DPRD dan Pemkab Tanjabbar Mulai Petakan Arah Pembangunan 2027 Lewat Paripurna KUA-PPAS Sulap Daun Resam Jadi Kain Bernilai Seni, UMKM Ecoprint Kuala Dasal Dipuji Bupati Anwar Sadat Duet Anwar Sadat – Katamso Salurkan Sembako hingga Santunan Kebakaran di Kuala Dasal Tak Hanya Sawit-Karet, Duet Anwar Sadat – Katamso Dorong Desa Jadi Sentra Hortikultura Modern Serunya Nobar di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Rayakan Kemenangan Argentina Bersama Ratusan Warga

Home / Tanjabbar

Senin, 3 Agustus 2020 - 16:16 WIB

Petugas Coklit di Betara Terkendala Corona, KPU Tanjabbar Tunggu Rekom Gugus Tugas

Kantor KPU Tanjab Barat / JambinetID

Kantor KPU Tanjab Barat / JambinetID

TANJAB BARAT – Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini sedang terjadi peningkatan kasus Covid-19. Hal ini mejadi kendala bagi petugas DPPD di wilayah ini.

Petugas PPDP yang melakukan pencoklitan di wilayah tersebut khususnya di dua desa di kecamatan itu yakni, Desa Pematang Lumut dan Lubuk Terentang harus menerapkan protokol kesehatan.

Terkait hal tersebut KPUD masih akan menunggu rapat bersama Tim Gugus Tugas (dinas kesehatan).

Hal ini di sampaikan oleh Hadziq Bagian Divisi Program dan Data KPUD Tanjabbar, ia menyebutkan bahwa untuk sementara pencoklitan di Kecamatan Betara terdampak Covid-19, masih menunggu hasil rapat Tim Gugus Tugas.

“Sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020, tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19, proses Coklit bakal dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Hadziq.

Baca Juga :  Terendam Banjir, Hasil Perkebunan Masyarakat Bram Itam Terancam Punah

“Tidak cuma Dinas Kesehataan kita juga minta rapat dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan, tinggal nanti bagaimana rekomendasi dari mereka,” tipalnya.

KPUD Tanjabbar, kata dia akan melihat bagaimana Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan, apakah mereka (PPDP) masih layak melakukan coklit diwilayah tersebut.

“Awal isu kemarin kita sudah melakukan rapat, saran dari Tim Gugus Tugas Covid-19 tidak masalah, silahkan melakukan coklit tetapi terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, penutup wajah, sarung tangan dan tidak kontak langsung dengan yang bersangkutan,” sebutnya.

Baca Juga :  Puluhan Pegawai Kejari Tanjabbar di Vaksinasi.

Ia juga menyebutkan bahwa KPUD Tanjabar mengantisipasi dan mengingatkan supaya petugas PPDP tidak secara langsung datang kerumah orang yang ingin dicoklit di wilayah itu.

“Kita hanya melakukan data kependudukan melalui RT, mencocokan data nya tanpa harus ketemu orang nya,” tuturnya.

Dengan begitu kata Hadziq, Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) hanya membandingkan dokumen KK dan KTP mereka, lalu disandingkan dengan data pemilih kalau memang cocok dan ada RT nya yang menyatakan memang benar itu warganya.

“Ada juga petugas PPDP yang sudah menyelesaikan data coklitnya, mereka (PPDP) melakukan penyemprotan disinfektan ke data yang sudah diterima. Ini salah satu protokol kesehataan yang kita terapkan,” pungkasnya.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Sejak Sore Hingga Malam Volume Kendaraan di Kota Kuala Tungkal Meningkat

Tanjabbar

Waspada La Nina, Begini Imbauan Kapolres Pada Jasa Transportasi Laut dan Nelayan

Pemerintahan

Rekor Tertinggi di Capai Tanjabbar, APBD Tahun 2024 Tembus Rp 2 Triliun

Kesehatan

DPRD Tanjabbar Akan Lakukan Pengecekan Alat Kesehatan Kepuskesmas

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Tanam Padi Perdana di Sungai Tiram

Tanjabbar

11 PPK di Tanjab Barat Telah Kembalikan Logistik ke KPU

Pemerintahan

Forum TJSLP Tahun 2023, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Apresiasi ke Perusahaan

Pemerintahan

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2024, Bupati Anwar Sadat Momentum Ini

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/