7 Kecamatan dan 24 Desa di Tanjabbar Rawan Karhutla

- Redaktur

Kamis, 25 Februari 2021 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Kabupaten Tanjung Jabung Barat, merupakan salah satu wilayah yang rawan akan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi Jambi.

Hal itu tak lepas dari, wilayah Tanjung Jabung Barat yang memiliki luasan lahan gambut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulfikri. Ia menyebutkan bahwa diwilayah Tanjabbar setidaknya ada 7 Kecamatan dan 24 Desa yang masuk dalam wilayah kerawanan Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

7 Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kuala Betara, Betara, Bram Itam, Senyerang, Pengabuan, Tebing Tinggi dan Batang Asam.

” Terhadap upaya ini, pihaknya telah membentuk Satgas Penanggulangan Bencana yang bertujuan untuk saling berkoordinasi. Untuk Satgas kita sudah bentuk dan ini tidak hanya pemerintah Kabupaten tetapi juga TNI, Polri, Manggala Agni, Perusahaan juga kita libatkan serta masyarakat,” Katanya.

Ia menyampaikan bahwa, untuk mengantisipasi terhadap kerawanan tersebut pihaknya sudah menyiapkan embung dan juga sumur bor. Ketersediaan beberapa embung dan sumur bor ini kata Zul, diharapkan dapat menjadi sumber air untuk dilakukannya pemadaman api jika terjadi kebakaran lahan.

” Kita sudah menyiapkan embung dan sumur bor sebagai sumber daya air kita. Jadi sewaktu-waktu kalau ada kebakaran, titik embung dan sumur bor ini yang bisa menjadi sumber air,” Sebutnya.

Untuk embung dan sumur bor ini sendiri kata dia, berada di sejumlah tempat yang rawan dan juga di siapkan di sejumlah perbatasan. Untuk embung, setidaknya ada tiga titik di Kecamatan Betara, kemudian ada tiga titik di Kecamatan Merlung.

” Kemudian ada satu itu di Bram Itam, di Renah Mendaluh ada satu, tungkal ulu, tebing dan tungkal ilir ada satu dan ada enam titik embung yang kita siapkan di Kecamatan Batang Asam,” Bebernya.

” Sumur bor kita ada 13 titik di Kecamatan Betara itu ada di Desa Muntialo yang di jaga atau stanby dari masyarakat peduli api sebanyak 15 orang, kemudian ada di Desa Sungai Terap sebanyak 10 titik di jaga MPA 15 orang dan ada di Mendala Jaya 2 titik yang dijaga 10 MPA,” Timpalnya.(*/hb)

Berita Terkait

Melawan Kriminalisasi Pers: Pimred Searah.co Polisikan Dua Akun Facebook Atas Dugaan Fitnah dan ITE
“Bukan Contoh, Tapi Pelanggar Hukum: Ketua RT Senen Terbukti Main Serobot Lahan Warga 10×25 Meter.”
Kadiskes Tanjabbar Buka SHK Retardasi Mental dan Stunting pada Bayi Baru Lahir Tahun 2024
Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Dinkes Tanjabbar Luncurkan Program ILP
Pemkab Tanjabbar Beri Bonus Kepada Kafilah MTQ Berprestasi
Bupati Anwar Sadat Berharap Para Atlet Pertahankan dan Tingkatkan Prestasi Menuju Porprov XXIV 2026
Bantuan Pangan CBP Tahap III, Perum BULOG Kuala Tungkal Salurkan Untuk Dua Kabupaten
Tebar Kebaikan di Safari Subuh, Bupati Anwar Sadat Berikan Bantuan Kursi Roda

Berita Terkait

Rabu, 4 Desember 2024 - 14:35 WIB

Reses Masa Persidangan Tahun 2024-2025, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Serap Aspirasi Guru SMA Negeri 1 Kuala Tungkal

Kamis, 12 September 2024 - 17:31 WIB

Bupati Tanjabbar Hadiri Gebyar PAUD Peringati Puncak Hari Anak Nasional ke-40

Minggu, 23 Juni 2024 - 21:39 WIB

Dua Pelajar Jambi Terpilih jadi Paskibraka Nasional: Kibarkan Bendera Merah Putih di IKN

Minggu, 23 Juni 2024 - 03:05 WIB

Lanon Global Furniture: Solusi Kursi Meja Kelas Modern untuk Sekolah Anda

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Peringati Idul Adha, Disdik Jambi Sembelih Tiga Ekor Sapi

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:08 WIB

Lakukan Pembinaan: Disdik Jambi Kunjungi SMAN 4 Muaro Jambi

Senin, 20 Mei 2024 - 13:09 WIB

177 Siswa Siswi Kelas IX SMPN 2 Kuala Tungkal di Lepas, Ini Pesan Kepsek Fauzan

Sabtu, 27 April 2024 - 16:01 WIB

Lepas 314 Siswa Smansa 1, Kadiman Harapkan Dapat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Berita Terbaru