Dongkrak Sektor Pariwisata, Investasi dan Bisnis di Kepri, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Tata Kelola BLUD Bagi Nakes Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten, Zaharudin: dilakukan Berjenjang dan Pencegahan Secara Masif Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten di Desa Suak Labu Demi Menjamin Mutu Dan Keselamatan Pasien, LAFKI Jakarta Melaksanakan Survey Akreditasi Di RS dr Bratanata Jambi

Home / Kesehatan / Tanjabbar

Jumat, 19 Maret 2021 - 13:22 WIB

Insentif Tak Kunjung Cair, Dokter Spesialis RS Daud Arif Mogok Kerja

TANJAB BARAT – Belasan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mulai hari ini Jum’at, (19/3/21) mogok kerja.

Aksi mogok kerja yang dilakukan dokter spesialis bukan tanpa alasan, karena terhitung dari bulan Juni tahun 2020 kemarin, sampai saat ini jasa pelayanan medis tak kunjung dibayarkan.

Terhadap hal ini, salah satu dokter spesialis RSUD Daud Arif, dr Budi menyebutkan bahwa dirinya bersama dengan rekan dokter spesialisnya melakukan mogok kerja mulai hari ini.

” Ya kita bersama dengan rekan dokter spesialis lainnya melakukan mogok kerja. Karena memang kita merasa hak kita tidak di penuhi. Jasa pelayanan kita tidak di bayarkan itu dari Juni tahun lalu (2020) sampai dengan Maret ini,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Akan Kucurkan Bonus Bagi Qori dan Qori'ah Tanjabbar

Ia menyampaikan bahwa, dokter spesialis akan melakukan mogok kerja ini sampai dengan jasa pelayanan mereka di bayarkan.

Sementara itu, saat ditanya terkait dengan pelayanan kepada pasien di RSUD Daud Arif, kata dr Budi untuk pelayanan emergency pihaknya tetap akan melayani.

” Kalo emergency tetap kita layani. Karena itu kan untuk kemanusiaan, itu pasti tetap kita layani. Tapi pasien kita alhamdulilah semuanya sudah ada yang balik, hanya paling ya perawatan biasa,” Katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Elfis Syahril terkait hal ini membenarkan jika mogok nya dokter spesialis RS Daud Arif dikarena belum dibayarkan nya jasa pelayanan mereka.

Baca Juga :  Dugaan Pembangunan Jalan Rabat Beton di atas Tanah Makam

Ia menyebutkan bahwa, untuk pembayaran nya perlu proses dan proses nya sudah di lakukan pihaknya, Rabu (17/3/21) lalu.

“Nah karena kan semuanya kan ada prosesnya tuh. Jasa medis ini kan dihitung berdasarkan mereka melayani perpasien,” Kata Elfis.

Elfis mengatakan bahwa, ada tim khusus yang akan melakukan proses menghitung, kata dia kalaupun duitnya sudah masuk, namun hitungannya belum ada otomatis belum bisa bayarkan dari manajemen.

” Jadi menghitung menghitungkan dulu per masing-masing, berapa jasa mereka.” Pungkasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan

Infrastruktur

Sejumlah Wilayah di Tanjabbar Bakal di Bangun Tol Jambi – Rengat, Ini Harapan Bupati Anwar Sadat

Tanjabbar

Bupati Tanjab Barat Kembali Terima Setifikat Tanah Aset Pemkab dari BPN

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Struktural dan Fungsional

Pemerintahan

Audensi Bersama Bupati Anwar Sadat, PBSI Tanjabbar Sampaikan Program Ini

Tanjabbar

Polres Tanjab Barat Menggelar Subuh Keliling Bersama Bikers Subuhan

Ekonomi

Bupati Anwar Sadat Hadiri HUT ke 59 Bank Jambi

Tanjabbar

Bupati Safrial Dampingi Pjs Gubernur dan Danrem Tinjau Logistik KPU