Wujudkan Pernikahan Impian Bersama Seiyo Sekato Wedding Organizer Bupati Anwar Sadat Promosikan Potensi SDA Tanjabbar di Otonomi Expo 2024 Porwanas Kalsel, Kontingen PWI Jambi Targetkan Raih Prestasi Disparpora Tanjabbar Gelar Pemilihan Bujang Gadis Tahun 2024 Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023

Home / Tanjabbar

Kamis, 19 November 2020 - 13:17 WIB

Tiga Camat di Tanjab Barat Dikukuhkan dan Diberi Gelar Adat

Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh. [FOTO : JambiNET/LAM]

Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Desa dan Kelurahan se Kecamatan Renah Mendaluh. [FOTO : JambiNET/LAM]

TANJAB BARAT – Tiga Camat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima Gelar Adat keris adat Melayu  dari Lembaga Adat Melayu Jambi Tahun 2020.

Ketiga camamt tersebut yakni Camat Muara Papalik Joan Prayuda, SE mendapat gelar adat “Temenggung Tujuh Negeri”. Camat Renah Mendaluh Bambang Herianto, SE dengan gelar adat “Mangkaro Adat Rayo dan Camat Senyerang Suwarno, S.Sos, MH dengan gelar adat “Martigo sari Adat Rayo”.

Gelar adat tersebut diberikan bersaamaan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi desa/kelurahan se-Kecamatan Rendah Mendaluh Masa Bhakti tahun 2020 s/d 2025 di aula Kantor Camat Renah Mendaluh, Rabu (18/11/20)

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H Safrial dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengucapkan tahniah dan selamat atas pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu Desa Kelurahan Kecamatan Renah Mendaluh dan pemberian gelar adat kepada saudara Ketua LAM Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan para Camat sebagai pemangku adat kecamatan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Puluhan CJH Tanjabbar Membatalkan Diri Berangkat Haji

“Semoga saudara-saudara mampu menjalankan amanah untuk berbakti demi memajukan Negeri Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sama-sama kita cintai ini,” tutur Safrial.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan harapan kepada segenap jajaran pengurus lembaga adat Melayu desa kelurahan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Renah mendaluh, Muara papalik dan Kecamatan Senyerang yang telah dikukuhkan mampu bekerja sesuai dengan program yang telah disusun dengan penuh tanggung jawab serta sebagai contoh suri tauladan bagi masyarakat tentang adat dan budaya Melayu.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan Tanjabbar Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Kuala Tungkal

“Kita ketahui di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdapat berbagai suku dan agama untuk itu keberadaan lembaga adat harus dapat menjadi tali pengikat dan payung pemersatu serta dapat memberikan kontribusi berupa pemikiran dan ide-ide serta nasehat dalam rangka mendukung proses pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat negeri serengkuh dayung serentak ke tujuan. Lembaga adat harus menunjukkan jati diri sebagai lembaga yang mampu menjawab dan menjernikan seluruh persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya.(*/JN/LAM)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

163 CPNS Formasi 2019 Kabupaten Tanjab Barat Terima SK

Daerah

Ayo Pakai Masker, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19

Tanjabbar

Dampak Pandemi, Ibadah Imlek Warga Tionghoa di Kelenteng di Batasi

Tanjabbar

Jelang Akhir Jabatan, Ini Pesan Safrial ke ASN Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Bersama Forkopimda Tanam 1000 Pohon Pelindung dan Mangrove 

Tanjabbar

Pandemi, Haul Syek Abdul Qodir Jailani di Kuala Tungkal digelar Secara Virtual

Pemerintahan

Persiapan MTQ ke 53, Bupati Tanjabbar Sampaikan Hal Ini ke Qori dan Qoriah

Pendidikan

7.665 siswa SD dan SMP di Tanjabbar akan Ikuti UAS

https://iplwin-login.in/