KUALA TUNGKAL, JN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya dalam merawat ideologi bangsa dan menjaga persatuan daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Tanjabbar, Hamdani, S.E., usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.
Upacara khidmat tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat pada Kamis (1/10/2026) pagi mulai pukul 07.15 WIB.
Dalam upacara tahunan ini, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut dipercaya mengemban tugas krusial, yakni membacakan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Pembacaan ikrar ini menjadi rujukan filosofis dan pernyataan keteguhan sikap seluruh elemen masyarakat Tanjung Jabung Barat untuk terus mengamalkan, mempertahankan, serta membentengi Pancasila dari berbagai ancaman disintegrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Naskah Ikrar yang kita bacakan hari ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan janji suci seluruh komponen bangsa. Pancasila adalah pondasi kokoh yang memandu kita menghadapi tantangan zaman,” ujar Hamdani di sela-sela kegiatan.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran unsur jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) semakin mempertegas kebersamaan lintas lembaga di Tanjung Jabung Barat.
Tampak hadir di barisan undangan utama antara lain Dandim 0419/Tanjab yang diwakili oleh Danramil Tungkal Ilir, Kapolres Tanjung Jabung Barat, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal, serta Sekretaris Daerah Tanjabbar.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Ketua DPRD menekankan pentingnya menerjemahkan nilai Pancasila dalam perumusan kebijakan publik dan pembangunan daerah.
“Melalui semangat Hari Kesaktian Pancasila, mari kita perkuat kebersamaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif serta masyarakat. Sinergi ini adalah kunci utama menuju Tanjung Jabung Barat yang berdaulat, adil, dan sejahtera,” pungkas Hamdani.
Rangkaian upacara berakhir dengan penuh ketertiban dan rasa nasionalisme yang mendalam dari seluruh peserta yang hadir.






