9 Pejabat Pratama Pemkab Tanjabbar Bakal Dievaluasi. WNA diminta Berhati-hati Situs e-VOA Palsu, Plt.Dirjen Imigrasi :Situs Resmi e-VOA Hanya di Molina.Imigrasi.go.id Bupati Tanjabbar Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Tungkal II Wabup Tanjabbar Minta P3KE Harus lebih dioptimalkan Wabup Hairan Hadiri Kegiatan DIPA dan TKD Tahun 2023

Home / Tanjabbar

Kamis, 25 Februari 2021 - 12:47 WIB

7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjabbar Rawan Karhutla

TANJAB BARAT – Kabupaten Tanjung Jabung Barat, merupakan salah satu wilayah yang rawan akan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi Jambi.

Hal itu tak lepas dari, wilayah Tanjung Jabung Barat yang memiliki luasan lahan gambut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa diwilayah Tanjabbar setidaknya ada 7 Kecamatan dan 24 Desa yang masuk dalam wilayah kerawanan Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla).

7 Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kuala Betara, Betara, Bram Itam, Senyerang, Pengabuan, Tebing Tinggi dan Batang Asam.

” Terhadap upaya ini, pihaknya telah membentuk Satgas Penanggulangan Bencana yang bertujuan untuk saling berkoordinasi. Untuk Satgas kita sudah bentuk dan ini tidak hanya pemerintah Kabupaten tetapi juga TNI, Polri, Manggala Agni, Perusahaan juga kita libatkan serta masyarakat,” Katanya.

Baca Juga :  9 Pasien Covid-19 di Jambi Sembuh, Total Sembuh 93 Orang

Ia menyampaikan bahwa, untuk mengantisipasi terhadap kerawanan tersebut pihaknya sudah menyiapkan embung dan juga sumur bor. Ketersediaan beberapa embung dan sumur bor ini kata Zul, diharapkan dapat menjadi sumber air untuk dilakukannya pemadaman api jika terjadi kebakaran lahan.

” Kita sudah menyiapkan embung dan sumur bor sebagai sumber daya air kita. Jadi sewaktu-waktu kalau ada kebakaran, titik embung dan sumur bor ini yang bisa menjadi sumber air,” Sebutnya.

Untuk embung dan sumur bor ini sendiri kata dia, berada di sejumlah tempat yang rawan dan juga di siapkan di sejumlah perbatasan. Untuk embung, setidaknya ada tiga titik di Kecamatan Betara, kemudian ada tiga titik di Kecamatan Merlung.

Baca Juga :  Terkait Kontrak PetroChina, Dewan Minta Pemkab Kaji Ulang

” Kemudian ada satu itu di Bram Itam, di Renah Mendaluh ada satu, tungkal ulu, tebing dan tungkal ilir ada satu dan ada enam titik embung yang kita siapkan di Kecamatan Batang Asam,” Bebernya.

” Sumur bor kita ada 13 titik di Kecamatan Betara itu ada di Desa Muntialo yang di jaga atau stanby dari masyarakat peduli api sebanyak 15 orang, kemudian ada di Desa Sungai Terap sebanyak 10 titik di jaga MPA 15 orang dan ada di Mendala Jaya 2 titik yang dijaga 10 MPA,” Timpalnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Politik

Fraksi PAN Setujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2023 Menjadi Perda

Tanjabbar

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Sidak Gedung UPTD Samsat Tanjabbar

Tanjabbar

KONI Tanjab Barat Gelar Rapat Akhir Tahun 2020

Kesehatan

Bupati Anwar Sadat Luncurkan Kartu Berobat Gratis, Kepada Pasien di RSUD Daud Arif

Tanjabbar

Tiang listrik Rubuh di Tabrak mobil, Sejumlah Wilayah di Tanjabbar Padam Total

Tanjabbar

Wabup Hairan Hadiri Paripurna Kedua LKPJ DPRD Tanjabbar

Tanjabbar

Napi Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Mendapat Remisi Hari Raya

Tanjabbar

Diangap Ilegal, Dewan Minta Tutup Lokasi PWS