Membalut Luka Teluk Nilau: Bupati Anwar Sadat Pastikan Korban Kebakaran Tak Sendirian Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Wabup Katamso: Pendidikan Adalah Kunci Menuju Indonesia Emas 2045 DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2025 dalam Rapat Paripurna Keempat Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur

Home / Tanjabbar

Rabu, 3 Februari 2021 - 18:06 WIB

Sodomi Anak Didiknya, Pelatih Sepakbola di Tanjabbar di Tangkap Polisi

TANJAB BARAT – Pelatih sepakbola disalah satu desa di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditangkap polisi.

Pelatih berinisial JR (30) tersebut ditangkap Polsek Merlung, diduga telah melakukan tindakan asusila dengan mesodomi anak didiknya yang masih dibawah umur.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku tersebut telah melakukan perbuatannya terhadap anak didik bola nya, sebanyak empat orang anak laki laki.

Polisi kabarnya melakukan penangkapan, Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 11.00 wib di rumah pelaku hal itu dilakukan polisi mengantisipasi pelaku melarikan diri dari rumahnya.

Modus yang dilakukan pelaku yakni saat sore hari para anak anak yang bermain bola yang JR latih itu diminta untuk tidak pulang kerumah. Sebab, pagi harinya akan ada latihan pagi.

Baca Juga :  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Hasil Kerja Pansus DPRD dan Pendapat Akhir Bupati Terhadap LKPJ Tahun 2022

Para sang anak didik bolanya itu akhirnya mengikuti maunya pelatih. Saat malam harinya sang anak anak tersebut diminta untuk melakukan perbuatan diduga asusila.

Anak anak itu ada yang diminta melepas pakaiannya dan melakukan tindakan asusila bersama JR.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Merlung, AKP Hardianto, ia menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sudah mengamankan pelaku dirumahnya. Saat ini pelaku sudah digiring ke mapolsek Merlung untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru

” Iya pelakunya saat ini tengah diperiksa,” Kata Hardianto.

Ia menyebutkan bahwa dari keterangan para korban yang melaporkan perbuatan pelaku tersebut ada yang diduga di Sodomi.

” Ada yang diduga di sodomi kalau dari laporan, tapi kita akan dalami lebih dulu,” Sebutnya.

Dirinya mengatakan bahwa, informasi yang di peroleh yang melaporkan dugaan sodomi dan asusila tu baru empat orang.

” Baru empat orang, nanti kita laporan dulu ya.” Ucapnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Masuk Kriteria Umur, Wabup Amir Sakib Nyatakan Siap di Vaksin

Tanjabbar

7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjabbar Rawan Karhutla

Tanjabbar

Penyeludupan Ratusan Ribu Benih Lobster Digagalkan Polres Tanjabbar

Pemerintahan

Pelaksanaan Ibadah Haji, Kemenag Tanjabbar Tunggu Petunjuk Kemenag RI

Tanjabbar

Gagal Relokasikan Pedagang, Bangunan Pasar Rakyat Terkesan Mubazir

Covid-19

Pemkab Tanjabbar Berkomitmen Tingkatkan Nilai SAKIP tahun 2022

Tanjabbar

SMSI Tanjabbar Bagikan Puluhan Paket Sembako, Ikmal: Sebagai Kepedulian Terhadap Sesama

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemda Tahun 2024

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/