TANJAB BARAT, JN – Sabtu malam (28/02) menjadi malam yang tak terlupakan bagi warga Kuala Tungkal.Ribuan pasang mata saksi kemeriahan Festival Arakan Sahur minggu ke-2 yang dilepas langsung oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.
Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari Kota Jambi pun terpantau memadati rute arakan untuk melihat atraksi musik kreatif dan miniatur masjid bercahaya.
Festival ini membuktikan bahwa tradisi membangunkan sahur di Tanjab Barat telah naik kelas menjadi atraksi budaya berkelas nasional.
“Ini identitas kita. Kreativitas anak muda dalam bermusik dan mendekorasi ornamen adalah bukti bahwa kearifan lokal kita sangat hidup,” ungkap Bupati Anwar Sadat di sela acara.
Pemerintah Kabupaten berharap, dengan konsistensi penyelenggaraan festival ini, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah dapat terus tumbuh.
“Kami ingin Arakan Sahur menjadi identitas budaya yang tidak hanya dikenal di Jambi, tapi juga nasional. Ini adalah aset berharga bagi generasi mendatang untuk mengenal akar budayanya sendiri,” pungkas Bupati Anwar Sadat sebelum melepas bendera
Festival Arakan Sahur yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada pekan kedua Ramadan ini sukses mengubah suasana malam menjadi panggung seni jalanan yang memukau.
Kehadiran jajaran pejabat teras, mulai dari Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., hingga Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian budaya ini.
Salah satu pengunjung asal Kota Jambi, Feri (34), mengaku terpukau dengan kreativitas para peserta yang mampu mengubah barang sederhana menjadi ornamen hias yang megah.
“Sengaja datang dari Jambi bareng keluarga. Arakan Sahur di Tungkal ini beda, ada seninya, ada kekompakannya. Suasananya benar-benar hidup, tidak heran kalau rutenya sampai penuh sesak seperti ini,” kata Feri.
Malam itu, rute festival dipenuhi dengan dentuman musik kreatif yang membangkitkan semangat spiritual sekaligus menghibur masyarakat hingga menjelang waktu sahur tiba.









