Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi! Kejar Target 100% Akhir Juni 2026, Pemkab Tanjab Barat Sinkronkan Data DTKS dan Jaminan Kesehatan Masyarakat

Home / Tanjabbar

Senin, 25 Januari 2021 - 19:01 WIB

Potensi Pengolahan Kelapa Dalam Belum di Lirik Investor Asing

TANJAB BARAT – Sebagai salah satu Kabupaten pesisir yang ada di propinsi Jambi, Tanjabbar memiliki lahan yang cukup luas bagi petani kelapa dalam.

Potensi dalam pengolahan Kelapa Dalam diwilayah ini pun terbilang sangat baiki untuk di olah. Namun sayangnya potensi ini belum banyak di lirik oleh investor asing untuk menanamkan modalnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), Yan Ery, menyebutkan bahwa saat ini belum ada investor asing yang mau menanamkan modalnya pada bidang Kelapa Dalam di Kabupaten Tanjabbar.

” Kalau kita bicara potensi, sebenarnya pengolahan kelapa dalam di Tanjabbar bisa menjadi potensi. ” Kata Yan Ery.

Baca Juga :  Launching Beras Pemerintah, Anwar Sadat: Cadangan Pangan di Bulog Mencukupi

Tapi sampai saat ini, kata dia belum ada yang deal, artinya kalau untuk yang lirik inves di sana (bidang kelapa dalam) ada, cuma belum sampai eksekusi.

” Selama ini kelapa dalam kita kan di jual dalam bentuk mentah, belum di olah. Nah kalau sebetulnya untuk pengolahan kelapa dalam ini bagus, karena di Tanjabbar ini belum ada,” Ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, sudah beberapa kali Investor asing datang ke Tanjabbar untuk mensurvei potensi kelapa dalam. Namun memang, belum ada respon balik ketika investor tersebut selesai melakukan survei. Ia pun tidak mengetahui alasan investor tersebut belum mau berinvestasi pada bidang kelapa dalam.

Baca Juga :  Dinsos Tanjabbar Sebut Tidak Pernah Terima Bansos Dari Ihsan Yunus

” Investor dari Jepang pernah (survei), Pakistan pernah juga mau invest, cuma sampai saat ini belum ada kabarnya. Ya kita tidak tahu juga analisa usaha mereka seperti apa, karena kan tentu ada pertimbangan tersendiri di mereka,” Sebutnya.

Disisi lain, secara regulasi saat ini kata Yan, investor di permudah dengan pengurusan perizinan yang di lakukan secara online. Ia menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, sangat support terhadap investor yang mau menanamkan modalnya di Kabupaten Tanjabbar.

” Investasi kita buka peluang seluasnya, pemerintah support untuk investor-investor yang mau menanamkan modalnya. Kita tidak mempersulit, apalagi perizinan sekarang sudah online,” Tutupnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Penetapan UMK, Bupati Tanjabbar Rapat Bersama Dewan Pengupahan

Daerah

Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Kuala Tungkal Perlu Perhatian

Tanjabbar

Polsek Tungkal Ilir Gencar Operasi Yustisi dan Sosialisasi Pokes

Politik

Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Reses Pertama Masa Sidang ke Kecamatan Pengabuan – Senyerang

Tanjabbar

Malam Tahun Baru, 8 Titik Masuk Kota Kuala Tungkal Dijaga Ketat Polisi

Kriminal

Kejari Tanjabbar Musnahkan BB 400 Gram Sabu Dari Perkara Yang Sudah Inkracht

Pemerintahan

Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin, Anwar Sadat: Ini Komitmen Pemerintah di Sektor Pendidikan

Tanjabbar

Bupati dan wakil Bupati Tanjabbar Peringati Isra’ Mi’raj di Sungai Saren

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/