Bupati Anwar Sadat: Sinergitas Pemda dan Polri Jaminan Pembangunan Berjalan Lancar Bupati Anwar Sadat Safari Jumat ke Dusun Mudo: Pembangunan Wilayah Ulu Tetap Jadi Prioritas Bupati Anwar Sadat Sosialisasikan UHC Prima: Cukup KTP, Berobat Gratis Penuh Kehangatan, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Beragam untuk Warga Dusun Mudo Safari Jumat Bupati Anwar Sadat: Ajak Warga Bersama Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan

Home / Tanjabbar

Kamis, 1 April 2021 - 11:04 WIB

Polisi Akan Telusuri Jaringan JAD di Tanjabbar.

TANJAB BARAT – Kepolisian Resort Tanjung Jabung Barat, akan melakukan penelusuran terkait adanya informasi kelompok radikal jaringan Jamaah Ansarul Daulah (JAD) diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BINDA Provinsi Jambi sebelumnya menyebutkan bahwa, setidaknya terdapat lima daerah dipropinsi Jambi yang menjadi wilayah pemantau BIN. Kelima wilayah itu yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Kota Jambi Bungo dan Tebo. Namun, dari lima daerah itu Kabupaten Tanjabar merupakan terbanyak keberadaan kelompok pecahan JAD.

Terkait hal tersebut Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, menyebutkan bahwa, pihaknya sejauh ini belum mendapatkan informasi terkait keberadaan kelompok pecahan JAD di Tanjabbar.

Namun demikian, pihaknya kata Guntur akan tetap waspada. Terhadap jaringan radikal tersebut. ” Kalau kita belum mendapat informasi masuk dari BINDA , ya terkait hal itu,” Ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa, saat ini pihaknya terus memperketat pengawasan dan pengamanan di semua wilayah Tanjabbar.

” Kita tidak boleh underestimate
Kejadian di Makassar itu tetap kita lakukan peningkatan,” Sebutnya.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan dan Ajak Jamaah Cintai Al-Qur’an

Ia secara tegas menyatakan bahwa, jika pihaknya akan melakukan penelusuran lebih dalam terkait informasi dari Binda Provinsi Jambi. Jika Tanjabbar menjadi satu dari lima Kabupaten yang memiliki jaringan JAD.

” Kita akan telusuri lagi jaringan yang ada ini apa mengapa dan gimana. Apakah itu sudah teridentifikasi apakah itu prediksi,” Tukasnya.

Disisi lain, Guntur menyebutkan bahwa sejauh ini antisipasi sudah dilakukan pihaknya, termasuk tempat ibadah menjelang paskah nanti. Ia pun meminta agar pelaksanaan paskah dilakukan secara virtual selain di masa pandemi juga mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

” Kita sudah mengumpulkan pengurus 55 gereja di Tanjabbar dan perayaan paskah nanti. Kalau bisa melalui virtual dan bagi yang tidak online jemaat nya harus di atur,” Sebutnya.

Kemudian, koordinasi dengan tempat ibadah juga sudah dilakukan termasuk pengamanan saat paskah nanti. Baik pengamanan dari internalnya maupun dari koordinasi pengamanan luar.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Dampingi Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

” Dan juga pengamanan internal dan remaja gereja harus di libatkan jemaat yang ada harus di libatkan terdaftar sebagai jemaat di gereja itu,”ungkapnya

Selain itu koordinasi lintas sektor, kata Guntur sudah dilakukan pasca terjadinya bom bunuh diri Makassar. Pra tokoh masyarakat dan tokoh agama serta pemuda menjadi prioritas koordinasi.

” Kita juga sudah kumpulkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lintas agama,
Kita meminta semua pihak saling menjaga dan melindungi apalagi saat perayaan agama masing masing.

Mantan Kasubdit Indagsi Polda Jambi ini menyebutkan bahwa, jalur laut juga menjadi prioritas untuk pengamanan. Sebab, bisa menjadi jalur masuk bagi orang yang berkepentingan.

” Kemudian kita memiliki jalur air dan darat di prediksi menjadi rawan dan kita sudah tingkatkan dengan kewaspadaan dan meningkatkan pemeriksaan dan meminalisir yang ada.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Hadiri Pelantikan PPTSB Cabang Tungkal Ulu-Batang Asam, Ini Pesan Bupati Anwar Sadat

Pemerintahan

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Kemenparekraf RI Tinjau Bazar Ramadhan di Alun Alun

Tanjabbar

Reses ke Kecamatan Betara, Dedi Hadi Ajak Kaum Milenial Kembangkan Pontesi Wisata Lokal

Tanjabbar

Pastikan Kesehatan Ibu dan Bayi yang Lahir di Speedboad, Kapolres Tanjabbar Sambagi RSUD Daud Arif

Tanjabbar

Melawan Kriminalisasi Pers: Pimred Searah.co Polisikan Dua Akun Facebook Atas Dugaan Fitnah dan ITE

Pendidikan

Rusak di Makan Usia, Bangunan SDN 118 Desa Suaklabu Memprihatinkan

Pemerintahan

Investor Jepang Lirik Potensi Udang Mantis di Tanjabbar

Pemerintahan

Menindaklanjuti Surat Edaran Menpan-RB, FHT Tanjabbar Temui Bupati Anwar Sadat

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/