Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi! Kejar Target 100% Akhir Juni 2026, Pemkab Tanjab Barat Sinkronkan Data DTKS dan Jaminan Kesehatan Masyarakat

Home / Tanjabbar

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:12 WIB

Dinkes Sebut, Kasus DBD di Tanjabbar Menurun

TANJAB BARAT – Kasus Demam Berdarah Dengue(DBD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini cendrung mengalami penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjung Jabung Barat, bahwa angka kasus penyakit mematikan ini di tahun 2021 ini menurun tajam dibandingkan tahun 2020 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Kasi P2PM Dinas Kesehatan Tanjabbar Ermadayanti, S.Km. Ia menyebutkan bahwa kasus DBD di Tanjabbar mengalami penurunan yang singnifikan di tahun 2021 ini jika di bandingkan tahun 2020 lalu.

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Corona, Satgas C-19 Tanjabbar Canangkan Kampung Tanggung Siginjai

” Menurun cukup jauh jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya,” Katanya.

Erma mengungkap bahwa penurunan ini terjadi diduga karena pola hidup masyarakat yang sudah mulai membaik terutama kebersihan lingkungan.

” Sepertinya masyarakat kita sudah banyak yang menerapkan 3 M,” Ucapnya.

Pihaknya, kata Erma mencatat di tahun 2021 terhitung mulai bulan Januari ada 3 kasus, Februari 4, Maret dan April tanpa kasus serta Mei 2 kasus dan dua lagi masih 2 suspek.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2024, Bupati Anwar Sadat Momentum Ini

” Di catatan kita januari ke Mei itu ada 9 kasus dan kita berharap tidak bertambah lagi kasusnya.” Terangnya.

Sedangkan untuk tahun sebelumnya 2020 kata dia, di Januari saja 87 kasus, februari 43 kasus, maret 32 kasus, april 11 kasus, mei 8 kasus, Juni 12 kasus, juli 9 kasus, agustus 19 kasus, september 7 kasus oktober 6 kasus september 3 kasus dan desember 4 kasus.

” Memang kalau di bandingkan dengan tahun sebelumnya cukup jauh.” Pungkasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Dukung Program Pemerintah, KMJKS Tanjabbar Koordinasi Dengan BAZNAS, Bentuk UPZIS JKS

Pemerintahan

77 Pejabat Eselon 3 dan 4 Tanjabbar di Lantik, Ini Nama Namanya

Peristiwa

Sijago Merah Hanguskan, 1 Unit Motor dan Rumah Warga Pengabuan

Infrastruktur

Wabup Hairan Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan di Renah Menalu

Tanjabbar

Perum Bulog Kuala Tungkal Distribusikan Beras Bantuan PPKM

Tanjabbar

Jaga Kelestarian Pantai, Polres Tanjabbar Tanam 2001 Pohon Mangrove

Pemerintahan

Sekda Tanjabbar Apresiasi Prestasi ASN Dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII

Covid-19

Pemkab Tanjabbar Akan Berlakukan Jam Malam

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/