Bupati Anwar Sadat: Sinergitas Pemda dan Polri Jaminan Pembangunan Berjalan Lancar Bupati Anwar Sadat Safari Jumat ke Dusun Mudo: Pembangunan Wilayah Ulu Tetap Jadi Prioritas Bupati Anwar Sadat Sosialisasikan UHC Prima: Cukup KTP, Berobat Gratis Penuh Kehangatan, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Beragam untuk Warga Dusun Mudo Safari Jumat Bupati Anwar Sadat: Ajak Warga Bersama Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan

Home / Tanjabbar

Senin, 3 Agustus 2020 - 16:16 WIB

Petugas Coklit di Betara Terkendala Corona, KPU Tanjabbar Tunggu Rekom Gugus Tugas

Kantor KPU Tanjab Barat / JambinetID

Kantor KPU Tanjab Barat / JambinetID

TANJAB BARAT – Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini sedang terjadi peningkatan kasus Covid-19. Hal ini mejadi kendala bagi petugas DPPD di wilayah ini.

Petugas PPDP yang melakukan pencoklitan di wilayah tersebut khususnya di dua desa di kecamatan itu yakni, Desa Pematang Lumut dan Lubuk Terentang harus menerapkan protokol kesehatan.

Terkait hal tersebut KPUD masih akan menunggu rapat bersama Tim Gugus Tugas (dinas kesehatan).

Hal ini di sampaikan oleh Hadziq Bagian Divisi Program dan Data KPUD Tanjabbar, ia menyebutkan bahwa untuk sementara pencoklitan di Kecamatan Betara terdampak Covid-19, masih menunggu hasil rapat Tim Gugus Tugas.

“Sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020, tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19, proses Coklit bakal dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Hadziq.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Launching Beras Produksi Petani Lokal

“Tidak cuma Dinas Kesehataan kita juga minta rapat dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan, tinggal nanti bagaimana rekomendasi dari mereka,” tipalnya.

KPUD Tanjabbar, kata dia akan melihat bagaimana Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan, apakah mereka (PPDP) masih layak melakukan coklit diwilayah tersebut.

“Awal isu kemarin kita sudah melakukan rapat, saran dari Tim Gugus Tugas Covid-19 tidak masalah, silahkan melakukan coklit tetapi terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, penutup wajah, sarung tangan dan tidak kontak langsung dengan yang bersangkutan,” sebutnya.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Tanjabbar Tandatanganin Nota Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2024

Ia juga menyebutkan bahwa KPUD Tanjabar mengantisipasi dan mengingatkan supaya petugas PPDP tidak secara langsung datang kerumah orang yang ingin dicoklit di wilayah itu.

“Kita hanya melakukan data kependudukan melalui RT, mencocokan data nya tanpa harus ketemu orang nya,” tuturnya.

Dengan begitu kata Hadziq, Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) hanya membandingkan dokumen KK dan KTP mereka, lalu disandingkan dengan data pemilih kalau memang cocok dan ada RT nya yang menyatakan memang benar itu warganya.

“Ada juga petugas PPDP yang sudah menyelesaikan data coklitnya, mereka (PPDP) melakukan penyemprotan disinfektan ke data yang sudah diterima. Ini salah satu protokol kesehataan yang kita terapkan,” pungkasnya.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Jaga Kelestarian Pantai, Polres Tanjabbar Tanam 2001 Pohon Mangrove

Karhutla

Hadapi Musim Kemarau, Ini 3 Wilayah di Tanjabbar Yang Rawan Akan Karhutla

Covid-19

Puluhan Penumpang Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal di Uji Ulang Rapid Antigen

Pemerintahan

Bupati Bersama Ketua TP PKK Tanjabbar Tinjau Lokasi Bencana Tanah Longsor di Parit Deli.

Tanjabbar

Belasan PNS di Tanjabbar Ajukan Cerai

Pemerintahan

Terkait Kontrak PT. PetroChina, Bupati: Kita Akan Kaji Ulang

Tanjabbar

Terlilit Hutang Milyar Rupiah, Dewan Minta BPK Audit RSUD Daud Arif Kuala Tungkal

Tanjabbar

Bupati Panen Raya dan Pengolahan TPA Pemanfaatan Hasil Pupuk Organik

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/