Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur Pimpin Sumpah 198 ASN Baru, Wabup Katamso: Kalian Adalah Wajah Masa Depan Tanjab Barat! Genjot Kemandirian Desa, Wabup Katamso Targetkan Percepatan Pembangunan 134 Gerai KDKMP Kabar Gembira! Bupati Anwar Sadat Pastikan Warga Tanjab Barat Bisa Nobar Piala Dunia 2026 Lewat TVRI

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:47 WIB

Optimis 24 Sumur Bor Migas Milik Tanjabbar, Ahmad Jahfar: Tidak Ada Alasan Tanjabtim Mengklaim

TANJABBAR – Kisruh terkait 24 sumur bor diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sempat jadi kisruh antara Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ahmad Jahfar SH, pun angkat bicara.

Politisi Golkar ini, Optimis dan yakin jika 24 sumur bor yang diklaim oleh pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung timur itu tidak bisa dilakukan pembagian, karena kata dia memang sejak awal memang masuk wilayah peta Tanjung Jabung Barat.

” Apalagi setelah membaca komentar Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat di media yang mengatakan bahwa data yang dimiliki Tanjung Jabung Timur itu tidak ada sama sekali. Apalagi Penyampaian lisan TPBD Tanjab Timur sangat berbeda dengan kondisi di lapangan.” Kata Jahfar.

Ia menyebutkan bahwa, perselisihan antar dua Kabupaten yang terjadi pada saat ini memang hal yang tidak wajar terjadi. Melihat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung timur merupakan satu rumpun pada awalnya.

Baca Juga :  KNPI dan GENPI Tanjab Barat Berbagi Nasi Lewati Pandemi

” Terkait dengan persoalan perbatasan Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Semestinya kita mematuhi saja peta dan garis perbatasan yang ditetapkan sejak dulu. Bagaimanapun Tanjung Jabung Timur dulunya merupakan bagian dari Tanjung Jabung Barat, ” Sebutnya.

Demikian dijelaskan nya jika desa-desa yang disengketakan hari ini sejak dulu hingga saat ini adalah bagian dari administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, termasuk 24 sumur bor yang disengketakan.

” Dengan berbagai aspek. Mulai dari segi yuridis, administrasi, sejarah, selama ini tidak ada permasalahan. DBH itu selama ini kan masuk ke Tanjung Jabung Barat, oleh karena itu tidak ada alasan sebenarnya secara administrasi bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengklaim itu wilayah mereka,” Tegasnya.

Oleh karena itu dirinya mendukung penuh, tentang kejelasan yang saat ini diperjuangkan.

” Bupati harus tegas kukuh sikap dan kebijakan politiknya untuk mempertahankan wilayah Tanjung Jabung Barat tidak boleh lepas sedikitpun,” Tegas Jahfar.

Baca Juga :  Bupati Sebut, Batas Wilayah Tanjabbar- Tanjabtim Sesuai Dokumen Bukti Yuridis dan Sejarah

Ia menyampaikan jika saat ini kondisi real di perbatasan itu mulai dari dana Desa kemudian anggaran APBD selama ini Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memperhatikannya. Artinya itu secara real yang memperdulikan wilayah itu adalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

” Semenjak berpisah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur daerah itu juga milik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, nah sumur migas yang ada di situ selama ini juga DBH nya masuk ke Tanjung Jabung Barat.” Bebernya.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi Kabupaten Tanjung Jabung timur, mengklaim hal ini, karena dia penduduk disitupun yang ada di situ ktp-nya pun KTP Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

” Maka tidak ada alasan baik itu Kemendagri, pemerintah provinsi dan pemerintah Tanjung Jabung Timur untuk klaim wilayah itu menjadi wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Warganya Terkonfirmasi Covid-19, Kantor Desa Jati Emas Lockdown, Polres Tanjabbar Lakukan Tracking

Pemerintahan

Bupati Bersama Forkopimda Tanam 1000 Pohon Pelindung dan Mangrove 

Tanjabbar

Nah, Polres Tanjab Barat Selidiki Akun Medsos Palsu Propaganda Pilkada

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah di Palembang

Pemerintahan

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Anwar Sadat Jadi Inspektur Upacara

Covid-19

Kunker ke Tanjabbar, Kapolda Jambi Bersama Bupati Rakor Penanganan Covid-19 dan Persiapan MTQ

Tanjabbar

BPBD Tanjabbar Himbau Nelayan Guna APD Saat Melaut

Peristiwa

Seorang Pria di Tanjabbar, di Temukan Gantung Diri

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/