pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan Pemkab Tanjab Barat Hadir dan Peduli, Bupati Anwar Sadat Serahkan Santunan untuk Pasien Dampak Kabut Asap

Home / Tanjabbar

Kamis, 19 November 2020 - 13:17 WIB

Tiga Camat di Tanjab Barat Dikukuhkan dan Diberi Gelar Adat

Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh. [FOTO : JambiNET/LAM]

Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh. [FOTO : JambiNET/LAM]

TANJAB BARAT – Tiga Camat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima Gelar Adat keris adat Melayu  dari Lembaga Adat Melayu Jambi Tahun 2020.

Ketiga camamt tersebut yakni Camat Muara Papalik Joan Prayuda, SE mendapat gelar adat “Temenggung Tujuh Negeri”. Camat Renah Mendaluh Bambang Herianto, SE dengan gelar adat “Mangkaro Adat Rayo dan Camat Senyerang Suwarno, S.Sos, MH dengan gelar adat “Martigo sari Adat Rayo”.

Gelar adat tersebut diberikan bersaamaan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi desa/kelurahan se-Kecamatan Rendah Mendaluh Masa Bhakti tahun 2020 s/d 2025 di aula Kantor Camat Renah Mendaluh, Rabu (18/11/20)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H Safrial dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengucapkan tahniah dan selamat atas pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Desa Kelurahan Kecamatan Renah Mendaluh dan pemberian gelar adat kepada saudara Ketua LAM Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan para Camat sebagai pemangku adat kecamatan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga : 

“Semoga saudara-saudara mampu menjalankan amanah untuk berbakti demi memajukan Negeri Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sama-sama kita cintai ini,” tutur Safrial.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan harapan kepada segenap jajaran pengurus lembaga adat Melayu desa kelurahan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Renah mendaluh, Muara papalik dan Kecamatan Senyerang yang telah dikukuhkan mampu bekerja sesuai dengan program yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab serta sebagai contoh suri tauladan bagi masyarakat tentang adat dan budaya Melayu.

Baca Juga :  Tunjangan ASN Tanjabbar Akan di Ganti Beras

“Kita ketahui di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdapat berbagai suku dan agama untuk itu keberadaan lembaga adat harus dapat menjadi tali pengikat dan payung pemersatu serta dapat memberikan kontribusi berupa pemikiran dan ide-ide serta nasehat dalam rangka mendukung proses pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat negeri serengkuh dayung serentak ke tujuan. Lembaga adat harus menunjukkan jati diri sebagai lembaga yang mampu menjawab dan menjernikan seluruh persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya.(*/JN/LAM)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi GTPP, Ini Yang di Bahas Satgas Covid-19 Tanjabbar

Tanjabbar

Anwar Sadat Buka Konfercab NU Tanjabbar Tahun 2022

Tanjabbar

Polisi Amankan 4 Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kuala Tungkal

Pendidikan

Hadir di Wisuda Khotmil Qur’an di Yayasan Ponpes Nurul Qur’an, Ini Pesan Bupati ke Santri

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Hadiri Rapat Mediasi Penyelesaian Antara Kelompok Tani Desa Badang dan PT. DAS

Tanjabbar

Petugas Coklit di Betara Terkendala Corona, KPU Tanjabbar Tunggu Rekom Gugus Tugas

Kesehatan

Meriahkan HUT HKN ke – 58, Dinkes Tanjabbar Gelar Sejumlah Kegiatan

Peristiwa

Kebakaran di Kampung Nelayan, Hanguskan 5 Rumah dan 1 Unit Motor

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/