Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Pemerintahan

Rabu, 18 September 2024 - 10:26 WIB

Al Haris Hadiri Festival Biduk Sayak Tradisi Air Hitam Sarolangun

Jambi, JN – Al Haris Gubernur Jambi menghadiri sekaligus membuka festival biduk sayak tradisi Suku Melayu Jambi Air Hitam di Desa Jernih, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Rabu (18/09/2024).

Festival biduk sayak merupakan rangkaian Kenduri Swarnabhumi bumi yang berlangsung di depan kantor Camat Air Hitam ini dihadiri Pamong Budaya Ahli Utama dan Kepala Balai Kebudayaan Wilayah V Jambi Kemendikbudristek.

Selain itu, festival biduk sayak ini juga dihadiri Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri dan beserta pimpinan Forkopimda, serta kepala OPD Pemkab Sarolangun.

Gubernur Al Haris mengatakan kenduri Swarnabhumi mengandung makna melestarikan nilai budaya di tengah masyarakat, memperhatikan lingkungan hidup dan sosial, serta benilai unsur pendidikan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tanjabbar Hadiri Rakornas di Kendari

“Dengan kenduri Swarnabhumi ini anak-anak kita tau dengan festival biduk sayak, kalau tidak ada festival ini mungkin mereka tidak tau apa itu tradisi biduk sayak,” kata Al Haris.

“Tugas kita yang muda meneruskan agar bisa menjaga nilai-nilai budaya di tengah masyarakat, kalau tidak warisan leluhur ini akan habis. Kenduri Swarnabhumi ini banyak memunculkan kembali budaya-budaya lokal kita, minat masyarakat tinggi untuk mengenal dudaya lama, ada kesadaran kita semua terhadap budaya, lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.

“Kita harap kedepan kenduri Swarnabhumi ini terus ada, terus berlanjut karena disampaikan melestarikan budaya, juga berdampak secara ekonomi, ini dapat kita lihat dengan banyaknya pedagang kita muncul di sekitar lokasi festival,” tambah Gubernur Jambi Al Haris.

Baca Juga :  Wabup Hairan Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan di Renah Menalu

Biduk sayak adalah tradisi suku melayu Jambi di Kecamtan Air Hitam yang bertujuan untuk menghibur dan menjalin keakraban sesama manusia, alam dan pencitanya. Biduk sayak ini merupakan tradisi adat kesenian khas masyarakat kecamatan Air Hitam yang ditampilkan ketika selesai acara adat pernikahan pada malam hari oleh kelompok muda mudi di Air Hitam Tanah Nan Bajenang Menyatu Dalam Sepucuk Adat Serumpun Peseko.(**)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Anwar Sadat Serahkan 16 Akta Pendirian Koperasi Puskesmas

Pemerintahan

Kamenag Tanjabbar Harapkan, di Ramadhan Nanti Tarawih Berjamaah Bisa dilaksanakan

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar dan Baznas Serahkan Bantuan Untuk Palestina

Pemerintahan

Capaian 2024 Turun ke 7%, Tanjab Barat Gas Target Stunting 6,65% di 2025

Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Good Governence, Pemkab Tanjabbar Addendum Bersama BRI

Pemerintahan

Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023, Sekda Tanjabbar Rakor Virtual bersama Kemendagri

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Beri Bonus Kepada Kafilah MTQ Berprestasi

Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Tanjabbar, Hadiri Pelepasan Logistik Pemilu 2024

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/