Ketua DPRD Tanjab Barat Jamu Siswa SMK/SMA Batang Asam Makan Malam Komisi III DPRD Tanjabbar Lakukan Monitoring di TPU Berkah Kepedulian Nyata, Ketua DPRD Bantu Bansos Bagi Warga Tidak Mampu Jaga Kelestarian Lingkungan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dukung Gerakan Penanaman Mangrove  Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Peninjauan Lahan Sengketa RSUD Suryah Khairuddin: “Kami Cari Solusi Terbaik, Seadil-adilnya!”

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Kamis, 4 Februari 2021 - 23:27 WIB

Sekre KNPI Soroti Sosok Reza Kabag ULP, Dewan Ngotot Persoalkan Nonjob

TANJAB BARAT – Kisruh perdebatan penonjoban pejabat dilingkupan pemkab Tanjung Jabung Barat oleh bupati Safrial baru baru ini semakin diperbincangkan.

Persoalan dan menimbulkan pertanyaan besar saat ini ia lah penonjoban Kabag Unit Layanan Pengadaan(ULP) Tanjabbar, Reza Pahlevi.

Nama Reza Pahlevi saat ini jadi sorotan berbagai pihak, siapa itu Kabag ULP Reza Pahlevi, sehingga dewan ngotot dan sampai membawa persoalan ini ke meja bundar DPRD Tanjabbar.

Sorotan ini datang dari Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat LukmanNurohim. Ia menyebutkan bahwa
persoalan mutasi dan penonjoban para pejabat dilingkupan Pemkab Tanjabbar ini bukan baru pertama kali terjadi di Kabupaten pesisir ini.

Baca Juga :  Proyek Jalan Setapak di Desa Kayu Aro Tuai Kritik, Kadus: Proyek Ngawur

Dikatakan Lukman, sebelum nya hal semacam ini juga pernah terjadi pada sejumlah pejabat dinas Perkim dan PUPR Tanjabbar, namun menurutnya tidak seheboh seperti saat ini.

” Kalau pejabat lain dinonjobkan saya lihat adem-adem saja. Tidak seperti sosok Reza Pahlevi ini hingga di lakukan Hearing didewan, memang luar biasa nian nampaknya Kabag ULP ini.” Singgungnya.

Baca Juga :  Malam Natal, Danrem dan Kapolda Jambi Partoli Keamanan Sejumlah Gereja di Jambi

” Kita cuma bingung saja, emang siapa sih Reza Pahlevi ini.” Sambungan nya.

Sementara itu, ketua lembaga Swadaya Masyarakat laskar pengawal Negeri Erwin Syah ikut menyoroti kehebohan atas penonjoban pejabat ULP ini.

Menurut Cos, sapaan akrab Erwin. Terkait hal ini Ia beranggapan bahwa ada dugaan unsur kepentingan oknum-oknum didewan DPRD Tanjabbar.

” Kita juga bingung, seolah ada anak tiri dan anak kandung dalam persoalan non job ini, sebelumnya para anggota DPRD diam saja,” Singgungnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Salurkan Bantuan CSR untuk Pemulihan Korban Angin Puting Beliung di Kuala Tungkal

Pemerintahan

Pelantikan Pengurus IKA Unja: Al Haris Ajak Alumni Kompak

Tanjabbar

10 Desa di Tanjabbar Rawan Penyeludupan Benur dan Narkoba

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Persiapan MTQ

Intro

Al Haris Resmikan Toko TPID di Pasar Siulak Kerinci: Upaya Kendalikan Harga Pangan

Tanjabbar

Kejari Tanjab Barat Terapkan Keadilan Restorative Justice

Tanjabbar

MTQ ke 50 Provinsi Jambi Resmi di Tutup, Tanjabbar Juara Umum

Pemerintahan

Kadiskes Tanjabbar Dampingi Bupati Anwar Sadat Serahkan Akta Pendirian ke Pengurus Puskesmas

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/