pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan Pemkab Tanjab Barat Hadir dan Peduli, Bupati Anwar Sadat Serahkan Santunan untuk Pasien Dampak Kabut Asap

Home / Infrastruktur / Tanjabbar

Jumat, 13 Agustus 2021 - 15:39 WIB

Proyek Setapak Beton dinas Perkim Tanjabbar di Kerjakan Asal Jadi

TANJABBAR – Baru seumur jagung, Pembangunan Proyek jalan setapak beton di Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah mengalami kerusakan.

Proyek yang bersumber dari dana APBD Tanjabbar tahun 2021 dinas Perkim Tanjung Jabung Barat, disinyalir tidak berkualitas dan diduga dikerjakan asal jadi.

Pantauan di lapangan pembangunan proyek berlabel ratusan juta kondisinya sudah rusak, cor beton mengalami retak dan pecah hingga puluhan meter. Kondisi tersebut menguatkan rendahnya mutu dan kualitas pekerjaan pada proyek yang dikerjakan oleh pihak rekanan ini.

Baca Juga :  Berdampak Buruk Bagi Masyarakat, Wabup Hentikan Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong

Peningkatan mutu jalan yang berlokasi di RT, 01, 02 dan RT 03 ini ketahui merupakan jalan menuju ke dermaga, Dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang ini.

Menurut keterangan warga setempat, dari awal pekerjaan sudah terlihat jika pihak kontraktor tidak serius dalam pelaksanaan pekerjaan jalan setapak beton di wilayah nya.

” Secara kasat mata terlihat, saat masa pekerjaan cor beton tersebut asal – asalan, bahkan tidak terlihat adanya pengawasan pada saat pekerjaan tersebut,” Tutur warga setempat.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Tinjau Budidaya Ikan dan Kebun Ketahanan Pangan Polres Tanjabbar

Akibat Buruknya kualitas perkejaan proyek tersebut, Masyarakat setempat pun berharap pemerintah melalui dinas terkait segera lakukan kroscek kelapangan.

” Kontraktor harus bertanggung jawab, karena kondisi jalan yang dibangun ditempat kami ini sudah hancur, padahal baru beberapa bulan selesai di kerjakan, ” Tegasnya.

Dari data yang berhasil dilapangan proyek jalan setapak beton yang berlokasi di dusun Tanjung Mawar, Desa Kayu Aro ini dikerjakan oleh CV. Putra Persada Prima, dengan konsultan pengawas Setindo Karya Konsultan.(*)

Share :

Baca Juga

Politik

Diambil Sumpah, Jamilah dan Bunga Resmi Jadi Anggota DPRD Tanjabbar

Pemerintahan

Sekda Tanjabbar Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Tanjabbar

Kadisbunak Tanjabbar Lapor Poktan Imam Hasan ke Polda Jambi

Tanjabbar

Rangkaian HUT HBA dan HUT IAD XXI, Jaksa Masuk Kampung Nelayan

Tanjabbar

Kapolres dan BKO Brimob Polda Aceh Berbagi Sembako pada Abang Becak Patuh Ptotokol Kesehatan

Pemerintahan

Pemerintahan

Tinjau Distribusi Logistik, Bupati Anwar Sadat Berharap Pemilu 2024 Berjalan Lancar

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/