TANJAB BARAT, JN — Pengelolaan anggaran daerah bukan sekadar soal pencairan dana, melainkan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pesan tegas ini disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat membuka Workshop Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2026, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati ini dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, AK., M.Si., Sekretaris Daerah, seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga jajaran inspektorat — total sekitar 58 peserta.
“Tata kelola keuangan daerah yang baik adalah fondasi utama dari keberhasilan pembangunan daerah.”
— Bupati Anwar Sadat
Bupati menegaskan, para pemimpin perangkat daerah bukan sekadar pengelola anggaran, tetapi bertanggung jawab penuh atas hasil yang dicapai. Ia meminta seluruh jajaran memahami regulasi secara dinamis, memperkuat pengendalian risiko sejak tahap perencanaan, serta mendorong penyerapan anggaran yang berkualitas — bukan sekadar cepat habis, namun tepat sasaran.
“Gagasan dan pemikiran strategis jangan hanya berhenti pada diskusi, tetapi harus diterjemahkan menjadi program dan pekerjaan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.”
— Bupati Anwar Sadat
Pada kesempatan itu, BPKP Provinsi Jambi juga menyerahkan Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemkab Tanjab Barat. Zulherizal menyoroti meski perbaikan sudah terlihat signifikan, masih ada ruang penyempurnaan terkait ketepatan tujuan kegiatan, indikator kinerja, dan efisiensi belanja.
“Yang lebih penting adalah apakah output tersebut memberikan hasil dan manfaat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.”
— Zulherizal, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi
Bupati meminta laporan evaluasi tersebut dijadikan peta jalan perbaikan nyata, bukan sekadar dokumen yang tersimpan di lemari.
“Jangan sampai workshop ini hanya menambah pengetahuan secara teori. Yang kita harapkan adalah ada solusi konkret yang bisa diterapkan di perangkat daerah masing-masing.”
— Bupati Anwar Sadat
Dengan semangat “Berkah Madani”, pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel menjadi kunci agar pembangunan Tanjung Jabung Barat semakin bermutu dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.







