TANJAB BARAT, JN – Ada yang berbeda dari suasana Reses Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., kali ini. Menanggalkan kesan formal, Hamdani justru memilih warung teh telur dan warung bakso sebagai tempat berdiskusi dengan konstituennya di Dapil IV.
Langkah ini diambil agar komunikasi dengan masyarakat terjalin tanpa sekat dan lebih transparan.
Kegiatan dimulai di Desa Kampung Baru pada Rabu malam (4/2). Sambil menikmati teh telur, Hamdani mendengarkan aspirasi dari para Ketua RT dan tokoh pemuda mengenai kebutuhan pembangunan desa.
Suasana akrab berlanjut hingga Jumat malam (6/2), saat ia menemui Komunitas Seniman Tanjung Jabung Barat (KSTJB).
“Diskusi paling jujur itu lahir dari meja warung. Bersama teman-teman seniman dan masyarakat desa, saya mendapatkan gambaran utuh tentang apa yang benar-benar dibutuhkan. Pembangunan itu bukan hanya soal semen dan beton, tapi juga tentang mendukung kreativitas anak muda dan kesejahteraan nelayan,” ungkap Hamdani.
Kehadiran Hamdani di Desa Gemuruh juga disambut antusias oleh Ibu-ibu PKK dan para nelayan. Mereka berharap sang Ketua DPRD mampu memperjuangkan stabilitas ekonomi dan fasilitas penunjang kerja di desa.
Menanggapi harapan tersebut, Hamdani berjanji akan membawa seluruh hasil “belanja masalah” ini ke meja hijau parlemen.
“Semoga kehadiran kami di sini membawa perubahan nyata. Saya berkomitmen penuh untuk memperjuangkan harapan warga Kampung Baru, Desa Gemuruh, serta fasilitas publik lainnya agar kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Tungkal Ulu, Tebing Tinggi, dan Batang Asam semakin meningkat,” tutupnya dengan optimis.









