Recha Oktaviani Safitri, Mahasiswi Berprestasi Asal Tanjabbar, Wakili Lulusan di Wisuda Universitas Baiturrahim Jambi pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan

Home / Batanghari

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 13:27 WIB

627 Guru di Batanghari Ikuti Diseminasi PJJ Program PINTAR

Caption Guru dan kepala sekolah di Batang Hari mengikuti diseminasi PJJ. [FOTO : JambiNET/Tanoto]

Caption Guru dan kepala sekolah di Batang Hari mengikuti diseminasi PJJ. [FOTO : JambiNET/Tanoto]

BATANGHARI – Pandemi membuat banyak guru berinovasi, dulu tatap muka, kini harus dilakukan secara daring. Hal tersebut mendorong pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP dan Kelompok Kerja Guru (KKG) SD di Kabupaten Batanghari mengadakan diseminasi pelatihan pembelajaran jarak jauh Program PINTAR.

“Kami mendukung yang dilaksanakan Tanoto Foundation melatih guru di Batang Hari untuk mendukung sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 melalui pengurus MGMP dan KKG,” ujar Agung Wihadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari, Sabtu, (10/10/20).

Diseminasi tersebut mendorong para guru agar tidak gagap teknologi di tengah pembelajaran yang mengggunakan teknologi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tanjabbar H. Abdullah Sudah di Coklit

“Outputnya agar para guru tidak gaptek, serta guru dapat memberikan pemahaman selama siswa belajar dari rumah dengan lebih baik,” ujar Agung.

Agung juga berharap dengan diseminasi PJJ tersebut, tetap dapat meningkatkan mutu guru dalam mengajar secara daring.

“Prestasi siswa juga tetap baik selama PJJ, karena tujuan akhirnya kan ke siswa. Skill yang dimiliki guru dapat diimplementasikan ke siswanya,” pungkasnya.

Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi mengatakan, melalui diseminasi PJJ diharapkan guru memiliki inovasi maupun kreativitas dalam memberikan pembelajaran secara daring.

“Guru harus terus didorong agar tetap kreatif dan memiliki inovasi selama pandemi,” katanya.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal Kedua Untuk Warga Jambi, Ini pesan Danrem 042/Gapu

Selanjutnya, sejumlah pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) maupun Kelompok Kerja Guru (KKG) mengajak peserta diseminasi menerapkan hasil pelatihan PJJ.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain guru anggota MGMP dan KKG mengetahui bentuk aplikasi pembelajaran daring, mereka juga dilibatkan dalam pembuatan RPP daring,” ujar Metty Hartina, Ketua MGMP Bahasa Indonesia.

Fauziana, guru SMPN 20 Batanghari mengakui diseminasi PJJ ini sangat bermanfaat, membantunya menyusun rencana pembelajaran PJJ kedepan.

“Memberikan pengalaman menarik buat saya, dan tentu saja sangat membantu merumuskan pembelajaran daring,” tukas Fauziana.(*Tanoto)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pilbup Batanghari, Yuninnta-Mahdan Resmi Kantongi Tiket Golkar

Batanghari

Danrem 042/Gapu Tutup TMMD ke 110 Kodim 0415/Batanghari

Batanghari

Bupati Tanjabbar Hadiri Rapat Paripurna HUT Ke-76 Kabupaten Batanghari

Batanghari

Ketua DPRD Jambi Minta Pemprov Evaluasi Catatan yang Diberikan BPK

Batanghari

Dandim Pimpin Sertijab dan Laporan Korps Perwira Kodim 0415/Batanghari

Batanghari

Forum BBDR Pupuk Nasionalisme Siswa Melalui Lomba Virtual Meriahkan HUT RI ke 75

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/