DPRD dan Pemkab Tanjabbar Mulai Petakan Arah Pembangunan 2027 Lewat Paripurna KUA-PPAS Sulap Daun Resam Jadi Kain Bernilai Seni, UMKM Ecoprint Kuala Dasal Dipuji Bupati Anwar Sadat Duet Anwar Sadat – Katamso Salurkan Sembako hingga Santunan Kebakaran di Kuala Dasal Tak Hanya Sawit-Karet, Duet Anwar Sadat – Katamso Dorong Desa Jadi Sentra Hortikultura Modern Serunya Nobar di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Rayakan Kemenangan Argentina Bersama Ratusan Warga

Home / Tanjabbar

Selasa, 10 Mei 2022 - 15:11 WIB

Gedung Samsat Tanjabbar Rusak dan Retak, diduga dibangun Asal Jadi

TANJABBAR – Pembangunan pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PU-PR) Pemerintah Provinsi Jambi dengan nama proyek lanjutan pembangunan gedung kantor UPTB PPD Tanjung Jabung Barat tahun 2021 diduga dikerjakan dengan asal jadi

Hal tersebut terlihat dari pantauan di lapangan, pada Selasa (10/5) kemarin banyak kerusakan hingga keretakan keretakan yang terlihat jelas di sekeliling bangunan.

Padahal bangunan yang didanai negara tersebut jumlah kontraknya sangat fantastis mencapai 6,1 miliar. dan sama sekali belum difungsikan sejak selesai dikerjakan,Itu diduga dikarenakan pihak pengerja dengan nama CV linas konstruksi dan konsultan supervisi CV Bosco consultant mengerjakannya tidak maksimal.

Baca Juga :  Mudik di Larang, Armada Nekad Angkut Penumpang, Siap Siap di Setop Paksa

Menanggapi hal tersebut, kepala unit Samsat Tanjung Jabung Barat, Teddy Pribadi menyebut jika pihaknya tidak mempunyai kapasitas terkait pembangunan nya.

” Kita tidak punya kapasitas, kita cuma unit. Itu provinsi yang ngatur.” Ujarnya.

Diakuinya, memang sampai saat ini sejak selesai dibangun pihaknya belum menempati bangunan tersebut.

” Belum kita tempati, karena belum ada perintah. Karena kita menunggu perintah dari Jambi, ” Katanya.

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Berkomitmen Tingkatkan Nilai SAKIP tahun 2022

Ia mengatakan, bangunan yang telah menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut dianggap nya masih banyak kekurangan.

” Yang pasti kita belum siap untuk menepati karena agak ngeri, Cuma kalau disuruh nempati, siap tidak siap harus di tempati,” Ungkapnya.

Disinggung dengan ada retak retak dibagian bangunannya, Teddy tidak berani berkomentar lebih jauh. Menurutnya itu pihak Provinsi lah nantinya berkordinasi dengan dinas PUPR Provinsi Jambi.

” Kita mengaku kecewa lah, karena pembangunan nya belum difungsikan kondisi nya sudah banyak yang retak retak.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

TNI Bersama PT LPPPI Gelar Serbuan Vaksin, Tubagus : Antusias Masyarakat Sangat Tinggi

Peristiwa

Tinjau Lokasi Kebakaran, Wabup Hairan Serahkan Bantuan

Peristiwa

Ditahan Lima Bulan Tanpa Dasar Hukum, Nahkoda Kapal Merasa Terzolimi

Pemerintahan

Sambangi RS KH. Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Berikan Semangat dan Doa Bagi Pasien

Kriminal

Kapolres Tanjabbar Sebut, Tidak Ada Toleransi Bagi Pengedar Narkoba

Tanjabbar

Ketua DPRD Tanjabbar, Hadiri Pisah Sambut Dandim 0419/Tanjab

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjabbar Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS di Desa Purwodadi

Pemerintahan

Anwar Sadat Sebut, 2 Kelurahan di Tungkal Ilir Akan Tersambung Jaringan Gas Rumah Tangga

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/