Recha Oktaviani Safitri, Mahasiswi Berprestasi Asal Tanjabbar, Wakili Lulusan di Wisuda Universitas Baiturrahim Jambi pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan

Home / Tanjabbar

Senin, 25 Januari 2021 - 19:01 WIB

Potensi Pengolahan Kelapa Dalam Belum di Lirik Investor Asing

TANJAB BARAT – Sebagai salah satu Kabupaten pesisir yang ada di propinsi Jambi, Tanjabbar memiliki lahan yang cukup luas bagi petani kelapa dalam.

Potensi dalam pengolahan Kelapa Dalam diwilayah ini pun terbilang sangat baiki untuk di olah. Namun sayangnya potensi ini belum banyak di lirik oleh investor asing untuk menanamkan modalnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), Yan Ery, menyebutkan bahwa saat ini belum ada investor asing yang mau menanamkan modalnya pada bidang Kelapa Dalam di Kabupaten Tanjabbar.

” Kalau kita bicara potensi, sebenarnya pengolahan kelapa dalam di Tanjabbar bisa menjadi potensi. ” Kata Yan Ery.

Baca Juga :  Video Geng Motor di Kota Jambi Hoax, Pengunggah Diamankan Polisi

Tapi sampai saat ini, kata dia belum ada yang deal, artinya kalau untuk yang lirik inves di sana (bidang kelapa dalam) ada, cuma belum sampai eksekusi.

” Selama ini kelapa dalam kita kan di jual dalam bentuk mentah, belum di olah. Nah kalau sebetulnya untuk pengolahan kelapa dalam ini bagus, karena di Tanjabbar ini belum ada,” Ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, sudah beberapa kali Investor asing datang ke Tanjabbar untuk mensurvei potensi kelapa dalam. Namun memang, belum ada respon balik ketika investor tersebut selesai melakukan survei. Ia pun tidak mengetahui alasan investor tersebut belum mau berinvestasi pada bidang kelapa dalam.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tanjabbar, Panen Raya Cabai Merah di Desa Lubuk Terentang

” Investor dari Jepang pernah (survei), Pakistan pernah juga mau invest, cuma sampai saat ini belum ada kabarnya. Ya kita tidak tahu juga analisa usaha mereka seperti apa, karena kan tentu ada pertimbangan tersendiri di mereka,” Sebutnya.

Disisi lain, secara regulasi saat ini kata Yan, investor di permudah dengan pengurusan perizinan yang di lakukan secara online. Ia menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, sangat support terhadap investor yang mau menanamkan modalnya di Kabupaten Tanjabbar.

” Investasi kita buka peluang seluasnya, pemerintah support untuk investor-investor yang mau menanamkan modalnya. Kita tidak mempersulit, apalagi perizinan sekarang sudah online,” Tutupnya.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Modus Penipuan Tukar Jaminan Emas Palsu Kembali Terjadi di Kuala Tungkal

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Ciptakan Inovasi

Pemerintahan

Rapat Evaluasi LPPK, Bupati Tanjabbar Himbau OPD Laksanakan Program Kegiatan

Kesehatan

Bupati Anwar Sadat Luncurkan Kartu Berobat Gratis, Kepada Pasien di RSUD Daud Arif

Tanjabbar

Ketua KNPI Tanjab Barat Buka Kejuaraan ITBL Season 2020/2021

Pemerintahan

Ucapkan Selamat Datang ke Kapolres Baru, Bupati Anwar Sadat Harapkan Bisa Bersinergi

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Gelar Pengajian Ramadhan di Rumah Dinas

Tanjabbar

Untuk Kemajuan Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi dengan HMI

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/