sangat penting agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat merasa aman,” tegas Bupati dalam rapat koordinasi di Kantor Bupati.
Hadirnya unsur kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Jambi dan Polres Tanjab Barat dalam rombongan ini memberikan sinyal kuat bagi para pelaku usaha untuk tetap bermain di koridor aturan yang berlaku.
Pengawasan ini mencakup keamanan dan mutu pangan, memastikan bahan pokok yang dikonsumsi warga tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak konsumsi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perum Bulog turut memastikan bahwa stok cadangan pangan daerah berada pada posisi aman.
Dengan pengawasan ketat dari hulu ke hilir ini, Pemkab Tanjab Barat optimistis stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga, memberikan kepastian bagi masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan tenang.









